
Senin pagi yang cerah gadis cantik yang masih betah dengan tertidur panjangnya, ya dialah Zia gadis itu kini masih tenang dalam tidurnya, entah apa yang dia impikan yang jelas dia sepertinya belum mau untuk membuka matanya.
Clekk
Pintu kamar inap Zia terbuka, masuklah laki-laki berbadan tinggi, tegap dan tampan, siapa lagi kalau bukan kenzo, dia berjalan menghampiri Zia
"Lihat aku datang begitu pagi demi dirimu, tapi kau tak kunjung sadar juga, bahkan aku membatalkan semua agenda kerjaku hari ini, berharap kau akan bangun, kau tau aku melakukan semua ini demi oma, oma ku sendiri yang sangat aku sayangi, karnamu dia berulangkali jatuh sakit, jadi bangunlah aku berjanji akan menikahimu setelah kau bangun tapi sekarang bangunlah" pinta Kenzo panjang lebar
Namun sayang tak ada pergerakan sama sekali dari Zia jangankan untuk bangun dan membuka mata menggerakan jari tangannyapun dia tidak bisa,
"Bangunlah jika kau masih ingin bertemu dengan keluargamu, ya.. orang tuamu tentunya dan adik-adikmu, kau harus bangun demi mereka bukan, jika kau tidak bangun akan aku pastikan semua keluargamu akan hancur, biar ku ingatkan ibu tirimu Nyonya Hellena, ayahmu Tuan Agung, Adik tirimu Sisil, dan Adik kandungmu Ziko" Ucap Kenzo
Mendengar nama Ziko, tiba-tiba tangan Zia bergerak dan Kenzo melihat betul tangan itu bergerak, "Kau mendengar perkataanku, kalau begitu bangunlah, setidaknya bangunlah demi mereka" Ucap Kenzo lagi, tapi sayang Setelah lama Zia masih belum Sadarkan diri
__ADS_1
Setelah dirasa usahanya sia-sia kenzo ahirnya pergi meninggalkan Zia dan dia melanjutkan perjalannya menuju kantor, agenda yang awalnya dia batalkan urung di lakukan, kenzo memilih melampiaskan kekesalannya pada tumpukan pekerjaan
Malam semakin larut kejaiban terjadi pada Zia, Zia mulai menggerakan tangannya lalu mulai mencoba untuk membuka matanya, Zia berhasil membuka matanya dia melihat sekitarnya begitu kosong tidak ada siapapun disana, tiga bulan mengalami koma bukanlah waktu sebentar walaupun semua luka ditubuhnya telah sembuh, akan tetapi tetap saja seluruh tubuh Zia menjadi kaku dan terasa berat digerakan,
"Air" Ucap Zia
"Air" Ucapnya lagi, tapi sayang tidak ada satu orangpun yang mendengar perkataanya, ya karena saat ini Zia sendirian di dalam ruangan itu.
Setelah dirasa kepalanya terasa lebih baik Zia mencoba mengambil botol air di atas naskah dekat dengan tempat tidurnya, setelah berjuang ahirnya Zia berhasil mengambil botor air yang airnya hanya tinggal setengah isinya itu,
Air itu adalah milik kenzo yang tidak sengaja ia tingalkan, kenzo hanya meminum setengah dari air di botol itu, perlahan Zia membuka tutup botol itu dan meminumnya hingga habis
Setelah minum Zia membaringkan diri lagi di atas kasurnya karena dirasa tubuhnya sudah tidak sanggup untuk berdiri lagi
__ADS_1
"Air.." Ucap Zia yang masih merasa haus yang amat sangat walau dia sudah minum setengah air di botol yang dia ambil
Clekkk suara pintu terbuka, Zia belum melihat jelas siapa yang datang "Air" Ucap Zia pada orang yang baru saja datang itu
"Kau.. Bangun?" tanyanya tak percaya
"Air" Zia hanya menjawab dengan kata Air saja
Mendengar itu orang tadi langsung berujar "Nik ambilkan air cepat" titah Kenzo, ya orang yang masuk tadi adalah Kenzo
🍒🍒🍒
Jangan lupa vote Temen-temen
__ADS_1