Mencari Gadis Penyelamatku....!!

Mencari Gadis Penyelamatku....!!
Episode 106


__ADS_3

Saat ini Rayhan dan Eliza sudah berada di pulau SS setelah diantar Nany, Hanna dan Reza di bandara . Rayhan dan Eliza sedang menuju sebuah Vila yang sudah di sewa oleh Reza untuk keduanya tempati selama bulan madu. Vila yang menghadap sebuah panorama indah pantai begitu asri dan nyaman membuat siapapun singgah pasti akan betah.


"Sudah sampai sayang" Ucap Rayhan setelah taksi yang mengantarkan mereka sampai di depan vila itu. Rayhan membukakan pintu Eliza sebelum mengambil koper mereka. "Terima kasih pak" Ucap Rayhan memberikan beberapa lembar uang pada supir taksi.


Rayhan dan Eliza melangkah masuk ke dalam Vila itu. Vila yang indah di tambah lagi saat Eliza dan Rayhan masuk ke dalam kamar tidur mereka, sebuah pemandangan pantai terpampang jelas dari balkon kamar itu. "Indah sekali ya kak" Ucap Eliza berdiri di balkon menyandar pada pagar pembatasnya, semilir angin menerpa helaian rambut Eliza, Rayhan tersenyum tak ada bosan untuknya menganggumi kecantikan istrinya yang semakin hari semakin bertambah cantik di matanya dan cintanya semakin lama semakin besar hingga tidak ada kata yang sanggup untuk menggambarkannya.


"Lebih indah dirimu sayang" Ucap Rayhan memghampiri Eliza, memeluknya dari belakang dan mendaratkan ciuman di pundak Eliza kemudian beralih kepipi.


"Kak Ray, aku ingin jalan-jalan ke pantai itu" Tunjuk Eliza pada pantai yang terpampang jelas melalui balkon kamar, kemudian ia membalikkan badannya menghadap Rayhan menatap dengan tatapan memohon.


"Baiklah sayang, ayo kita jalan-jalan" Rayhan pun menggandeng tangan Eliza melangkah keluar dari Villa itu dan keduanya berjalan menikmati indahnya pemandangan di pantai.


Cukup lama keduanya berjalan-jalan menikmati panorama keindahan pantai itu hingga saat berada di pinggiran pantai Rayhan memeluk mesra Eliza, keduanya begitu larut dengan kemesraan yang menunjukkan betapa besar ikatan cinta yang ada di hati mereka.







(Author : Semua gambar visual yang di dalam novel ini hanya lah pandangan dari author yang cocok dan mirip dengan tokoh dari cerita ini)



Hari sudah semakin sore, akhirnya Rayhanpun menggendong Eliza berjalan menuju villa mereka untuk melepas penat.



"Kak Ray Eliza malu nanti kalau ada yang melihat" Ucap Eliza berada di gendongan Rayhan.


"Tidak apa-apa sayang" Jawab Rayhan yang masih terus menggendong tubuh istrinya hingga memasuki Villa dan bergegas menuju kamar mandi.


"Kak Ray, kenapa membawaku ke kamar mandi" Seru Eliza saat Rayhan sudah membawanya masuk ke dalam kamar mandi dan menutup rapat pintu kamar mandi itu.


"Kita mandi bersama sayang" Suara Rayhan terdengar dari dalam kamar mandi......


\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Sudah larut malam Eliza terlihat baru keluar dari kamar mandi dengan jubah mandi yang ia kenakan di ikuti Rayhan di belakangnya yang juga mengenakan jubah mandi.


Terlihat senyum sumringah dari Rayhan saat keluar dari kamar mandi berbeda dengan Eliza yang terlihat kesal karena suaminya itu tanpa lelah terus mengajaknya olah raga malam di kamar mandi dan tidak membiarkan dirinya keluar hingga malam semakin larut. "Kak Ray nyebelin" Ujar Eliza merengut sebal.


"Maaf sayang, jika bersamamu aku seolah tidak bisa berhenti aku ingin terus, lagi dan lagi...."


"Kak Ray....." Teriak Eliza malu menghentikan kata-kata Rayhan. "Eliza lapar...." Ucap Eliza kemudian, membuat Rayhan baru sadar mereka belum makan sama sekali.


"Ya sudah sayang, saya akan pesankan makanan" Ucap Rayhan mengambil ponselnya dan memesan makanan secara online.


Rayhan mengambil sebuah handuk kecil dan duduk di pinggiran ranjang kemudian menarik tubuh Eliza untuk duduk di pangkuannya. "Apa yang kak Ray lakukan" Kaget Eliza saat berada di pangkuan Rayhan.


"Tentu saja ingin mengeringkan rambut panjang istriku. Memang istriku pikir aku mau ngapain?" Seringai Rayhan sembari tangannya mengeringkan rambut Eliza dengan handuk kecil itu.


"Kak Ray...." Lirih Eliza menghadapkan wajahnya pada wajah Rayhan membuat suaminya itu terperangah kaget menghentikan tangannya yang mengeringkan rambut Eliza.


"Apa sayang" Jantung Rayhan jadi berdebar menatap wajah istrinya yang semakin mendekat. Dalam hati ia merasa bingung, apa istrinya ingin menciumnya dan melakukan itu lagi. Akhirnya Rayhan memilih memejamkan mata bersiap untuk mendapatkan ciuman inisiatif yang jarang terjadi dari istri tercintanya itu.


"Kenapa kak Ray memejamkan mata, memangnya kak Ray pikir Eliza mau ngapain?" Ucap Eliza berbisik pada telinga Rayhan dengan tawa lepas membuat pipi Rayhan jadi merah karena malu.


"Oh jadi ceritanya balas dendam nih" Ucap Rayhan gemas tangan nya mulai meraba perut Eliza dan menggelitiknya hingga membuat istrinya semakin tertawa kegelian.


"Ampun kak....ampun" Keduanya berguling-guling di ranjang, cukup lama mereka tertawa penuh senda gurau dan cinta di atas ranjang hingga terdengar suara bel pintu menghentikan aktifitas mereka. Rayhan pun beranjak dari atas tubuh Eliza dan memakai baju dan celananya kemudian keluar kamar dan membukakan pintu.


Eliza pun menghampiri suaminya dan keduanya duduk di sofa kemudian mulai memakan makanan yang sudah di pesan tadi.


...........


Sudah seminggu kedua pasangan pengantin itu berada di kota SS memadu kasih menikmati indahnya bulan madu mereka.


Pagi hari, Rayhan yang masih tertidur dalam keadaan polos di dalam selimut mulai membuka mata ketika tidak mendapati Eliza di sampingnya. Rayhan menanjamkan penglihatan dan mengedarkan pandangannya mencari keberadaan istrinya yang tidak ia temui di sekitarnya, Rayhan beranjak ke kamar mandi setelah memakai kembali pakaiannya.


Dalam kamar mandi pun ia tidak menemukan istrinya. Hingga ia menajamkan indra penciumannya ketika aroma sedap dari sebuah masakan mulai tercium dari hidungnya. Ia pun pergi kedapur, kedua sudut bibirnya terangkat melihat istrinya sedang berkutat di dapur.


"Istriku sedang masak apa?" Tanya Rayhan memeluk Eliza dari belakang yang sedang memasak. "Apa perlu saya bantu" Ucap Rayhan mencium ceruk leher Eliza.


"Kak Ray yakin mau bantu Eliza" Eliza memberikan sebuah pisau pada Rayhan. "Kak Ray bisa kan bantu kupasin bahan-bahan yang akan Eliza buat masak"


"Tentu saja bisa sayang" Rayhan pun memegang pisau itu dan mulai membantu.


Eliza kembali melanjutkan memasaknya sampai tidak memperhatikan suaminya yang terlihat serius membantunya. "Kak Ray"

__ADS_1


"Apa sayang"


"Waktu kak Ray jenguk Ron, apa kak Ray tidak berniat ingin membebaskannya" Tanya Eliza sedikit ragu takut membuat Rayhan cemburu karena sekarang ia sudah bisa tahu rasanya cemburu itu sangat menyakitkan.


"Tentu saja waktu itu saya ingin membebaskan Ron tapi....." Rayhan menjeda ucapannya mengepalkan tangan mengingat ucapan Ron.


"Tapi kenapa kak" Tanya Eliza penasaran.


"Ron bersedia melupakan dendamnya asalkan saya melepaskanmu untuknya sayang" Rayhan terlihat kesal dalam ucapannya. "Sampai matipun itu tidak akan saya lakukan" Imbuh Rayhan membuat Eliza terharu membalikan badan dan menoleh pada suaminya.


"Kak Ray kenapa menangis" Kaget Eliza ketika melihat suaminya menitikan air mata. "Eliza kan sudah janji sama kak Ray kalau Eliza tidak akan pernah bercerai dari kak Ray" Ucap Eliza yang juga terlihat sedih melihat suaminya.


Kedua sudut bibir Rayhan terangkat, rasanya ia ingin tertawa lepas melihat kepolosan istrinya itu. "Sayang aku tidak menangis" Elak Rayhan.


"Kak Ray bohong, ini apa" Tunjuk Eliza mengusap air mata Rayhan dan ikut menangis.


"Sayang aku kan lagi kupas bawang merah, gimana gak nangis" Rayhan sudah tidak bisa lagi menahan tawanya membuat Eliza menghentikan tangisnya dan wajahnya memerah malu bercampur marah hingga ia mencubit kecil perut suaminya itu. "Aduh....aduh kok di cubit sayang" Keduanya tertawa lepas begitu bahagia terutama Rayhan yang merasa hidupnya jadi penuh warna semenjak kehadiran Eliza di kehidupannya.


Bulan madu Rayhan dan Eliza pun segera berakhir di pulau SS karena hari ini mereka akan kembali ke kota XX.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.........

__ADS_1


Kita nikmatin dulu aja ya kebahagian Eliza dan Rayhan sebelum ujian cinta mereka menghadang..........


Semoga para Readers terhibur......love you All 😍😍


__ADS_2