Mencari Gadis Penyelamatku....!!

Mencari Gadis Penyelamatku....!!
Epizsode 96


__ADS_3

"Tidak.... kak Ray" Teriak Eliza menutup mata.


Suara tembakan terdengar tapi bukan dari senjata api Ron melainkan dari seseorang yang baru masuk ke vila itu bersama dengan sekelompok polisi. "Menyerahlah kalian" Ucap Laki-laki itu setelah melepas tembakan ke atas udara.....


REZA FATIYAN


Laki-laki tampan nan gagah memiliki usia yang sama dengan Rayhan yaitu 30 tahun. Reza adalah sahabat Rayhan yang berasal dari kota YY.


Flash back on.


Saat di kota YY, Rayhan yang membawa kalung Eliza tanpa sengaja seorang OB menabraknya hingga kalung Eliza terjatuh tepat di kaki sahabatnya yaitu REZA FATIYAN. (Episode 51)


"Kalung ini...... " Ucap REZA FATIYAN mengambil kalung Eliza yang terjatuh dari tangan Rayhan.


"Itu adalah kalung gadis penyelamatku, gadis yang sangat saya cintai" Ucap Rayhan pada Reza. Reza mengeryitkan dahi menatap kalung Eliza.


"Siapa nama gadis itu?" tanya Reza penasaran.


"Eliza Fadiyah" Jawab Rayhan sempat bingung kenapa sahabatnya itu bertanya tentang kekasihnya tapi saat itu rasa panik Rayhan tidak mendapat kabar dari Eliza membuatnya tidak bertanya kenapa sahabatnya begitu tertarik dengan nama kekasihnya.


Sejak melihat kalung Eliza, Reza memutuskan mengirim anak buahnya untuk menyelidiki Eliza dan Rayhan di kota XX hingga pada saat ini REZA datang tepat waktu untuk menolong Eliza dan sahabatnya Rayhan.


Flash back off

__ADS_1


"Menyerahlah kalian" Ucap REZA setelah melepas tembakan ke udara. Polisi dan anak buah Reza yang sudah masuk ke vila bertarung melawan anak buah Ron. "Siapa kau" tanya Ron masih menodongkan senjata apinya.


"Jika kau pernah ke kota YY pasti kau akan tahu siapa aku. Reza Fatiyan" Ucap Reza dengan seringai dibibirnya. Ron tahu siapa Reza Fatiyan itu, seorang pengusaha sukses nomor satu di kota YY tapi kenapa dia harus datang kesini dan ikut campur urusannya.


"Kenapa kau ikut campur urusanku"tanya Ron yang melihat anak buahnya saat ini sudah di bekuk habis oleh anak buah Reza dan polisi.


"Karena kau mengusik Eliza dan sahabatku" Jawab Reza membuat Ron berpikir apa hubungan Reza dan Eliza wanita yang di cintainya.


Melihat Ron yang lengah, dengan sigap Rayhan bangkit dan menabrakkan dirinya pada Ron hingga senjata api yang di tangan Ron terjatuh. Pertarungan antara Rayhan dan Ron pun terjadi. Rayhan yang begitu marah menghajar Ron dan Reza pun membiarkan itu, hingga pertarungan itu terhenti saat polisi menodongkan senjata pada Ron.


Saat ini polisi sudah memborgol tangan Ron. Reza mendekati Eliza yang tangan dan kakinya terikat. "Sayang, maaf baru datang" Reza membuka ikatan di tangan dan kaki Eliza.


Rayhan merasa bingung sejak kapan Reza kenal dengan istrinya dan perlakuan Reza terhadap istrinya membuat ia merasa cemburu. Ronpun yang tangannya sudah di borgol menoleh dan melihat perlakuan Reza terhadap Jolie nya. Dalam pikirannya Ronpun terus bertanya ada hubungan apa antara Jolie nya dan Reza.


"Jolie, sampai kapanpun aku tidak akan menyerah sayang untuk mendapatkanmu" Ucap Ron yang menahan geram melihat Eliza memeluk Rayhan.


Mendengar itu sontak Rayhan terpancing emosi hendak menghajar Ron tapi tertahan oleh Eliza. "Paman kau sebenarnya adalah orang yang baik" Ucap Eliza mendekati Ron. "Apa paman tidak kasihan pada Momy, beliau hanya memiliki paman. Dan Momy sangat menyayangi paman, beliau sama sekali tidak tahu tentang kejahatan paman" Ucap Eliza ingin membuat Ron sadar.


"Kau tahu Jolie, aku ingin sekali melihat dua wanita yang sangat aku cintai di dunia ini ada di sisi ku dan dua wanita itu adalah Momy dan kamu Jolie sayang. Selama aku masih hidup aku akan mewujudkannya" Ucap Ron dengan seringai di bibirnya sebelumnya polisi membawanya pergi.


Eliza menangis mendengar ucapan Ron yang begitu terobsesi pada dirinya. Rayhan yang melihat istrinya menangispun mendekati dan memeluk Eliza. "Sudahlah sayang, jangan di pikirkan ucapan Ron. Selama masih ada saya, itu tidak akan pernah terjadi" Ucap Rayhan menenangkan istrinya.


"Gadis kecilku" Ucap REZA membuat Rayhan menoleh pada sahabatnya itu tapi tidak dengan Eliza yang sama sekali tidak menoleh dan masih memeluk suaminya.

__ADS_1


"Kak Ray aku ingin pulang" Ucap Eliza.......


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2