
Pagi hari di rumah Kenzo, Diandra sedang duduk di meja makan bersama dengan Ziko, Diandra menyiapkan sarapan untuk Ziko.
"Ziko ayo makan dulu sarapannya" ucap Diandra.
"Iya" jawab Ziko.
Tak berapa lama Nik pun datang dengan setelan jasnya yang napak rapi menambah sisi cool dari penampilannya saat ini.
Dia duduk tepat di depan Diandra dengan seyuman menawannya, dia menyapa Diandra yang nampak salah tingkah setelah bertemu dengan Nik.
"Selamat pagi" sapa Nik.
"Selamat pagi kak Nik" jawab Ziko, sedangkan Diandra dia nampak berpura-pura cuek tak menjawab sapaan Nik.
Lalu pak Syam datang dengan membawa dua piring sarapan dan dua gelas kosong lalu menuangkan air putih di kedua gelas kosong tersebut.
"Pak syam itu buat siapa?" tanya Diandra.
"Buat tuan Kenzo dan nona Zia, tadi tuan meminta di bawakan sarapan ke kamar." Jawab Pak Syam.
"Hem... Berarti jadwal hari ini akan mundur untuk beberapa jam ke belakang, huh..." Ucap Nik sambil menghela nafasnya pelan.
Latas pak syam pun pergi dari sana dan membawa nampan berisi makan tersebut ke kamar Kenzo.
Nik mengambil sarapan dengan nasi goreng, saat dia akan memakan nasi tersebut tiba-tiba ponselnya berdering, dan di lihatnya ponsel tersebut, lalu menjawab panggil di ponselnya.
Drett.. Dret....
"Hallo.." Ucap Nik.
"........"
"Apa, anda meminta kesepakatannya di percepat, tapi bolehkah saya tahu alasannya?" tanya Nik.
"........"
__ADS_1
"Memang bagus, tapi bukankah semua sudah sesuai dengan kesepakatan, Latas mengapa anda tiba-tiba berubah pikiran?" tanya Nik.
"........"
"Baiklah kami akan siapkan semua filenya" ucap Nik.
".........."
"Terimakasih kasih kembali pak, sampai nanti." Jawab Nik.
Diam-diam Diandra terus memperhatikan setiap ucapan Nik walaupun dia tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan Nik.
"Pak syam tolong bawakan aku kopi keruang kerja" ucap Nik pada pak syam yang baru datang.
"Baik tuan" jawab pak syam.
Nik pun pergi ke ruang kerja kenzo tanpa menyentuh nasi goreng di piringnya.
"Hey, apa dia selalu seperti ini, di pagi Hari pun dia sibuk dengan pekerjaannya, tanpa menyentuh sarapan paginya?" tanya Diandra di dalam hati.
" Nik sepertinya hari ini aku tidak ke kantor, karena, aku mau pergi ke rumah sakit bersama istriku." Ucap Kenzo.
"Apa nona muda sakit?" tanya Nik.
"Tidak, tapi kami akan menemui dokter kandungan untuk melihat perkembangan calon bayi kami." Jawab Kenzo sambil mengusap perut datar Zia.
"Ah... Nona sedang hamil?" tanya Nik ikut senang.
"Iya Alhamdulillah" jawab Zia.
"Alhamdulillah, kalau begitu saya ikut senang, semoga anda dan calon bayinya selalu di beri kesehatan." Ucap Nik.
"Aamiin, terimakasih Nik" jawab Zia.
"Sama-sama Nona, kalau begitu saya Permisi, saya akan pergi ke kantor." Ucap Nik.
__ADS_1
"Ya, berhati-hatilah" jawab Kenzo.
"Nik Diandra bilang dia akan kembali masuk kuliah hari ini setelah lama cuti kuliah, jadi kenapa kalian tidak pergi bersama saja." Ucap Zia.
"Kakak" protes Diandra dengan suara pelan pada Zia.
Tapi Zia nampak acuh dan tidak mendengarkan protes dari Diandrap.
"Ah, nona anda akan kembali masuk kuliah?" tanya Nik.
"Iya" jawab Diandra ketus.
"Kalau begitu mari saya antar anda terlebih dahulu" ucap Nik.
"Hey, apa dia kemasukkan Jin, kok tiba-tiba mau mengantar aku ke kampus, padahalkan bisanya juga suka nolak dengan berbagai alasan kalau dulu aku minta antar ke kampus." Ucap Diandra dalam hati.
"Tidak perlu aku bisa pergi sama supir" tolak Diandra.
"Diandra pergilah bersama Nik" ucap Kenzo.
"Tapi kakak..."
"Tidak ada tapi-tapian, kamu pergi sama Nik atau kamu gak usah pergi kuliah hari ini." Ucap Kenzo.
"Heem.. Ya sudah" jawab Diandra ketus.
"Baiklah mari nona" ajak Nik penuh semangat.
"Kak pergi dulu ya, Assalamualaikum." Ucap Diandra sambil mencium tangan Kenzo dan Zia.
"Waalaikum salam hati-hati ya" jawab Kenzo dan Zia.
Diandra dan Nik pun pergi dari kediaman Kenzo.
πΊπΊπΊπΊ
__ADS_1
Maaf temen-temen aku baru up soalnya kemari aku sakit, selamat membaca yaππ