Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
Episode 51


__ADS_3

"Almira kenalkan ini Han anak pertama ibu dan ini lucy istrinya dia sedang hamil, dan ini lukman atau sering disebut laky adiknya Darsi ibu punya tiga anak laki-laki tapi sekarang ibu juga punya dua anak perempuan" ucap Ibu Mariam bahagia


"Kalian ternyata ada di sini, sejak tadi ayah cari-cari" ucap Ayah Ibrahim


"Ayah" ucap Darsi sambil memeluk ayahnya


"Jadi ini mentuku?" Tanya Ayah Ibrahim


"Iya ayah dia menantu kita" Ibu Mariam menjawab


"Siapa namamu nak" sapa Ayah Ibrahim


"Saya Almira Tuan" jawab Almira


"Tuan? kamukan sudah menikah dengan putraku panggil ayah, dan panggil istriku Ibu" seru Ayah Ibrahim


"Iya .... Ayah" jawab Almira gugup


Malam semakin larut acara demi acarapun ahirnya selesai, kini hanya tinggal Almira, Darsi dan kedua keluarga dari Darsi dan Almira.


"Tuan Ibrahim" sapa papa Iskandar


"Ah besanku Tuan Iskandar"


"Sebelumnya aku minta maaf karena putraku menikahi Putrimu tidak dengan cara yang benar, tapi kau tidak perlu hawatir aku bertanggung jawab atas putraku dia pasti akan menjaga putrimu dengan baik, aku janji jika dia berani macam-macam pada putrimu aku sendiri yang akan menghukumnya" Ujar Ayah Ibrahim meyakinkan.

__ADS_1


"Terimakasih sebelumnya Tuan, jujur aku beruntung karena putriku menikah dengan laki-laki yang tepat seperti putramu" seru papa Iskandar


Papa Iskandar dan Ayah Ibrahim bahagia dengan pernikahan putra putri mereka dan merekapun berpelukan


Kini Darsi dan Almira tengah berada disatu kamar pengantin yang luas dan megah, kamar itu adalah kamar khusus milik Darsi yang ada di Hotel Blue, kamar itu kini dihias begitu indah Almira dibuat kagum dengan hiasan kamar tersebut sekaligus dibuat sadar bahwa saat ini dia adalah seorang istri dari tuan Darsi Malik, rasa gugup mulai menyelimuti hati dan pikiran Almira


Almira membalikkan badannya dan mendapati Darsi tengah berdiri di depan pintu sambil bersandar di pintu yang sudah tertutup, menyadari Almira yang tengah gugup Darsipun mendekati Almira


"Kau suka kamarnya?" tanya Darsi menyairkan suasana


"em..." jawab Almira sambil menganggukan kepala


"Bersihkanlah dirimu, aku akan membersihkan diri di kamar yang lain" Ucap Darsi


"hem.." masih menjawab dengan deheman saja.


"Almira kau baik-baik saja?" tanya Darsi sambil mengtuk pintu kamar mandi


"I... Iya, aku baik-baik saja" Jawab Almira berteriak


"Cepatlah kau sudah terlalu lama di dalam"


"Baiklah Almira kau pasti bisa, sekarang dia suamimu bukan bosmu, kau bisa kau pasti bisa jangan gugup" ucap Almira pada dirinya sendiri


Ceklek

__ADS_1


Pintu kamar mandipun ahirnya terbuka, Almira keluar dengan menggunakan baju tidur yang tertutup dan tanpa kerudung, rambut yang digelai rapi menambah wajah cantik Almira, ini kali pertama Darsi melihat Almira tanpa kerudung, dia tak berkedip sedikitpun saat Almira menghampirinya


Melihat tatapan Darsi padanya membuat Almira jadi tambah gugup dan salah tingkah


"Apa ada yang aneh dengan penampilanku?" ucap Almira dalam Hati


"Tu ... An" ucap Almira terbata sambil berdiri ditepian tempat tidur


"ekem.." Darsi berdehem untuk menektralisir rasa gugupnya


"Duduklah" Ucap Darsi dan diangguki Almira


Almira duduk di ujung tempat tidur lama mereka saling diam hingga Ahirnya Darsi memulai pembicaraan


"Kemarilah kau akan jatuh jika duduk di sana"


"Em.. Iya tuan"


"Tuan? Aku suamimu dan kau memanggilku tuan?" tanya Darsi


"Trus saya harus panggil apa?"


"Panggil namaku saja" jawab Darsi asal


"Itu tidak bisa mana boleh seperti itu, itu namanya tidak sopan" Ucap Almira

__ADS_1


Darsi hanya tersenyum melihat Almira yang sudah tidak gugup lagi


__ADS_2