Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
BAB 61


__ADS_3

โค๏ธโค๏ธJangan lupa Vote dan like nya ya teman-teman๐Ÿ’“๐Ÿ’“


Pagi hari setalah sholat subuh kenzo kembali melanjutkan tidurnya hingga pukul 06:00 pagi, lalu kenzo bangun dari tidurnya dan langsung membersihkan diri di kamar mandi.


Sambil menunggu kenzo selesai mandi Zia merapihkan tempat tidur dan menyiapkan pakaian kerja untuk kenzo, lama zia menunggu kenzo selesai mandi, rasanya dia sudah tidak sabar untuk memberi tahu kabar kehamilannya pada Kenzo.


Semalam dia belum sempet memberi tahu kenzo Karena Zia sudah tidur, dan setelah sholat subuh pun Zia masih belum memberi tahu kenzo karena kelihatannya kenzo begitu letih hingga dia kembali tidur setalah sholat subuh.


Zia memandangi ponselnya yang menunjukkan foto hasil USG calon bayinya dengan Kenzo.


"Sayang, mama sudah tidak sabar menanti kelahiranmu, sungguh mama sangat bahagia ada kamu di perut mama, sehat selalu ya nak, mama sama papa sayang kamu, I Love you." Ucap Zia sambil mengelus perutnya yang masih rata.


Kenzo yang baru keluar dari dalam kamar mandi hanya mendengar kata terakhir dari Zia, tepat di kata I Love you, kata itu begitu membuat hati kenzo bergemuruh, dia melangkahkan kaki ke samping Zia dan dilihatnya Zia yang tengah tersenyum sambil melihat ponselnya, namun sayang kenzo tidak dapat melihat foto siapa yang Zia lihat di ponselnya.


"Ehem" ucap Kenzo.


"Sudah selesai sini handuknya" ucap Zia sambil menyimpan ponselnya di atas nakas dan mengambil handuk dari tangan Kenzo berniat untuk mengeringkan rambut kenzo yang basah.


"Siapa yang kau hubungi?" tanya Kenzo datar.


"Eh.. Ada apa ini kenapa dia kok kaya marah ya?" ucap Zia dalam hati.


"Aku gak menghubungi siapapun" jawab Zia.


"Jangan bohong kamu, aku dengar tadi kamu bilang I love you pada seseorang di ponselmu, siapa dia?" tanya Kenzo mulai dingin.


"Ah.. Itu..." ucap Zia terpotong.

__ADS_1


"Iya siapa dia?" tanya Kenzo memotong perkataan Zia dengan nada yang mulai tinggi.


"Siapa dia Zia, Apa kamu selingkuh? Zia..?" tanya Kenzo mulai emosi.


"Selingkuh, siapa yang selingkuh?" tanya Zia.


"Terus tadi kamu baling I love you pada siapa hah?" tanya Kenzo sirkas.


Zia mulai mengerti kalau Kenzo salah faham terhadapnya, Zia berniat ingin mengerjai Kenzo, dan juga ingin tahu bagaimana perasaan kenzo padanya.


"Suamiku maaf, saat ini aku sudah jatuh hati pada seseorang." Ucap Zia berpura-pura.


"Apa?" jawab Kenzo emosi.


"Siapa dia Zia, apa kurangnya diriku sampai kau mencintai orang lain di belakangku?" tanya Kenzo lagi.


"Kau tidak kurang apapun suamiku, tapi hatiku sangat menyayanginya, aku akan memperjuangkannya dan menyayanginya di seumur hidupku." Ucap Zia.


Zia sungguh kaget dengan bentakkan Kenzo, Zia sungguh tidak menyangka kalau reaksi Kenzo akan sangat marah padanya.


"Zia apa semua yang aku perjuangankan untukmu, itu tidak lah cukup untuk membuatmu mencintaiku." Tanya Kenzo dengan nada tinggi.


Zia tidak bisa mengatakan apapun karena begitu takut dengan kemarahan Kenzo padanya.


Zia sungguh menyesal karena telah berniat mengerjai Kenzo jika hasilnya akan membuat kenzo marah besar padanya.


"Suamiku aku bisa jelaskan" pinta Zia.

__ADS_1


"Apa yang ingin kau jelaskan katakan?" bentak Kenzo.


"Sebenarnya...."


"Sebenarnya kau selama ini menghianati ku, begitu Zia?" tanya Kenzo sambil membuang nafasnya kasar.


Di tariknya Zia dalam pelukannya dengan begitu erat.


"Apa, alasannya kau begitu mencintai orang lain selain aku Zia? Tidak kah kau rasakan betapa aku begitu mencintaimu! Tapi kau, kau malah mencintai Orang lain. Zia aku sungguh kecewa padamu." Ucap Kenzo pelan tapi dengan nada yang terdengar begitu tajam di pendengaran Zia.


Mendengar itu Zia sungguh sangat bahagia, karena Kenzo ternyata juga mencintainya sama seperti dirinya yang juga sangat mencintai suaminya.


"Suamiku aku bisa jelaskan aku mohon lepaskan aku dulu, kau salah faham." Ucap Zia.


"Salah faham apa Zia?" bentak Kenzo, sambil melepaskan Zia dari pelukannya.


"Kau sendiri yang mengatakan kalau kau mencintai orang lain Zia" ucap Kenzo sirkas.


"Baiklah kau benar, aku mencintai orang lain, tapi orang lain itu ada di sini." Ucap Zia sambil menarik tangan Kenzo dan meletakkannya di perutnya yang rata.


Karena masih diliputi rasa marah Kenzo tidak mengerti apa yang di katakan Zia.


"Maksudnya" tanya Kenzo masih dengan nada marahnya.


"Aku mulai mencintai seseorang yang ada dan tumbuh di dalam sini, karena aku Hamil anak kita." Ucap Zia menjelaskan sambil tersenyum manis.


"Apa?" ucap Kenzo tak percaya.

__ADS_1


๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


Jangan lupa Vote dan like nya ya yang banyakk teman-teman ๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž


__ADS_2