
"Pacar?" Ucap Zia kaget
"Iya pacar, seminggu yang lalu aku baru jadian sama dia Zi, em aku seneng banget dan hari ini dia ulang tahun, jadi aku mau kasih dia Cake Brownies, soalnya dia suka banget Brownies
"Pantesan udah seminggu ini kamu gak dateng ke toko ren, tapi aku ikut seneng ren" Ucap Zia
"Iya maaf Zi, aku baru kasih tau kamu, kalau aja kamu punya hp pasti aku langsung tlpn kamu"
"sudahlah ayo kita buat cake Brownies untuk pacar barumu itu" ucap Zia mengalihkan pembicaraan
Zia memang tidak memiliki hp seperti orang pada umumnya, padahal iren berkali-kali membujuk Zia untuk membeli hp, tapi tidak pernah didengar oleh Zia, karena baginya hp tidaklah terlalu penting untuk saat ini, dan tidak memiliki hp tidak membuat Zia sedih, walaupun Zia punya penghasilan yang cukup dari tokonya tapi dia tidak mau membelikan uangnya untuk membeli hp, dia malah mengumpulkan uang hasil jualannya Untuk bekal dia dan adiknya hidup, karena Zia memang berencana pergi jauh dari kota ini bila perlu Zia ingin pergi keluar negri demi menjauh dari keluarga ayahnya dan hidup damai bersama adiknya
"Zi kamu istirahat aja, biar nanti aku minta Tika sama Nia aja yang bantu buatin cakenya" Ucap Iren
__ADS_1
"Aku gak selemah itu Ren, aku masih kuat kok, lagian kamu kan tau aku tuh Hulk versi cewe" seru Zia sambil terkekeh
"Kamutuh Zia,....." ucap Iren tidak bisa mengatakan apapun lagi "ya udah ayoo dasar kepala batu" ucap iren lagi
Iren dan Zia melangkah pergi ke dapur, di sana sudah ada Tika dan Nia yang sedang membuat adonan semua jenis cake yang di jual, tanpa babibu lagi Zia langsung bergabung dan membuatkan Brownies spesial untuk sahabatnya
Lama Zia berkutat seriyus dengan adonannya sambil dibantu Iren hingga ahirnya Brownies spesial telah siap tersaji tinggal dibungkus
"Beres, tinggal tunggu dingin dulu baru kita bungkus" Ucap Zia
"hem dasar" jawab Zia
"Zi, aku bungkus sendiri aja" Pinta Zia
__ADS_1
"Iya boleh tapi hati-hati ya jangan sampai rusak mahakarya ku ini" Ucap Zia
"iya iya" jawab Iren
Setelah selesai dengan Browniesnya Iren pamit dari toko Cake Zia, lama setelah itu toko mulai padat dipenuhi pembeli, seperti biasa Zia bertugas di dapur dengan semua adonan baru, sedangkan Tika dan Nia di dalam menghadapi pelanggan yang maha benar dengan semua ke inginannya.
Toko milik Zia buka dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore disetiap harinya, Zia sengaja tidak membuka tokonya dimalam hari walaupun banyak yang memintanya untuk membuka tokonya sampai malam, tapi tidak pernah di iyakan oleh Zia, karena baginya malam hari adalah waktu yang berharga untuknya bersama Ziko adik kandungnya tersayang dan itu tidak bisa ditukar oleh apapun
Waktu terus berputar tibalah waktunya untuk tutup, walaupun masih banyak pelanggan yang harus kecewa karena tidak kebagian Cake yang mereka inginkan, tidak mengurungkan niat Zia untuk menutup tokonya,
"Maaf semuanya perhatian, Masnya, Mbaknya, toko harus sudah tutup ya karena cakenya sudah habis dan bahan kami juga sudah habis, untuk mas dan mbak yang belum kebagian silahkan kembali lagi esok pagi, Terimakasih" Ucap Tika yang sukses selalu mendapat surakan dari pembeli yang tidak kebagian Cake
"Huuuuu..." sorak pelanggan yang harus kecewa, dan hanya dibalas dengan senyuman saja oleh Tika dan Nia
__ADS_1
Baik Tika maupun Nia sudah tidak pernah lagi meminta Zia untuk membuka tokonya sampai malam karena mereka sudah mengerti dan memaklumi tentang pengaturan waktu yang Zia lakukan setiap harinya dan untungnya mereka mengerti itu dengan baik.