Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
Episode 37


__ADS_3

"Halo, Assalamualaikum " ucap seseorang di sebrang sana


"Wa'alaikum salam" Ucap Darsi gugup.


Sungguh Darsi begitu sangat bahagia mendengar Suara Almira.


"Bagai mana keadaanmu? Apakah sudah membaik?" tanya Darsi


"Aku sudah membaik Tuan" jawab Almira


"Kapan kau diperbolehkan pulang dari rumah sakit?" tanya Darsi.


"Dokter bilang sekitar satu minggu lagi" jawab Almira


"Yang jelas sekarangpun aku sudah rindu pekerjaanku" ucap Almira lagi.


"Pekerjaan? Apa hanya pekerjaan yang kau rindukan?" Tanya Darsi penuh harap


"Tidak" ucap Almira


"Benarkah apa yang kau rindukan selain pekerjaan?" Tanya Darsi penuh semangat.


"Aku Rindu, mie ayam yang di jual di samping kantor, aku juga rindu Rumahku di sana" Ucap Almira.


"Ada lagi?" tanya Darsi masih belum menyerah


"Ada" ucap Almira


" Apa? " Tanya Darsi penuh semangat


" Aku rindu Celotehan bak lina, aku rindu goyonannya, hehe" Jawab Almira sambil terkekeh.


"Hemm" ucap Darsi penuh kecewa karna Almira ternyata tak merindukannya sama seprtinya.


"Cepatlah sembuh" Ucap Darsi.

__ADS_1


"Terimakasih" Ucap Almira.


"Almira, Nak Reno datang" ucap Mama Almira yang terdengar dari sambungan tlpn.


"Reno?" lirih Darsi yang terdengar oleh Almira.


"Ah iya dia datang" Ucap Almira


"Baiklah aku tutup tlpnnya" ucap Darsi "Assalamualaikum" Darsi langsung menutup tlpnnya tanpa mendengar jawaban salam dari Almira.


"Kenapa dia menutup tlpnnya begitu saja sungguh tidak sopan" gerutu Almira.


"Siapa Al?" tanya seorang yang tak lain adalah Reno.


"Ah bukan siapapun" jawab Almira.


"Kau datang kesini lagi?" Tanya Almira


"Iya, apa kau tidak suka aku datang?" tanya Reno


"Bukan begitu, tapi aku merasa tidak enak saja padamu" ucap Almira


Almira hanya membalasnya dengan senyuman.


"Memangnya kau tidak kerja?" Tanya Almira


"Aku kerja tapi, aku mampir kemari sebentar, karana aku ingin tau kondisimu" jawab Reno


"Terimakasih kau sudah datang padahal kau pasti sedang sibuk bukan?" Tanya Almira


"Tidak juga, aku selalu punya banyak waktu untukmu Al" jawab Reno


"Mana boleh seprti itu" seru Almira


"Tentu saja boleh" Ucap Reno.

__ADS_1


Satu minggu kemudian Almirapun diperbolehkan Pulang, karana luka di kepalanya sudah sembuh dan dia sudah bisa berjalan normal tanpa merasa pusing.


"Alhamdulillah, ahirnya aku bisa pulang juga" Ucap Almira sambil merebahkan tubunya di tempat tidur miliknya.


"Alhamdulillah" Ucap mama Almira,


"Ya sudah nak kamu istirahat dulu, mama ke dapur dulu ya" Ucap mama Almira lagi.


"Iya ma" jawab Almira.


***


"Sudah satu minggu lebih Almira pasti sudah pulang Darsi, kau tidak mau menemuinya?" Tanya Han.


"Tidak" Jawab Darsi Datar.


"Kenapa?" Tanya Han


"Aku akan melupakannya, aku tidak mau jatuh cinta lebih dalam padanya, karna aku tau dia tidak pernah mencintaiku" Jawab Darsi


"Darsi bagai mana kau tau kalau Almira tidak mencintaimu sedangkna kau saja tidak pernah mengatakan isi hatimu padanya" Seru Han


"Katakanlah walau hanya satu kali, setelah itu kau akan tau jawabannya, kalaupun dia menolakmu, kau bisa melupakannya, dengan begitu hatimu akan tenang Darsi" Ucap Han lagi


Darsi sejanak termenung dengan perkataan Han, "apa boleh seperti itu?" Tanya Darsi.


"Tentu saja boleh" jawab Han


"Bagaimana jika dia menolak cintaku? apa yang harus aku lakukan?" Tanya Darsi


"Jujur aku sangat takut Han" Ucap Darsi lagi.


"Darsi merelakan dan mengikhlaskan itu memang sulit, tapi mengetahui kebenaran, itu akan mampu membantumu kembali bisa melanjutkan hidup dengan pasti tanpa ragu untuk memilih tujuan hidupmu" Ucap Han


"Jika dia menolak cintamu, kau tau kan harus melakukan apa?" Tanya Han.

__ADS_1


"Semua kembali pada dirimu sendiri Darsi, aku mendukung apapun keputusanmu" Ucap han lagi.


Bersambung...


__ADS_2