Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
Episode 47


__ADS_3

"Dia".. ucap papa Iskandar lirih


"Tuan Darsi terimakasih sudah hadir di acara pernikahan putra kami" ucap Wisnu papa dari Adit


"Suatu kehormatan bagi kami karena anda telah sudi untuk datang ke acara kami" ucap tuan Wisnu lagi


"Tidak masalah Tuan Wisnu terimalah atas undangannya" jawab Darsi datar


Darsi melihat sekeliling Aula Hotel hingga pandangannya tertuju pada papa Iskandar Darsi berjalan menghampiri papa Iskandar, "Tuan?" sapa Darsi


"Em.. Kau di sini?" Tanya papa Iskandar


"Tuan Wisnu yang mengundang, dan tentu saya harus hasir bukan?" Jawab Darsi


"Tuan acara ijab kabul akan segera dimulai" ucap seseorang yang datang menghampiri papa Iskandar


"Baiklah" jawab papa Iskandar


Sebelum pergi Papa Iskandar menatap Darsi lagi, tatapan mata papa Iskandar sungguh tidak dimengerti oleh Darsi, Darsi hanya membalas dengan seyuman saja lalu setelah itu papa Iskandar berlalu pergi menuju pelaminan


Setelah banyak rangkaian adat sebelum pernikahan tibalah acara ijabkabul dimulai, Almira datang dengan begitu cantik menuju meja tempat ijabkabul, di sana sudah ada Aditya, Papa Iskandar, Bapak penghulu dan beberapa Saksi pernikahan


Dengan berat hati Almira melangkahkan kakinya tidak ada senyuman yang terukir di bibirnya, hanya ada tatapan kosong di matanya, Darsi melihat jelas wajah ketidak bahagiaan Almira, ingin sekali rasanya Darsi menghentikan Pernikahan Almira, tapi sayang dia tidak biasa melakukan itu


Kini Almira telah duduk di samping Aditya, matanya mulai berkaca-kaca namun sebisa mungkin ia tahan agar airmatanya tidak jatuh


"Bagai mana semua sudah siap" Tanya bapak penghulu

__ADS_1


Aditya menganggukkan kepalanya sebagai tanda kesiapannya.


"Baiklah kalau begitu kita mulai ijabkabulnya" Ucap Bapak penghulu


Darsi sudah tidak bisa mehan dirinya lagi, matanya mulai terasa panas, dadanya terasa sesak, Emosinya sudah mulai tidak terkendali, Marco yang melihat keadaan Bosnya sudah seperti ingin menangis mencoba untuk mengajaknya pergi


"Tuan anda baik-baik saja?" Tanya Marco


"Kita Pergi" Ucap Darsi sambil mengusap matanya yang sudah tergenang air kesedihan


Darsi berdiri dari tempat duduknya berniat untuk meninggalkan tempat itu tapi pada saat Darsi hendak melangkah pergi Darsi malah menabrak serang wanita yang berlari kencang ke arahnya..


Brughgg


"Ahh..." Teriak wanita itu Teriakan wanita itu menyita perhatian semua orang


"Hentikan Pernikahan ini" teriak wanita itu lantang


Darsi yang sudah sampai di pintu Aula Hotel langsung menghentikan langkahnya dan membalikan badannya


"Apa apaan ini.. "


"Siapa wanita itu"


"Jangan jangan dia kekasihnya Pengantin pria"


"Oh ya ampun.. "

__ADS_1


Begitulah bisik-bisik para tamu undangan yang ada.


"Aditya tolong hentikan pernikahan ini aku mohon, aku sangat mencintaimu" Ucap wanita itu


"Kau mengenalnya?" tanya papa Iskandar mulai emosi


"Tidak Om" Ucap Aditya


"Terus siapa dia?"


"Maaf semuanya Dia hanya wanita gila yang terus menerus mengejarku, padahal aku tidak pernah mencintainya, Satpam cepat usir wanita itu" Titah Aditya


"Tidak Aditya kamu gak bisa ngelakuin ini semua sama aku, aku sangat mencintaimu dan aku sudah memberikan semua milikku padamu" teriak wanita itu membrontak


"Usir dia dia hanya wanita gila yang penuh dengan obsesi padaku" kilah Aditya


Wanita itu terus brontak pada saat dua orang satpam menyeretnya untuk keluar


"Aditya kau tidak biasa menikahi wanita itu karena saat ini aku sedang mengandung anakmu" teriak wanita itu


DEG..


Almira dan Semua orang yang hadir di acara itu langsung kaget akan penuturan wanita itu


"Stop lepaskan wanita itu" Pinta Almira,


"Almira?" Ucap Aditya

__ADS_1


"Aditya katakan pada semua apakah kau mengenal wanita itu?" tanya Almira


__ADS_2