Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
BAB 98


__ADS_3

Selama dalam perjalanan menuju rumah sakit, Nik dan Diandra tak hentinya selalu bertukar senyum, sungguh mereka tidak peduli dengan semua orang yang memandang mereka dengan jutaan pendapat mereka masing-masing, karena bagi Nik dan Diandra dunia ini serasa milik mereka saja, dan yang lain Ngontrak hahah....


Sesampainya di rumah sakit mereka langsung menuju ruang rawat dimana Zia di rawat pasca melahirkan, saat Nik dan Diandra datang mereka sungguh sudah sangat terlambat, hal itu di buktikan dengan sudah berkumpulnya seluruh keluarga malik dan tak lupa Papa Marco juga yang tak lain Ayah dari Nik yang juga turut hadir di dalam ruangan tersebut.


"Lihat lah mereka sungguh datang terlambat" Keluh Kimmy pada Nik dan Diandra.


"Maaf" jawab Diandra merasa tidak enak hati.


Diandra langsung memeluk kakak kandungnya Kenzo dan mengatakan selamat atas kelahiran baby Twins mereka.


"Selamat kak Tua ku, sekarang sudah menjadi Daddy" ucap Diandra, lantas dia juga langsung memeluk Zia dan mengatakan hal yang sama.


"Kakak Ipar selamat sekarang sudah menjadi Mommy" ucap Diandra lagi.


"Ishh kau ini sudah mau menikah tapi masih saja suka meledek ku" jawab Kenzo, yang membuat Diandra langsung terbengong dengan perkataan Kenzo.


"Uncle Marco sudah melamarmu secara resmi pada Daddy dan kakak tadi pagi, ya sebelum drama percintaan di mulai" jelas Kenzo.


"Benarkah" ucap Diandra dalam hati.


Diandra pun langsung melihat Nik yang napak menganggukkan kepalanya tanda meng Iya kan, Diandra jelas sangat-sangat bahagia sekali, hal itu terbukti dari wajahnya yang mulai merona.


"Lihatlah sekarang wajahnya sudah memerah bagaikan kepiting rebus" ledek Kenzo.


"Ist.. Kakak" jawab Diandra kesal dan di balas kekehan oleh semua orang.


"Hey para keponakan ku, selamat datang di keluarga Maliq" ucap Diandra pada dua baby Twins yang tengah tidur terlelap karena sudah diberi asi oleh Zia secara bergantian tadi.


Di tengah kebahagiaan mereka nampak ada seorang tamu yang tak di undang datang dan masuk setalah mengetuk pintu.

__ADS_1


Tok tok tok...


"Hai semua" ucap Iren yang langsung masuk keruangan Zia dan menghampirinya.


"Boleh aku masuk?" tanya Iren.


"Tentu masuk lah" jawab mommy Almira.


"Hai Zia selamat ya atas kelahiran baby Twinsnya" ucap Iren.


"Terimakasih Iren" jawab Zia sambil tersenyum.


"Boleh aku menggendongnya?" tanya Iren to the point.


"Tentu saja" jawab Zia.


Dengan cepat Iren menggendong salah satu baby Twins itu dan menghampiri Diandra yang sejak tadi mematung karena kehadiran Iren.


"Hemm iya" jawab Diandra kaku.


"Jangan kaku begitu Diandra, aku datang kesini khusus hanya untuk melihat baby Twins dan memberikan selamat kepadamu dan Nik atas hubungan kalian" ucap Iren.


Diandra cukup terkejut dengan penuturan Iren barusan.


"Zia sudah menjelaskan semuanya pada ku tentang hubungan mu dan Nik, ya aku cukup sedih karena ternyata Nik selalu menolak cintaku karena dirimu, tapi... aku sadar cinta itu tidak bisa di paksakan dan cinta tidak harus selalu memiliki bukan, jadi aku akan melepaskan Nik untukmu." Ucap Iren lagi panjang lebar.


" Aku tulus mendoakan hubungan kalian, semoga bisa menjadi pasangan sehidup semati" Doa Iren.


"Kak.. Iren... Em terimakasih" ucap Diandra tulus.

__ADS_1


"Aku akan menunggu hari bahagia kalian" ucap Iren lagi.


"Emm... Terima kasih" jawab Diandra.


Lantas Diandra pun memeluk Iren yang sedang menggendong baby Sultan, dan Iren pun membalas pelukan Diandra dengan sebelah tangannya.


"Baiklah aku sungguh tidak bisa berlama-lama, karena aku harus segera pergi" ucap Iren lantas langsung memberikan baby Sultan kepada Diandra.


Diandra nampak gelagapan menerima baby Sultan yang di berikan Iren langsung ke tangannya


"Kenapa buru-buru" ucap Zia.


"Iya Zia ayahku sudah memintaku untuk segera kembali ke London" ucap Iren. "Jadi aku harus segera pergi" ucap Iren lagi.


"Baiklah semoga selamat sampai Tujuan" ucap Zia yang mengerti kenapa Iren terburu-buru pergi, agar dia bisa lebih cepat melupakan Nik.


Iren dan Zia nampak berpelukan lalu setelah itu, Iren pun langsung berpamitan undur diri pada semua orang terutama pada Nik, dan setelah itu dia pergi dari ruangan yang di tempati Zia dan keluarga Maliq.


Sepeninggal Iren Diandra yang sejak tadi begitu ketakutan menggendong baby Sultan langsung bersuara.


"Mommy tolong, tolong cepat bawa baby nya aku sungguh takut menggendong bayi" ucap Diandra kaku karena takut menjatuhkan baby Sultan dari tangannya.


Semua orang yang melihat tingkah konyol Diandra langsung tertawa terbahak-bahak.


Dengan sigap mommy Almira langsung menggendong cucu pertamanya dan menaruhnya lagi di box bayi.


"Jadi.. Jadi sejak tadi kau tidak bicara dan tidak bergerak itu karena kau takut saat menggendong bayi? Hahahah.... " ejek Kimmy penuh kebahagiaan.


"Dengar kak Kimmy mereka masih sangat bayi dan belum satu hari mereka lahir, jadi pantas saja aku merasa takut saat menggendongnya" jawab Diandra menggebu-gebu.

__ADS_1


"Iya... Iya aku mengerti" ucap Kimmy masih dengan tawa lepasnya.


__ADS_2