
Malam hari di rumah Kenzo, kini Zia sedang menanti kepulangan Suaminya dia sedang asik memberi makan ikan di teras belakang rumah dekat dengan ruang makan keluarga, tapi tiba-tiba Zia kembali mengingat tentang perkataan Kenzo mengenai Hak yang harus di miliki dirinya dan Ziko.
"Hak apa yang harusnya menjadi milikku dan Ziko? Kenapa Suamiku tidak mau memberi tahuku, dan malah mengatakan kau akan tahu nanti" Ucap Zia lirih sambil menghela nafasnya
"Apa yang sebenarnya tidak aku ketahui?" Tanya Zia lagi lirih
Zia begitu asik dengan pemikirnya hingga tanpa sadar pak syam memanggilnya berulang kali
"Nona muda?" Tanya Pak syam tapi Zia tidak menjawab
"Nona Muda?" Tanya Pak Syam lagi dengan suara yang agak tinggi sehingga membuat Zia terlonjak kaget
"Astagfirulloh, Pak Syam apaan sih main ngagetin aja?" Ucap Zia dengan nada agak marah
"Maaf nona muda, habisnya saya panggil-panggil dari tadi nona malah bengong saja" Ucap Pak syam dengan raut wajah tanpa dosa
"Jika Nona membutuhkan teman curhat katakan saja padaku, jangan ragu nona, dengan senang hati saya akan mendengarkan semua keluh kesah nona muda" Ucap Pak syam sambil memberikan tatapan hangat dan seyuman menawannya pada Zia
"Ya ampun Pak syam, ngomong apaan sih ada-ada aja" Ucap Zia yang mulai merasa risih
"Ya mungkin Nona membutuhkan teman untuk bercerita, saya 100% siap siaga untuk Nona" Ucap Pak syam lagi
Saat Zia hendak menjawab perkataan pak syam tiba-tiba dia mendengar suara mobil miliki Kenzo dan Zia sudah hafal betul dengan suaranya
"Ahhh suamiku sudah pulang ahh.." Ucap Zia sambil menjerit kecil karena senang
"Pak syam pegang ini ya aku mau menyambut suamiku" ucap Zia lagi sambil memberikan pangan ikan pada pak syam dan Zia pun pergi dengan hati riang menyambut Kenzo pulang sambil berlari kecil
__ADS_1
"Tapi Nona muda....?" ucap Pak syam namun tak di dengar Zia
"Ih Nona Muda tadi nona muda begitu keliatan sedih, tapi setelah nona muda mendengar tuan muda pulang langsung senangnya bukan main, akupun sampai tidak di anggap, ih kesel kesel deh..." Ucap Pak syam yang langsung berubah mode dengan nada gemulai manjanya.
"Suamiku?" Sapa Zia dengan seyum manisnya
"Sayang" Jawab Kenzo
Zia yang mendengar Kenzo kembali memanggilnya sayang pun langsung betambah sangat-sangat bahagia berkalilipat, dan hal itu dapat Kenzo lihat jelas dari binar mata Zia
"Sepertinya kau senang sekali?" Tanya Kenzo sambil merangkul pinggang ramping milik Zia
Tanpa ragu Zia pun melingkarkan kedua tangannya di pinggang Kenzo
"Em.. hanya senang saja kau sudah pulang" Ucap Zia dengan nada yang sedikit di buat manja
"Ayo masuk, mau makan dulu atau mandi dulu?" Tanya Zia
"Aku mandi dulu ya, soalnya udah gak kerasan dengan bajuku" jawab Kenzo
"Baiklah ayo" Ucap Zia
Zia dan Kenzo masuk ke dalam kamar mereka, lima belas menit berikutnya mereka kembali turun ke meja makan di sana sudah ada Ziko dengan boneka Dinosaurnya
"Kakak ayo makan aku sudah sangat lapar, begitupun juga dengan Dino" Ucap Ziko sambil merangkul Boneka Dinosaurnya yang memang cukup besar
"Iya, ayo makan" Jawab Zia
__ADS_1
Mereka makan malam bersama dengan begitu hening karena memang Kenzo tidak suka ada yang bicara saat makan
Setelah makan malam bersama kini Kenzo dan Zia sudah kembali ke kamar mereka begitupun dengan Ziko
"Sayang?" ucap Kenzo
"Iya" Jawab Zia
"Sini dong kok jauh banget sih" pinta kenzo sambil menarik Zia dalam pelukannya
"Iya sebentar" Jawab Zia masih fokus dengan ponselnya walaupun Kenzo sudah memeluknya Posesive
"Matiin gak Hp kamu?" ucap Kenzo yang mulai terasa dingin di pendengaran Zia
"Suamiku, hanya sebentar saja ya, ini pesan dari iren" jawab Zia
"Oh jadi iren lebih penting dari pada aku?" ucap Kenzo yang mulai kesal dan melepaskan pelukannya dari Zia
Kini Kenzo merubah posisinya menjadi membelakangi Zia, melihat itu Zia mulai gelagapan sungguh dia tidak mau suaminya marah atau kembali bersikap cuek, datar ataupun dingin lagi padanya. Disimpannya ponsel miliknya lalu di peluknya tubuh Kenzo dari belakang
"Suamiku maaf ya?" pinta Zia tapi Kenzo tak menanggapi dan malah berpura-pura tidur
"Suamiku maaf, jangan marah aku mohon" Pinta Zia lagi. Namun Kenzo masih setia dengan mode ngambeknya
"Baiklah, apa yang bisa aku lakukan supaya suamiku ini tidak marah lagi" tanya Zia sambil terus memeluk Kenzo dari belakang
Mendengar itu Kenzo membalikkan badannya dan menatap wajah cantik alami dari Zia
__ADS_1
"Kau benar-benar harus di hukum ya" Jawab Kenzo sambil menciumi Zia tanpa ampun dan hal yang membuat suasana menjadi haredangpun terjadi 😅😅😅(jangan di bayangin ya.. Men-temen)