Mencari Gadis Penyelamatku....!!

Mencari Gadis Penyelamatku....!!
Episode 66


__ADS_3

"Keparat....!!!!!!, Berani-beraninya menyentuh Elizaku" Sebuah tendangan keras melayang pada pemuda bertelanjang dada itu hingga terpelanting dan darah segar keluar dari mulutnya......


-----__Flash back on__------


Gadis SMU itu terus berlari....... sampai tak sadar menabrak seseorang.


BRAAK......


"Hanna, kamu kenapa?" Tanya Rayhan khawatir melihat keadaan adiknya yang saat ini terlihat sangat kacau. Gadis SMU yang bertemu di kedai es krim dan yang saat ini di tolong Eliza adalah Hanna adik kandung Rayhan.


Saat selesai dari kedai es krim, Hanna mengemudikan mobilnya untuk pulang ke rumahnya. Dalam perjalanan pulang mobil Hanna mogok di tengah jalan yang sepi. Karena merasa takut, Hanna pun menghubungi Rayhan untuk menjemputnya dengan mengirim lokasi di mana ia berada. Sampai ta selang berapa lama ia menunggu, datang ketiga pemuda itu yang mengganggu Hanna.


Seminggu setelah pertemuannya dengan Eliza di kediaman Ron, Rayhan yang perasaan hancur lebih memilih menyibukkan diri dengan pekerjaannya. Siang dan malam ia terus berkerja. Dalam pikirannya di penuhi dengan Eliza dan hanya Eliza, sampai ia tidak tahu harus bagaimana lagi, rasanya sulit bernafas tanpa Eliza.


Hari ini kebetulan Rayhan bersama Reno sedang dalam perjalanan pulang dari perusahaannya ketika Hanna menghubunginya. Rayhan melihat adiknya berlari, ia pun turun dari mobil yang di berhentikan oleh Reno dan menghampiri adiknya yang tidak sengaja menabraknya karena berlari ketakutan.


"Kak, tolongin kakak cantik itu" Teriak Hanna menangis histeris ketakutan dan khawatir dengan keadaan gadis yang telah menolongnya.


"Apa maksud kamu, apa yang terjadi" Tanya Rayhan cemas memegang pundak adiknya, ia begitu geram melihat baju seragam adiknya yang robek.


"Bukan saatnya bertanya kak, cepat tolongin kakak penyelamat itu" Teriak Hanna sekali lagi sambil menunjuk kearah di mana Eliza berada.


"Ren kamu jaga Hanna" Perintah Rayhan yang beranjak berlari menuju ke arah yang di tunjuk Hanna.

__ADS_1


"Jangan takut....." Reno pun melepas jas nya dan memakaikan pada Hanna. Hanna menangis ketakutan sembari memeluk Reno yang sudah seperti kakak kedua bagi Hanna.


Rayhan berlari menuju arah yang di tunjuk Hanna. Rayhan seperti mendapat pukulan telak melihat pemandangan di depannya, seketika itu rahangnya mengeras, tangannya mengepal dan matanya memerah melihat gadis yang di cintainya di sakiti seperti itu.


Bagaikan kertas kosong yang tersulut api, kobaran amarah Rayhan sudah tak bisa di padamkan lagi. Dengan keras ia menendang laki-laki yang bertelanjang dada itu yang berusaha menyakiti Eliza.


------__Flash back off__------


Pukulan bertubi-tubi Rayhan layangkan pada laki-laki bertelanjang dada itu, kedua temannya pemuda itu pun tak luput dari kemarahan Rayhan yang sudah tak bisa di kendalikan lagi. Rayhan menghajar ketiga pemuda itu sekaligus tanpa ampun. Rayhan memukul dan menendang ketiganya dengan membabi buta. Ketiganya sudah tidak berdaya, tubuh ketiganya sudah di penuhi darah. Reno yang mengetahui itu segera menarik Rayhan dari tubuh ketiga pemuda itu,


"Tuan.....sadar...... tuan...... mereka bisa mati" Teriak Reno terpaksa menghempaskan tubuh Rayhan dari ketiganya.


"Biar mereka mati Ren.....tangan kotor mereka berani menyentuh Elizaku dan adikku" Teriak Rayhan masih penuh dengan amarah yang begitu meluap.


"Lantas bagaimana dengan nona Eliza tuan...... sadarlah....nona Eliza butuh anda saat ini" Teriak Reno menahan Rayhan.


Rayhan menoleh pada gadis yang di cintainya itu...............


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.............


Author. : Tuh kan....bener kata author, bukan pak Tarno yang nolongin Eliza..... 😅😅


John. : Satu kata buat Author......


Author. : Apa..... 🤔

__ADS_1


John. : Edaan....🤣🤣


Author : 😤😤


__ADS_2