Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
BAB 57


__ADS_3

Zia kini tengah duduk di sofa di dalam kamarnya dengan perasaan yang di sendiri bingung di buatnya, karena zia tidak mengerti dengan sikap dan perasaannya saat ini.


"Kenapa aku harus semarah itu pada suamiku?" tanya Zia pada dirinya sendiri.


Tak lama Kenzo pun datang menyusul Zia yang lebih dahulu masuk ke dalam kamar.


"Sayang, hey kamu kenapa sih, kok tiba-tiba jadi marah sama aku?" tanya Kenzo baik-baik.


"Ini semua karena kamu" jawab Zia.


"Aku?" ucap kenzo sambil menunjuk dirinya sendiri.


"Memang apa salahku?" tanya Kenzo bingung.


"Kamu masih gak tau salah kamu apa?" tanya Zia.


"Ya.... Apa?" tanya kenzo lagi.


"Tadi kamu manggil aku apa?" tanya Zia.


"Kamu marah karena aku panggil kamu mana?" ucap Kenzo bingung.


Zia tidak menjawab karena dia sendiri bingung pada dirinya sendiri kenapa dia begitu marah pada kenzo yang memanggilnya dengan sebutan namanya saja, perasaannya tiba-tiba menjadi sedih karena Kenzo tidak memanggilnya sayang dan malah memanggilnya Zia, sebenarnya itu hal kecil tapi zia begitu tidak rela dan merasa sedih dengan hal itu.


"Ya ampun itu kan hanya malah kecil, dan kamu semarah ini padaku?" ucap Kenzo tapi Zia tidak menjawab dan malah mengis.


Kenzo dibuat bingung dengan perubahan sikap Zia, yang dengan cepatnya bisa berubah menjadi sensitif.


"Baiklah aku... Hufff" kenzo menarik nafasnya pelan untuk mengstabilkan emosinya.


"Aku minta maaf" ucap Kenzo bahkan kata itu terdengar begitu kaku di telinga zia.


Ya karena ini kali pertama Kenzo meminta maaf pada zia atas apa yang dilakukannya selama mereka menikah.


Zia masih tidak menjawab.


"Hey jangan menangis lagi, akukan sudah bilang maaf" ucap kenzo lagi.

__ADS_1


"Baiklah aku maafin tapi aku mau makan gado-gado" jawab Zia dengan menujukan seyum manisnya.


Kenzo di buat ternganga dengan perbahan sikap zia yang sekarang sudah bisa tersenyum manis padanya.


"Aku akan meminta pak syam untuk membuatkannya ya?" jawab Kenzo


"Tidak aku pengen kamu yang belikan" ucap Zia.


"Tapi.." belum sempat Kenzo mengatakan apa yang ingin dia katakan tiba-tiba wajah Zia sudah berubah dengan mode galak.


Dan entah mengapa kenzo sendiri merasa dirinya harus selalu mengalah pada Zia, dia sudah tidak bisa lagi bersikap seperti dulu saat pertama kali menikah dengan Zia.


Dan Kenzo merasa saat ini situasi benar-benar berubah di mana Zia lah yang mengambil kendali penuh dan kenzo hanya bisa mengalah dan pasrah atas perhatian zia.


"Baiklah, ada lagi?" tanya Kenzo mengalah.


"Aku mau rujak buah belimbing, terus aku juga mau makan cilok yang dijual dekat dengan toko cake milikku ya.. ya.. Pokoknya ciloknya harus dari sana tidak boleh dari tempat lain" pinta Zia dengan menunjukkan wajah lucunya.


Kenzo memijat dahinya pelan dia sungguh menyesali perkataannya yang menawarkan kaliamat "ada lagi" pada Zia.


"Baiklah aku pergi" ucap kenzo dan di jawab dengan anggukkan penuh antusias oleh zia.


"Hem" ucap Kenzo sambil berdiri dan melangkah pergi dari dalam kamar.


♦️♦️♦️


"Nona muda teman anda sudah datang menjemput" ucap pak syam.


"Ah iya terimakasih pak syam" jawab Diandra.


"Teman?" tanya Nik reflek.


"Iya teman nona muda sangat tampan" jawab pak syam.


"Ah pak syam bisa saja, kalau begitu saya pulang dulu ya" pinta Diandra.


Nik mengepalkan tangannya kuat menahan gejolak rasa cemburu yang langsung bergemuruh di dalam hatinya.

__ADS_1


"Nona jangan pulang dengan sembarangan orang itu berbahaya, tunggulah sebentar saya bisa mengantarkan anda pulang" ucap Nik.


"Tidak perlu tuan Nik, lagi pula temanku bisa di percaya, dan aku rasa aku akan mulai dekat dengannya." Jawab Diandra sukses meruntuhkan pondasi Nik.


"Tapi Nona..."


"Sudahlah aku pulang dulu, Assalamualaikum.." ucap Diandra memotong perkataan Nik.


"Waalaikum salam, hati-hati nona." Jawab pak syam.


Diandra pergi meninggalkan Nik dengan sejuta rasa di hatinya, dia melangkah dengan satu tongkat di tangan kanannya, setalah beberapa saat Diandra pergi Nik mengikutinya dari belakang, namun sayangnya Nik tidak bisa melihat teman laki-laki Diandra karena saat laki-laki itu masuk ke dalam mobil nik baru datang dan melihat mobil laki-laki itu pergi dari halaman rumah kenzo.


Nik mencoba mengikuti mobil yang di tumpangi Diandra namun sayang langkahnya harus terhenti karena Kenzo memanggilnya.


"Nik" panggil Kenzo.


"Iya tuan" jawab Nik kesal.


"Kau mau ke mana?" tanya Kenzo.


"Aku... Aku.." Nik tidak bisa menjawab pertanyaan kenzo.


"Kau sudah selesaikan pekerjaannya?" tanya kenzo lagi.


"Ah belum tuan" jawab Nik.


"Isshh kau ini, ya sudah kau temani aku dulu pergi mejacari apa yang zia inginkan hari ini" ucap Kenzo.


"Maksud anda tuan?" tanya Nik.


"Sudahlah kau tidak akan mengerti, ayo bawa mobilmu" pinta Kenzo.


Dengan perasaan kesal nik mengikuti perintah kenzo dan membawa laju mobilnya kemanapun kenzo perintahkan.


❤️❤️❤️


Mohon maaf teman-teman baru up lagi karena dua hari ini author punya kerjaan di dunia nyata yang harus author selesaikan dan sekarang pun belum selesai, mohon doanya supaya kerjaan author bisa cepat selesai dengan hasil memuaskan Aamiin.

__ADS_1


Terimakasih teman-teman. ❤️❤️


__ADS_2