
Seorang gadis cantik yang sedang berbahagia kini sedang bersiap-siap dengan hati riang gembira siapa lagi kalau bukan Zia Hussain istri dari Kenzo Al Maliq,
Zia merasa takdir terasa begitu baik padanya sehingga membuat wanita itu begitu bahagia fasalnya seteleh satu bulan lamanya menikah dengan Kenzo dan satu bulanpula dia menanti Pertemuannya dengan Adiknya tercinta Ziko, dan kini gadis itu akan segera bertemu lagi dengan Ziko adiknya
Ya Setalah satu bulan Zia begitu patuh pada kenzo ahirnya, Kenzopun menepati janjinya untuk mempertemukan dirinya dengan Ziko
"Aku sudah siap" Ucap Zia dengan semangat yang membuncah
"Hem" jawab Kenzo datar
Sebenarnya Zia begitu kesal pada kenzo lantaran dia bilang janji hari ini akan mempertemukannya dengan Ziko, tapi lihatlah bahkan Kenzo saat ini masih sibuk dengan laptopnya dan semua kertas-kertas pekerjaannya di sofa kamar mereka, bahkan Ziko masih setia dengan baju santainya kaos biru dan celana selutut sungguh bukan tanda-tanda dia siap untuk berpergian
"Ihhhh ya ampun rasanya aku ingin sekali menarik rambutnya dan menjambaknya hingga botak" gerutu Zia dalam hati saat melihat kenzo yang masih begitu santai, padahal Zia sudah sangat siap jiwa raga
"Jangan menggerutu dalam hati" Ucap Kenzo yang seolah tau kalau saat ini Zia tengah memakinya dalam hati bahkan Kenzo mengatakan itu sambil terus melihat layar laptopnya
Zia sedikit terkejut dengan apa yang Kenzo katakan, rasanya seperti ketahuan telah mencuri sebuah mangga "Sabar Zia sabar sebentar lagi kamu akan bertemu dengan Ziko, semangat" Ucap Zia dalam hati
"Siapa yang menggerutu suamiku, mana ada aku seperti itu" Ucap Zia sambil tersenyum penuh keterpaksaan
"Hem" jawab kenzo
"Pijat pundakku rasanya pegal sekali" pinta Kenzo
"Hah" ucap Zia
"Kau tidak mau" ucap Kenzo dengan pandangan penuh intimisadi
"Mau.. Mau" Ucap Zia pasrah
__ADS_1
Zia melangkah kearah sofa dan duduk di belakang Kenzo, kenzo menggeser duduknya menjadi membekangi Zia, Zia meremas jari-jarinya di atas kepala Kenzo sangking kesalnya
"Sudah ku bilang jangan menggerutu di belakangku" Ucap Kenzo lagi
"Tidak mana ada aku seperti itu" Ucap Zia sambil mulai memijit pundak Kenzo
"Kau pikir aku tidak tau tadi kau meremas jari-jarimu di atas kepalaku" Ucap Kenzo
"Mana ada Suamiku, mana berani aku seperti itu" Ucap Zia sambil terseyum penuh keterpaksaan
Tok tok tok
Tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu
"Masuk" Ucap Kenzo
Clekk
"Maaf mengganggu, hari ini ada rapat pagi Tuan" Ucap Nik
Mendengar itu Zia langsung melihat Kenzo dengan tatapan harap-harap cemas
"Baiklah aku akan siap dalam 20 menit" Jawab Kenzo yang sukses membuat bola mata Zia membola dengan sempurna
"Kalau begitu saya Pemisi Tuan" Ucap Nik
"Hem" Jawab Kenzo
Setelah Nik pergi Zia menyentuh lengan Kenzo lembut sambil berkata
__ADS_1
"Suamiku bukankah hari ini Kita akan menemui dan menjemput adikku Ziko" Tanya Zia dengan menunjukan senyuman termanisnya
"Aku mau mandi" Jawab Kenzo sambil beranjak dan melangkah masuk ke kamar mandi
"Tapi suamiku... Kitakan hari ini..." Ucapan Zia terhenti karena Kenzo sudah masuk ke dalam kamar mandi
"Ahhhhhhhhhhhhhh, ihhhh, ihhh" jerit Zia dengan suara kecil sambil menghentak-hentakan kakinya di lantai
"Awas saja dia kalau sampai ingakar janji" gerutu Zia lagi
Dua puluh menit berlalu kini Kenzo tengah bersiap dengan di bantu Zia tentunya tapi ada yang berbeda dengan Zia saat ini, Zia nampak murung dan tidak terlihat seyuman di bibirnya
"Ada apa ini kenapa kau menekuk wajahmu seperti ini?" Tanya Kenzo
"Kau masih bertanya aku kenapa? dasar suami kurang peka" Ucap Zia dalam hati
"Tidak, aku tidak apa-apa suamiku" Jawab Zia sambil menunjukan seyum penuh kepalsuan
"Baguslah, aku pergi" Ucap Kenzo sambil melangkah dari ruang ganti
"Kau tidak aka mengantarku sampai pintu depan?" Tanya Kenzo yang melihat Zia hanya terdiam
"Ah iya ayo" jawab Zia yang masih setia dengan seyum palsunya
Sesampainya di depan pintu masuk seperti biasa Zia mencium tangan Kenzo sebelum pergi
"Aku pergi" Ucap Kenzo sambil mencium dahi Zia
Zia hanya mengangguk dan tersenyum pada Kenzo sambil melihat suaminya masuk ke dalam mobil dan menjauh pergi
__ADS_1
"Dia benar-benar pergi, Ya ampun kau sungguh-sungguh keterlaluan, kau sudah janji bukan hari ini kita akan bertemu dengan Ziko dan kau juga sudah janji akan membawa Ziko tinggal di sini bersama kita, tapi lihat sekarang kau bahkan tidak menanyakak hal apapun tentang Ziko kau seolah lupa dengan janjimu sendiri, kau sungguh jahat, suami yang jahat hiks hiks hiks" Ucap Zia memaki suaminya yang sudah pergi dari hadapannya sambil menangis di depan pintu