
Setelah kembali dari kota J Almira dan orangtuanya langsung datang ke rumah kakek Almira, Pak Burhan adalah kakek Almira dari Papahnya. Pak Burhan yang melihat Cucu dan anaknya datang langsung menghampiri Almira dan kedua orangtuanya dengan menggunakan kursi rodanya dan selang oksigen yang mempel dihidungnya.
"Assalamualaikum" Ucap papah Iskandar
"Wa'alaikum salam" jawab kakek Burhan
"Cucu kakek cantik sekali" sapa kakek Burhan pada Almira
"Terimakasih kakek" jawab Almira ramah sambil menyalami kakeknya
"Ayo masuk" ucap kakek Burhan
"Almira mama dan papamu pasti sudah mengatakan semuanya padamu bukan?" tanya kakek Burhan "kau bersediakan nak?"
Rasanya ingin sekali Almira menolak keinginan kakeknya, "tidak, ingin sekali aku katakan itu kakek" Ucap Almira dalam hati
Almira hanya menjawab dengan anggukkan kepala saja.
"Almira cape ingin istirahat di kamar bolehkan kek?" tanya Almira
"Iya Istirahatlah kau pasti lelah setelah perjalanan jauh" Ucap kakek Burhan
Almirapun pergi ke kamar yang biasa dia tempati di rumah kakeknya, saat Almira mau masuk kamarnya kakeknya memanggilnya
"Almira keluarga calon suamimu akan datang minggu besok persiapkan dirimu" Ucap kakek Burhan
"Iya kek" jawab Almira tanpa memandang kakeknya dan berlalu masuk kekamarnya
Waktu berjalan cepat tibalah pertemuan kedua keluarga antara Almira dan calon suaminya
Tok tok tok
__ADS_1
Clekk
"Almira sayang, sudah siap, mereka sudah datang" ucap mamah Jainab
"Apa bedanya siap dengan tidak siap mah" jawab Almira
"Mama mengerti nak, tapi kita tidak punya pilihan sayang, ayo..." Ucap mama Jainab
Almira menghapus air matanya yang tidak henti mengalir
"Wah... Cantik sekali calon matuku jeng" Ucap mama mira yang tak lain adalah calon mamah mertua Almira "Hallo sayang?"
"Tante " ucap Almira ramah
"Jangan panggil tante dong, panggil mama aja kan bakalan jadi mamah kamu juga" ucap mamah Almira
"Iya ma" jawab Almira
Almira hanya menyapa dengan senyuman kepalsuan
"Hai nama ku Adit"
"Almira"
Mereka semua berbincang tentang pernikahan Almira dan Adit, hingga ahirnya diputuskan pernikahan Almira dan Adit diadakan dua minggu lagi
"Dua minggu lagi kita akan menikah walau kita belum saling mengenal tapi aku harap pernikahan kita akan bahagia" Ucap Adit
Almira hanya menanggapi dengan seyuman paslu yang terukir di bibirnya
"Aku pamit pulang dulu sampai bertemu lagi nanti" ucap Adit
__ADS_1
Adit dan keluarganyapun sudah kembali pulang tanpa mengatakan apapun Almira langsung masuk kemarnya
Di sisilain "Tuan?" ucap Marco
"Berita apa yang kau bawa" Tanya Darsi sambil memandang Marco datar
"Menurut orang suruhanku nona Almira akan menikah dengan laki-laki pilihan kakeknya" Marco berhenti bicara sejenak dan tidak ada tanggapan dari Darsi itu artinya Darsi memintanya untuk melanjutkan
"Namanya Aditia Prayoga dia putra dari tuan Prayoga, pemimpin perusahan P'Corporacion, dan penikahan Merek akan di adakan dua minggu lagi selain i----"
Brakkk.....
Belum selesai Marco menjelaskan Darsi sudah begitu marah
"Lanjut" ucap Darsi
"Ehem.. Mereka akan mengatakan pernikahan di Hotel kita tuan yang ada di kota G"
"Kosongkan semua jadwal dihari pernikahan mereka aku secara khusus akan menghadiri pernikahan mereka"
"Baik tuan" ucap Marco
🍒🍒🍒
Dua minggu telah berlalu tibalah hari pernikahan Almira dengan Aditia, semu orang sudah berkumpul di Blue Hotel yang tak lain adalah Hotel milik Darsi
Darsi datang dengan gagahnya ke hotel tersebut dengan beberapa pengewal berotot di sampingnya, kedatangan Darsi berhasil mencuri perhatian semua tamu undangan yang ada termasuk papa Iskandar
"Dia".. ucap papah Iskandar lirih
"Tuan Darsi terimakasih sudah hadir di acara pernikahan putra kami" ucap Wisnu papah dari Adit
__ADS_1