Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
BAB 62


__ADS_3

🌺🌺Jangan lupa Vote dan like nya ya yang banyakk teman-teman💕💕


"Aku mulai mencintai seseorang yang ada dan tumbuh di dalam sini, karena aku Hamil anak kita." Ucap Zia menjelaskan sambil tersenyum manis.


"Apa?" ucap Kenzo tak percaya.


"Kamu gak lagi bercanda kan Zia?" tanya Kenzo lagi masih dengan nada yang sama.


Zia menggeleng kepalanya pelan "Tidak aku tidak bercanda" jawab Zia.


Zia mengambil ponselnya dan hasil pemeriksa kehamilannya dari dalam nakas dan memberikan semua itu pada Kenzo.


"Lihat lah" pinta Zia.


Kenzo menerimanya dan membuka hasil pemeriksaan kehamilan Zia dan di sana juga ada foto hasil USG calon bayi mereka, lalu dilihatnya ponsel Zia yang memang menujukan kalau tadi Zia tengah melihat foto hasil USG calon bayi mereka.


"Kemarin aku sama Mommy pergi ke rumah sakit buat cek kandungan, dan ternyata Alhamdulillah aku hamil." Ucap Zia menjelaskan.


Kenzo tidak tahu harus mengatakan apa, karena dia menyesal telah membetak Zia tanpa mengetahui yang sebenarnya.


Dilihatnya wajah cantik istrinya," Kau mulai berani ya mempermaikan ku" ucap Kenzo.


"Mana ada aku gak berani aku hanya..." ucapan Zia terhenti saat kenzo memeluknya erat.


"Maaf" ucapnya sambil memeluk Zia.


"Tidak aku yang harusnya minta maaf, aku udah buat kamu marah." Jawab Zia.


Kenzo melepaskan pelukan Zia dan melihatnya intens, "Jadi kamu hamil?" tanya Kenzo dengan suara lembutnya.

__ADS_1


"Heem" jawab Zia.


"Ah.. Ya Allah Alhamdulillah" ucap Kenzo sambil memeluk Zia lagi dan mengecup dahi Zia lembut.


"Terimakasih sayang, mulai sekarang kita jaga calon bayi kita baik-baik, terutama kamu harus banyak istirahat agar dia tetap sehat." Ucap Kenzo.


Zia hanya menjawab dengan anggukkan kepala.


Mata kenzo nampak berkaca-kaca, dan Zia bisa melihat rona kebahagiaan di wajah Kenzo, hal itu membuat Zia semakin bagia tak terkira.


Kenzo duduk mengsejajarkan kepalanya dengan perut Zia dan menaruh telinganya di perut Zia.


"Hey, apa kau mendengarku? Baik-baik di dalam sana ya! jangan nakal!" ucap Kenzo sambil mengecup perut Zia dan hal itu membuat Zia merasa kegelian di buatnya.


"Suamiku ini geli" ucap Zia sambil terkekeh pelan.


"Kau tadi sudah sangat kurang ajar, karena berhasil membuatku marah." Ucap Kenzo sambil menggiring Zia ke tempat tidur.


"Kau berani menertawakan suamimu ini hah" tanya Kenzo, sambil membaringkan Zia di tempat tidur.


"Enggak maaf" ucap Zia sambil menahan tawanya.


"Kau tidak di maafkan nona Zia" ucap Kenzo sambil mencium Zia tanpa ampun.


"Tapi aku senang karena ternyata suamiku yang dingin ini sangat mencintaiku, aku sungguh-sungguh menanti saat di mana kau mengatakan kata cinta untuk-ku, dan hari ini kau mengatakannya, terimakasih karena telah mencintaiku dan selalu menjagaku, aku pun sangat mencintaimu suamiku." Ucap Zia panjang lebar.


"Apa pengakuan cinta itu penting? Bukankah perlakuan dan gerak tubuhku sudah menunjukkan kalau aku mencintaimu!" jawab Kenzo.


"Tapi itu penting bagiku, karena kebaikan biasa dan kebaikan dengan rasa cinta itu sungguh sulit di bedakan, itu lah mengapa banyak orang yang salah faham akan kebaikan orang lain, dan mereka terkadang mengira itu adalah cinta, padahal itu hanya kebaikan biasa tanpa cinta melainkan rasa empati saja." jelas Zia.

__ADS_1


"Ah aku tidak pernah berbikir jauh sampai ke sana, karena bagiku apa yang ku lakukan padamu adalah cinta, dan aku sangat mencintaimu nona Kenzo" ucap Kenzo.


"Boleh ku tahu sejak kapan kau mencintaiku?" tanya Zia.


"Sejak aku memandang matamu begitu lama" jawab Kenzo.


"Kapan kah itu?" tanya Zia.


"Pikirkan saja sendiri kapan aku memandang matamu begitu lama" tanya kenzo lagi.


"Hem.. Kau ini" jawab Zia.


"Boleh aku tahu sejak kapan kau mencintaiku?" tanya Kenzo.


"Sejak kau menciumku" jawab Zia.


"Hah, jadi setelah kita menikah?" tanya Kenzo.


"Iya" jawab Zia.


"Hah.. Berarti, hanya aku yang mencintaimu saat itu" ucap Kenzo.


"Saat itu kapan?" tanya Zia bingung.


"Sudahlah lupakan, katakan berapa bulan usia kandunganmu?" tanya Kenzo.


"Usianya empat minggu" jawab Zia tersenyum bahagia.


"Alhamdulillah" jawab Kenzo sambil kembali mencium perut Zia.

__ADS_1


"Ah... Geli suamiku, ih kau ini" ucap Zia manja.


❤️❤️Jangan lupa Vote dan like nya ya yang banyakk teman-teman 💓💓


__ADS_2