
"Paman jangan lakukan itu..... hiks..... hiks" Eliza menangis membuat Ron menghentikan pergerakannya.
"Saat ini aku tidak akan menyakitimu Jolie" Ron menghela nafas dalam, kemudian mencium kening Eliza sebelum beranjak dari atas tubuh Eliza yang masih menangis ketakutan. "Bersiaplah, sebentar lagi akan ada perias yang meriasmu dan aku akan menikahimu setelah penghulu datang" Ucap Ron melangkah mengeluarkan kunci dari saku celananya, Ron sudah memegang handle pintu hendak keluar tapi suara Eliza kembali menghentikannya.
"Paman tidak bisa menikahi Eliza karena Eliza sudah menikah dengan kak Ray" Ucap Eliza membuat Ron menoleh pada dirinya yang sudah terduduk di pinggiran ranjang......
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rayhan yang masih berada di kediaman Ron teringat ruang rahasia yang berada di ruang kerja yang pernah Eliza ceritakan. Ia pun masuk keruang kerja itu dan membuka lemari pintu rahasia. Rayhan masuk ke dalam ruang rahasia melewati lorong-lorong kemudian menjumpai sebuah mobil setelah melewati pintu jalan keluar.
Rayhan masuk ke dalam mobil itu dan dengan ponselnya yang terhubung dengan ponsel Eliza, ia melacak keberadaan istrinya yang terlihat berada di sebuah vila setelah melewati hutan.
Rayhan sudah menghentikan mobilnya ketika tepat berada di depan sebuah vila. Dengan hati-hati ia perlahan melangkah mendekati pintu vila itu yang terlihat gelap gulita tak ada pencahayaan sama sekali di dalamnya.
CEKLEEK.......
Rayhan sudah membuka pintu vila itu, ia berjalan masuk dan seketika lampu di vila itu menyala. "Selamat datang tuan Rayhan Syarif." Suara Ron yang duduk di sebuah kursi.
Rayhan mengedarkan pandangannya melihat sudah ada banyak anak buah Ron yang berdiri di setiap sudut ruangan. Sekilas ia melihat keberadaan Ron yang terlihat seringai di bibirnya. Rayhan kembali mengedarkan pandangannya dan seketika membulatkan mata ketika pandangannya menangkap sesosok yang dicari nya yaitu Eliza. Ia merasa geram melihat istrinya yang duduk di sebuah kursi dengan kaki dan tangan yang terikat serta sebuah lakban menempel di mulutnya.
"Eliza.... " Teriak Rayhan yang berusaha menghampiri Eliza tapi tertahan oleh anak buah Ron. "Lepas... "Teriak Rayhan melepas pegangan anak buah Ron dan menghajar mereka satu persatu. Rayhan seketika menghentikan pergerakannya saat salah satu anak buah Ron sudah mendekatkan sebuah pisau di leher Eliza.
"Jangan sakiti istriku" teriak Rayhan mengepalkan tangannya. Anak buah Ron memukul Rayhan yang terdiam membuat Eliza menangis menggelengkan kepala menoleh pada Ron agar menghentikan pukulan anak buahnya pada Rayhan.
Ron berjalan mendekati Eliza dan membuka lakban yang menempel di mulut gadis itu. "Paman lepaskan kak Ray, jangan pukul lagi" teriak Eliza menangis melihat Rayhan yang sudah mendapat banyak pukulan hingga dahi dan bibirnya mengeluarkan darah segar.
"Apa maumu Ron Fernandes" Ucap Rayhan menatap sinis Ron.
Ron tersenyum. "Mudah saja, tanda tangani surat itu" Ucap Ron yang melempar sebuah surat tepat di hadapan Rayhan yang saat sedang terduduk bertumpu pada kedua lututnya dan kedua tangannya di tarik ke belakang punggung oleh anak buah Ron.
__ADS_1
Ron memberi kode anak buahnya agar melepas tangan Rayhan. Rayhan mengambil membuka surat itu. Sebuah seringai muncul di bibir Rayhan setelah membaca surat itu "Jangan bermimpi Ron Fernandes, sampai matipun aku tidak akan menandatanganinya"....
Flash back on.
"Paman tidak bisa menikahi Eliza karena Eliza sudah menikah dengan kak Ray" Ucap Eliza yang membuat Ron menoleh pada dirinya yang sudah terduduk di pinggiran ranjang.
"Apa katamu Jolie" Kaget Ron mendengar tutur Eliza. Seketika Ron kembali mendekati Eliza.
"Cincin itu adalah cincin pernikahan Eliza dan kak Ray" mendengar itu Ron tertawa merasa dirinya sangat bodoh bisa sampai tidak tahu bahwa diam-diam wanita yang di cintai itu menikah dengan rivalnya.
"Shit" Umpat Ron emosi menghancurkan dan melempar semua benda yang berada di ruangan itu.
"Saya mohon paman lepaskanlah kami" Pinta Eliza menatap Ron dengan air mata yang masih menetes dari matanya.
"Selama aku masih hidup itu tidak akan pernah terjadi Jolie" Ron begitu kecewa karena ia merasa sudah dua kali gadis yang di cintainya itu menghianatinya. "Kau hanya milikku, akan ku buat kau bercerai dari Rayhan Syarif dan aku akan menikahimu meskipun itu harus dengan cara paksa" Ucap Ron meninggalkan Eliza yang masih terus berteriak.
Ron sudah menyuruh anak buahnya membuat sebuah surat cerai dan merencanakan semuanya hingga saat ini surat cerai itu sudah berada di tangan Rayhan.
Flash back off.....
"Jangan bermimpi Ron Fernandes sampai matipun aku tidak akan pernah menanda tangani surat cerai itu" Pukulan kembali di layangkan anak buah Ron pada Rayhan. Rayhan masih bisa tersenyum menahan sakit menatap istrinya yang menangis histeris melihat dirinya yang penuh dengan luka.
"Baiklah, jika itu maumu Rayhan Syarif. Akan ku buat Jolie ku menjadi janda dengan kematianmu" Sarkas Ron mengeluarkan sebuah senjata api dan mengarahkan tepat pada Rayhan.
Doooor......
Suara tembakan terdengar....
"Tidaaaak.....kak Ray"........
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung......
Pasti pada penisirin kan..... !!!!!
sama Author juga penisirin nanti buka puasanya pake apa ya..... 🤔🤔😅😅🤣🤣
Maaf update nya agak lama....kadang filenya sudah Author kirim tapi masih nunggu di reviuw......BTW.... Terima kasih buat yang selalu setia mengikuti ceritanya.....semoga dapat menghibur para Readers tercinta..... love you All 😍😍
__ADS_1