Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
Episode 31


__ADS_3

"Kau yang menolongku?" Tanya Almira


"Em.. Itu.."


Tok tok tok


Suara reno terhenti akibat ketukan pintu,


"Assalamualaikum" suara seseorang dibarengi dengan gerakan pintu yang terbuka.


"Wassalamu'alaikum" Ucap Almira dan Reno.


"Mama, papa" Ucap Almira yang melihat mama dan Papanya datang.


" Sayang? Apa yang terjadi bagai mana bisa kamu seperti ini nak?" rentetan Pertanyaan Mama Jainab pada Almira.


"Aku gakpapa ma" , ucap Almira


"Gakpapa gimana? Coba kamu lihat keadaan kamu saat ini" Tanya mama Jainab


"Aku gak sengaja terpeleset jatuh kedalam kolam renang ma, karna gak bisa berenang trus aku coba buat tetap berada di permukaan agar tidak tenggelam, tapi malah kepalaku kebentur diding kolam, Beruntung ada Reno yang nyelatin aku ma" Ucap Almira.


"Oh kamu yang nolong Almira, makasih ya udah nyelmatin Almira" . Ucap mama Jainab


Reno adalah temen Almira sewaktu kuliah, tapi setelah sementer 5 Reno pindah ke London. Sejak saat itu Almira dan Reno tidak pernah bertemu dan baru bertemu lagi saat kejadian ini.

__ADS_1


"Em iya tante sama-sama" Ucap reno gugup.


Pandangan papa Iskandar tertuju pada Reno lalu tertuju pada seorang laki-laki yang tengah tertidur pulas di sofa ruang tersebut, laki-laki itu tak lain adalah Darsi,


Yang menjadi pusat perhatian laki-laki paruh baya itu adalah kedua lengan Darsi yang terbalut perban dikedua bagian atas tangannya dekat dengan siku. Hal itu terlihat jelas Karna Darsi yang hanya menggunakan dalaman baju tanpa lengan menperlihatkan otot-otot tubuhnya yang kekakar, sementara bajunya tergerai dibahu kursi.


Lalu pandangan Papah Iskandarpun tertuju pada sisa kantung Darah yang masih terpajang didekat inpus yang masih terhubung ke tangan Almira


Tok tok tok.


Suara ketukan pintu mengalihkan pandangan semua orang, datanglah laki-laki dan wanita, dengan baju putih menghampiri mereka semua.


"Permisi maaf, saya hendak memeriksa pasien" Ucap laki-laki berbaju putih itu.


Dokterpun melakukan pemeriksaan pada Almira seperti mana mestinya


"Coba bagian mana yang sakit?" tanya Dokter.


" Kepala saya dok" jawab Almira.


"Anda baru saja tersadar dari Oprasi besar karna luka di bagian kepala anda, Beruntung anda bisa cepat di bawa ke RS, dan sebuah keajaiban anda bisa sadar dengan cepat karan biasanya kasus seperti ini akan sulit sadar dan cenderung koma" Ucap Dokter.


"Untuk saat ini keadaan Pasien stabil, tapi belum sembuh total, mengingat ini adalah luka di kepala jadi harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut" Jelas Dokter lagi.


"Baik dokter terimakasih" ucap mama Almira

__ADS_1


"Suster cabut kantung darahnya karna sudah habis" Ucap dokter pada susternya.


Perkataan dokter itu membuat pandangan papah Almira tertuju lagi pada kantung darah yang sudah habis itu.


Setelah pemeriksaan selesai Dokter dan susterpun undur diri.


"Nak Reno Terimakasih sekali lagi ya udah nyelmatin Almira" Ucap mama jainab.


Dan hanya dibalas anggukkan oleh reno


"Ma, papa urus Administasinya dulu ya?" ucap papa Iskandar sembari melangkah pergi.


Setelah beberapa lama Papa Iskandar pun kembali masuk kedalam ruangan rawat Almira, pandangan matanya tertuju langsung pada Darsi yang masih belum kunjung bangaun.


Papa Almira menghampiri Darsi yang masih tertidur, dipandanginya dengan intens wajah Darsi dengan tatapan yang tidak biasa.


Setelah beberapa saat Darsipun bangun dari tidurnya, hal pertama yang dilihat Darsi adalah papa Almira yang ada di hadapannya.


Sangking kagetnya Darsi langsung beranjak dari tidurnya dan reflek mengenakan kembali kemejanya yang sudah lusuh.


Saat sedang mengancingkan kemejanya pandangan Darsi tertuju pada Almira yang sudah sadar dan tengah birbincang hangat dengan laki-laki yang asing baginya.


"Kau sudah bangun?"


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2