
"Baiklah panggilan apa yang tepat untukku?" Tanya Darsi
"Kaka?" Ucap Almira
"Aku bukan kakamu" Jawab Darsi
"Abang?"
"Apa bedanya Abang dengan Kaka?"
"Mas..?" Ucap Almira
"Lumayan" seru Darsi sambil tersenyum
"Baiklah mulai sekarang saya akan memanggil anda Mas" Ucap Almira
"Tapi masih ada yang salah" seru Darsi
"Apa itu?" tanya Almira bingung
"Aku ini suamimu tapi kau masih berbicara formal padaku"
"oh,... Em.. Itu aku belum terbiasa"
"Maka biasakanlah, karena kita akan menjadi suami istri selamanya, dan kau tidak mungkin berbicara dengan Formal terus padaku bukan?" tanya Darsi
"Apa kata anak anak kita jika Mommynya terus berbicara Formal pada Deddynya iyakan?" Ucap Darsi lagi sambil mendekati Almira perlahan
__ADS_1
"Anak?" Ucap Almira
"Iya Anak, Apa kau tidak mau punya anak dariku?" Tanya Darsi
Almira yang sadar kalau Darsi mulai mendekat padanya mencoba untuk bergeser kebelakang tapi sayang tangan Darsi lebih cepat menarik tubuh Almira
"Kalau terus mundur kau akan jatuh sayang" Ucap Darsi sambil tersenyum
"Sayang dia memanggilku sayang*?" tanya Almira dalam hati, "kenapa aku sangat bahagia dia memanggilku sayang*" ucap Almira masih dalam hati
" Kau harus tau, aku sangat bahagia dengan pernikahan ini, Karena Menemukanmu Adalah Takdirku" ucap Darsi menatap lekat kedua bola mata Almira
Almira begitu tersentuh dengan ucapan Darsi dan berhambur memeluk Darsi erat, Darsipun membalas pelukan Almira, mereka berpelukan cukup lama, hingga Darsi melepaskan pelukan mereka dan m****m bibir Almira mesra, c***n yang semakin dalam dan menuntut lebih dari keduanya
Darsi mebaringkan Almira di tempat tidur tanpa melepas c****** mereka, dan ahirnya malam pertama yang indahpun terjadi diantara mereka.
Waktu menunjukkan pukul 05.00 dini hari, Almira terbangun terlebih dulu karena merasakan sakit di sekujur tubuhnya, kedua bola mata Almira perlahan terbuka, Almira sedikit kaget karena melihat Darsi ada di sampingnya dan memeluknya Posesive, tapi setelah itu Almira mulai tersadar dengan apa yang sudah terjadi padanya
Almira memandangi wajah Darsi lekat, wajah yang tampan, yang selalu dingin, dan menyebalkan, wajah yang hampir tidak pernah terseyum pada siapapun, "Tapi kini wajah ini adalah milikku" ucap Almira dalam hati
Almira menyentuh wajah Darsi dengan lembut berharap yang empunya tidak terbangun karenanya, Almira menyentuh Wajah Darsi dari Alis yang tebal turun ke hidung yang mancung, pipi yang lembut dan bibir yang indah, Almira seyum sendiri saat menyentuh bibir Darsi
"Apa kau sudah puas menyentuh wajahku" ucap Darsi tanpa membuka mata
Almira dibuat kaget karena ternyata Darsi sudah bangun
"Mas udah bangun ya?" tanya Almira
__ADS_1
Darsi membuka matanya dan melihat wajah cantik Almira di depannya, tidak Darsi sia-siakan tentunya Darsi tersenyum manis pada Almira dan mengecup bibir Almira sekilas "Moorning kiss" Ucapnya
Hal itu sontak langsung membuat wajah Almira memerah padam, dan Darsi merasa gemas melihatnya
"Mau melakukannya lagi?" goda Darsi
"Tidak, ini sudah subuh ayo kita Sholat berjamaah" tolak Almira sambil beranjak duduk dan mengenakan bajunya
Almirapun terlebih dahulu membersihkan diri, disusul oleh Darsi, dan kini keduanya tengah beriap untuk Sholat subuh berjamaah,
"Sudah Siap?" Tanya Darsi
"Iya" jawab Almira
Darsi dan Almirapun melaksanakan Sholat berjamaah, dan ditutup dengan doa yang dipanjatkan oleh keduanya, setelah selesai berdoa Almirapun mencium tangan Darsi dan dibalas Darsi dengan mencium kening Almira
"I Love you" setelahnya ucap Darsi sambil terseyum
"I Love you too" jawab Almira sambil tersenyum malu
Darsi yang melihat Almira masih malu malu, langsung menarik Almira dalam pelukannya
"Menemukanmu adalah Takdirku" ucap Kedua nya bersamaan sambil tersenyum
❤️❤️TAMAT❤️❤️
TERIMAKASIH UNTUK SEMUA PARA PEMBACA JANGAN LUPA VOTE YA
__ADS_1