
----------Flashback on-----------
Beberapa tahun yang lalu, saat itu Ron sedang berkunjung ke kota YY melihat tanah yang akan dibangun untuk cabang perusahaannya. Saat itu ia berdiri di pinggir jalan dan sedang fokus dengan ponselnya tanpa ia sadari ada sebuah papan reklame besar yang hampir lepas tepat berada di atasnya.
"Paman, awas" BRUGH.... teriak seorang gadis berseragam sekolah SMU mendorongnya hingga terjatuh.
BRAAAAAAK...........
Papan reklame besar itu jatuh tepat di mana Ron berdiri, seandainya Ron masih di tempat itu pasti dia tidak akan selamat.
Ron tercengang tak percaya hampir saja nyawanya melayang. Ia masih menatap gadis kecil berseragam sekolah itu berada di atas tubuhnya sedang memejamkan mata.
Ya Tuhan gadis ini telah menyelamatkan nyawa ku. Batin Ron yang masih menatap gadis itu.
"Anda tidak apa-apa tuan" Seru John hendak membantu Ron untuk bangun. Tapi di tolak oleh Ron dengan kode tangan karena ia masih memperhatikan gadis yang ada di atas tubuhnya.
__ADS_1
"Eh, kita masih hidup ya paman" Ucap gadis itu yang tak lain adalah Eliza yang masih bersekolah. Ron pun tersenyum menatap senyum manis Eliza.
"Auw" Pekik Eliza kembali terduduk saat mencoba berdiri merasakan sakit pada kakinya. Ron yang melihatpun panik.
"Kamu kenapa Jolie" tanya Ron sambil melihat kaki Eliza.
"Gak apa-apa paman, mungkin kaki aku cuman terkilir" Ucap Eliza memegang kakinya.
"Sini saya lihat Jolie" Ron pun melepas sepatu Eliza dan perlahan ia memijat kaki Eliza dengan teknik urut untuk mengobati kaki terkilir Eliza. "Tahan ya agak sakit" Ucap Ron.
"Kalau gak bisa jalan, nanti saya gendong Jolie" Ucap Ron meletakkan kaki Eliza perlahan. "Nah sekarang kamu gerakin kaki kamu" Ucap Ron.
"Eh iya, hebat paman. Sekarang sudah gak sakit lagi bisa di gerakin" Eliza berdiri dan loncat-loncat kecil melatih kakinya yang habiss terkilir. "Paman ternyata hebat, paman tukang pijit ya" tanya Eliza polos masih menggerak-gerakan kakinya. Mendengar ucapan Eliza, Ron pun tertawa.
"Jolie, aku bukan tukang pijit. Teknik seperti ini biasa bagi orang yang berlatih taekwondo dan bela diri" Ucap Ron mendekati Eliza. " Jolie, terima kasih ya. Kamu sudah menyelamatkanku. Aku berhutang nyawa padamu"
__ADS_1
"Sama-sama paman. Oh iya paman, jangan panggil aku Jolie karena itu bukan namaku" Protes Eliza karena Ron memanggilnya Jolie yang berarti cantik dalam bahasa perancis.
"Kamu juga panggil aku paman, apa aku sudah setua itu" Ron tak mau kalah ikut protes juga.
"Jadi belum tua ya paman, padahal terlihat seperti OM ku....hehe. Ya udah aku panggil OM saja" tawa Eliza sambil memakai sepatunya kembali. John yang memperhatikan sedari tadi tersenyum menahan tawa, karena baru kali ini ada yang berani mengatai tuannya dan Ron bukannya marah tapi terlihat malah tersenyum senang.
"Terserah kamu saja Jolie. Sekarang katakan nama kamu siapa? dan aku harus membalas pertolonganmu dengan cara apa?" tanya Ron.
"Paman, kata mama tidak boleh sembarang kasih tahu nama pada orang yang gak di kenal. Dan menolong orang itu harus ikhlas. Ya sudah saya pergi dulu ya paman. Daaa.... " Ucap Eliza berlari meninggalkan Ron yang terdiam terkesima dengan kata-kata Eliza.
"Gadis baik, gadis penyelamatku. Akan aku tunggu sampai kau dewasa. Aku akan membalas kebaikanmu" Guman Ron menatap kepergian Eliza dengan seringai di bibirnya.
Sepertinya aku sudah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gadis kecil itu........
-------Flashback of----------
__ADS_1
"Jadi kamu sekarang sudah dewasa ya Jolie, Kamu semakin cantik. Pantas aku mengerahkan semua anak buahku untuk mencarimu di seluruh kota YY kamu tidak pernah di temukan ternyata kamu berada di kota XX ini" Guman Ron yang pikirannya di penuhi tentang Eliza.