
Hati Zia terasa menghangat dengan apa yang mommy Almira lakukan padanya, air matanya mengalir tanpa Izinnya dan itu membuat Mommy Almira bingung
"Sayang apa ada yang sakit? katakan yang mana, mommy akan pangilkan Dokter ya" ucap mommy Almira
Zia menarik tangan mommy Almira dan menggelengkan kepalanya "Tidak nyonya saya hanya.... hanya..." Zia menggantung kalimatnya
"Hanya kau bingung siapa kami?" Ucap Mommy Almira sambil tersenyum lembut
Mendengar itu Zia hanya menganga tidak menjawab
"Zia sayang lihat Oma, apa kau ingat oma" Ucap Oma mariam
Zia mengangguk
"Syukurlah jika kau ingat, aku yang telah kau selamatkan, maafkan oma yang sudah membuat kamu jadi seperti ini" Ucap Oma lagi penuh sesal dan itu membuat Zia tidak enak hati
"Tidak Nyonya jangan katakan itu, aku juga minta maaf karena banyak menyusahkan kalian, aku baru tau kalau aku koma selama tiga bulan lamanya dan perwat bilang anda semua menemani saya di setiap harinya, terimakasih" Ucap Zia
__ADS_1
"Kau seperti ini karena oma sayang jadi kau jangan bicara sepeti itu" Ucap Oma mariam
Zia hanya menunduk saja, karena Zia memang awalnya menyalahkan oma mariam yang membuat dia seperti ini, tapi setelah bertemu ternyata hatinya berkata lain dia merasa tenang dan nyaman tidak ada rasa marah dihatinya setelah bertemu dengan oma mariam, apalagi setalah bertemu mommy Almira, dia Serasa menemukan kasih sayang ibu dari mommy Almira
"Sayang dengar lupakan apa yang terjadi mari buka lembaran baru, kau maukan?" Tanya mommy Almira,
Zia hanya mengangguk tanda setuju
"Alhamdulillah, sayang mulai sekarang panggil Mommy ya jangan Nyonya dan pangil Oma pada oma mariam" Ucap Mommy Almira lembut
Sungguh rasanya Zia ingin menangis saking bahagianya, betapa tidak saat dia bangun dari tidur lamanya dia di sambut dengan kasih sayang yang tulus tapi tiba-tiba Zia tersadar akan satu hal
"Karena sebentar lagi kau akan menjadi menantu kami, Kenzo bilang kau sudah setuju untuk menikah dengannya" Ucap oma mariam yang sukses membuat Zia kaget, Lalu Zia teringat dengan perkataan Kenzo
"Aku belum melakukan apapun padanya, tapi jika kau berani menolak pernikahan ini, akan aku pastikan kau tidak akan bisa bertemu dengannya lagi" acam Kenzo
"Ziko" Ucap Zia dalam hati, Zia hanya mengangguk dan tak berani mengatakan apapun lagi
__ADS_1
"Sayang Kenzo bilang dia ingin segera menikahimu dan dia bialang dua hari lagi kalian akan menikah, mommy sendiri tidak keberatan karena Mommy percaya kamu gadis yang baik yang bisa menemani Kenzo di seumur hidupnya" Ucap Mommy Almira
"Bagi mana Nyonya bisa tau kalau saya orang baik?" Tanya Zia
"Itu karena Kenzo sendiri yang sudah mencari tau tentang dirimu dan keluargamu, dan tentang Adikmu"
"Adikku di mana dia nyonya? apa dia baik-baik saja?" Tanya Zia hawatir
Mommy Almira dapat melihat jelas wajah kecemasan di mata Zia
"Jangan hawatir sayang, Ziko aman bersama Kenzo" Ucap Mommy Almira menjelaskan
Mendengar itu Zia bukan senang tapi malah takut, takut Kenzo akan melakukan hal buruk pada adiknya mengingat Kembali ancaman kenzo semalam
"Lihatlah dia sedang tersenyum bahagia, tapi coba kau lihat lagi bagai mana kalau senyuman di bibirnya itu menghilang, apa kau sanggup melihatnya?" Acam Kenzo
"Kalau begitu lakukanlah perintahku, dan setujui Pernikahan ini kau mengerti?" ucap Kenzo
__ADS_1
"Sudahlah sebaiknya sekarang istirahat ya" pinta mommy Almira, lagi-lagi Zia hanga pasrah dan mengangguk saja