
Di depan pintu sebuah rumah yang tak kalah besar dan mewah dari rumah Ron, sudah berdiri seorang wanita yang masih terlihat cantik di usia paruh bayanya tampak sedang menunggu sebuah mobil yang baru saja memasuki pagar besar.
Rayhan sudah membuka pintu mobil untuk gadis yang di cintainya yang kini masih termenung ragu-ragu untuk keluar. "Sayang, kita sudah sampai. Ayo turun" Rayhan mengulurkan tangannya pada Eliza. Perlahan gadis itu menoleh masih dengan tatapan takut pada Rayhan dan beranjak keluar mobil tanpa menerima uluran tangan Rayhan. Rayhan tersenyum meski mendapat penolakan dari Eliza. Laki-laki satu ini sungguh sangat penyabar dan memiliki hati yang tulus pada Eliza.
"Ayo kak" Hanna Menarik tangan Eliza untuk menghampiri Nani yang sedari tadi sudah menunggu kedatangan mereka di depan pintu rumah.
-------__Flash back on__-------
"Sayang nanti kamu pulang kerumah kami ya" Mendengar ucapan Rayhan sontak Eliza membulatkan mata sempurna di iringi dengan gelengan kepala, mana mungkin ia pulang dengan laki-laki psikopat dan terobsesi pada dirinya. "Kenapa kamu tidak mau sayang" tanya Rayhan yang sudah tahu jika Eliza pasti akan menolak ajakannya.
"Maaf tuan" hanya dua kata itu yang keluar dari bibir Eliza. Mana mungkin ia bilang kalau ia masih merasa takut dengan Rayhan yang psikopat meskipun hatinya merasa Rayhan bukan laki-laki seperti itu.
"Kak, bukankah waktu itu kakak bilang kalau aku memanggilmu kakak berarti aku harus mengikuti perintah kakak dan sekarang sebagai kakak maukah kau menuruti permintaanku" Ucap Hanna memegang erat tangan Eliza yang menunduk. "Ikutlah pulang bersama kami kak" Eliza terdiam tampak berpikir dengan kata-kata Hanna. "Apa kakak tidak kasihan pada mama kami yang selalu menunggu ingin bertemu dengan kakak Cantik" Ucapan Hanna yang menyebutkan kata Mama, seperti sihir membuat Eliza yang terdiam menunduk seketika menoleh pada Hanna.
"Mama" kata itu keluar dari bibir Eliza. Eliza adalah seorang anak yang begitu menyanyangi mahluk tuhan yang berjulukan Mama, ibu, bunda, umi, momy ,emak, mamak, nyak dan apapun julukan itu, yang ia tahu seorang wanita yang melahirkan anak kedunia ini adalah seperti malaikat baginya yang harus di hormati,dihargai,disayangi,di jaga dan tidak boleh di sakiti apalagi membuatnya kecewa.
(Author : Hayo siapa yang biasannya bandel dan tidak nurut sama bunda......? selagi masih bernafas di dunia ini jangan sia-sia kan kesempatan itu untuk berbakti pada orang tua terutama seorang ibu karena pasti semua sudah tahu kan kalau surga di telapak kaki ibu 😊)
"Ya kak, Mama ingin sekali bertemu denganmu. Apa kakak Cantik tega membuat Mama kecewa" Wajah Hanna terlihat sangat berharap agar Eliza bersedia pulang kerumahnya. "Ayolah kak please... " Ucap Hanna memohon membuat Eliza perlahan mengangguk. "Terima kasih kak, Hanna sangat senang sekali" Hanna seketika memeluk Eliza. Melihat itu, Rayhan merasa lega tidak salah ia meminta tolong pada adiknya.
__ADS_1
--------__Flash back off__--------
Tarikan tangan Hanna membuat Eliza perlahan mengikuti langkah kakinya menghampiri sang Mama yang sudah tidak sabar menanti kedatangan gadis penyelamat kedua anaknya sekaligus gadis yang sangat di cintai anak laki-lakinya itu. "Ma, kenapa menunggu di luar" tanya Hanna yang kini sudah berada di hadapan Mamanya bersama Eliza dan Rayhan berada di belakang keduanya.
Mama Nany sama sekali tak menghiraukan ucapan Hanna karena saat ini pandangan terfokus dengan gadis cantik di hadapannya. "Sayang, kamu cantik sekali" Ucap Nany tangannya terangkat menyentuh lembut pipi Eliza tak terasa air matanya mulai menggenang di pelupuk matanya. Hanna sudah menceritakan semua kejadian yang menimpa Eliza termasuk Eliza yang kehilangan memori ingatannya.
"Tante saya....." belum sempat Eliza melanjutkan ucapannya Nany sudah menyela.
"Ssst.....Panggil Mama sayang. Anggap saya Mama kamu sendiri" Ucap Nany sembari membelai rambut Eliza.
"Bolehkah saya memeluk anda" Tanya Eliza.
"Kenapa harus bertanya, tentu saja boleh nak" Nany memeluk Eliza, terlihat jelas kasih sayang yang tulus untuk Eliza seperti anaknya sendiri....
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.........
Jaga kesehatan selalu...... love you All 😍😍