Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
BAB 41


__ADS_3

"Kau?" ucap Zia


"Wah wah Zia jadi benar kau memang masih hidup, dan coba lihat adikmu yang Idiot ini ternyata lumayan tampan juga ya kalau berpenampilan seperti ini" Ucap Wanita yang menarik bahu Zia dia tak lain adalah Sisil


"Sisil? dengar aku dan adikku sudah pergi dari kehidupan kalian jadi jangan ganggu kami lagi" Ucap Zia geram dan keget


"Enak saja, Zia kau tidak bisa bahagia begitu saja, kau harus tetap menderita di bawah kakiku" Ucap Sisil penuh penekanan


"Ayo kau ikut aku anak Idiot" Ucap Sisil sambil menarik tangan Ziko


"Tidak aku tidak mau" Tolak Ziko


"Sisil, lepasin Ziko" Bentuk Zia


"Ohh kamu berani ya ngembentak sisil, dasar gadis bodoh" ucap sisil sambil mengangkat tangannya untuk menapar Zia


Tapi belum sempat tangan sisil sampai di wajah Zia tiba-tiba ada sebuah tangan kekar menahan tangan sisil


"Jangan pernah kau berani menyentuh istri dan adik iparku dengan tangan kotormu ini" benak Kenzo yang datang dan langsung menghempaskan tangan Sisil hingga dia terjatuh kelantai


"Is.. Istri?" ucap Sisil tak percaya


"Ya Zia Hussain adalah Istri dari Kenzo Al Maliq, jadi jaga sikap dan mulut berbisamu itu jika kau masih ingin selamat" Ucap Kenzo penuh penekanan

__ADS_1


"Tidak tuan anda salah faham, aku juga adiknya Zia dan aku datang untuk menyapa mereka" Ucap Sisil berbohong sambil berdiri kembali


"Apa ada sorang Adik menanggil nama pada Kakaknya?" Tanya Kenzo sirkas


Sisil tidak menjawab dia hanya mematung sambil menahan malu


"Kak Zia, kakak Harus tau saat ini Ayah sedang dirawat di rumah sakit ini dia sakit Zia eh maksudku kakak" Ucap Sisil berpura-pura baik


"Ayah sakit? dia sakit apa?" Tanya Zia cemas


"Ayah sa..." Ucapan Sisil terpotong Kenzo


"Itu tidak penting sayang sebaiknya sekarang kau Pulanglah, kasihan Ziko sepertinya dia sangat ketakutan" Ucap Kenzo sambil memandang tajam ke arah Zia


"Tapi ayahku sakit, setidaknya aku harus melihatnya" Ucap Zia


"Pulanglah" Ucap Kenzo lagi


"Baiklah" Ucap Zia dengan berat hati


"Ini Ponselmu tadi tertinggal" Ucap Kenzo


"Ah iya terimakasih" Ucap Zia

__ADS_1


"Hem.. Pulanglah" Ucap Kenzo sambil mecium dahi Zia agak sedikit lama, Kenzo sengaja melakukannya agak lama karena Kenzo sadar Sisil terus menatap Zia dengan tatapan iri sekaligus marah


"Pulanglah, sayang dan jangan pikirkan apapun lagi, ingat kau punya Suami yang bisa memberikanmu apapun dan melakukan apapun untukmu" Ucap Kenzo sambil tersenyum


Zia sedikit bingung dengan perubahan sikap Kenzo yang mendadak lembut padanya padahal biasanya juga agak cuek tapi Zia tidak memikirkannya karena yang Zia rasakan saat ini Zia sangat senang dengan sikap Lembut Kenzo, dan Zia berharap sikap lembut Kenzo tidak berubah sedikitpun padanya.


Sisil yang melihat bagaimana Kenzo memperlakukan Zia dengan begitu spesial menjadi geram kemarahannya naik sampai ke ubun-ubun


"Aku akan menjenguk Ayah besok sisil semoga Ayah cepat sembuh" Ucap Zia


Sisil langsung berpura-pura tersenyum manis "Iya tentu kak Zia, sebagai keluarga kami selalu menantimu" Ucap Sisil penuh kebohongan


"Cih..." Dengus Kenzo


"Aku antar sampai mobil" Ucap Kenzo


Kenzo, Zia dan Zikopun pergi ke parkiran meninggalkan sisil dengan kemarannya dan rasa iri yang menguasai dirinya


"Zia kau tidak boleh bahagia, kau harus tetap menderita seperti dulu dan akan aku pastikan aku akan merebut semua kebahagiaanmu" Ucap Sisil


🍒🍒🍒


Maaf ya baru Up lagi

__ADS_1


Jangan lupa men-temen buat Like dan Vote yang banyak ya... Jangan lupa juga tinggalkan jejak


Hatur nuhun 🙏🙏😍😍😍😘😘😘


__ADS_2