Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
BAB 3


__ADS_3

Sejenak kenzo membuka salah satu box cake pesanannya "Tidak buruk, aku harap cake buatanmu tidak mengecewakan, kalau sampai ini tidak enak aku tidak segan menutup tokomu" ucap kenzo seraya berdiri dari duduknya, Kenzo membayar dengan lembaran uangan yang begitu banyak sekali dan menyimpannya di meja "itu uangnya" ucap kenzo seraya pergi


"Tunggu tuan ini terlalu banyak silahkan ambil kembali uang anda" ujar Zia


"Tidak untukmu saja" jawab Kenzo


"Kami penjual tuan bukan pengemis jadi silahkan ambil uang anda" ucap Zia


Sejenak Kenzo memandangi Zia intens, " jika kau tidak mau berikan saja pada mereka" Ucapnya dan berlalu pergi


"Wah Mbak uangnya banyak banget" Ucap Nia


"Iya Mbak banyak banget" Ucap Tika


"Ehem, Iya kalian benar ini buat kalian" Ucap Zia


"Beneran Mbak, tapi Mbak juga harus ambil juga sebagian" ucap Tika


"Tidak, anggap aja ini bonus untuk kalian yang sudah bekerja keras" ujar Zia


"Duh Mbak Makasih ya,,,," ucap keduanya


"Hem, oh iya kalian tutup toko ya aku harus pulang cepat" pinta Zia


"Iya mbak pulang aja biar kami yang tutup toko" ucap Keduanya Nia dan Tika sudah sangat tau betul kehidupan Zia tanpa diberitahupun mereka sudah tau karena mereka sering melihat kehidupan Zia yang menyedihkan

__ADS_1


"Oma... Ini pesan oma, sekaligus aku mau bilang ini yang pertama dan yang terahir aku tidak mau datang ke sana lagi" protes kenzo


"Lah kenapa?" Tanya oma heran


"Karena mereka tadi berani mengusirku, mereka bilang cakenya habis dan ini waktunya tutup, menyebalkan" gerutu Kenzo


"Oh hahahh .... Jadi kau marah karena mereka mengusirmu, ternyata ada juga yang berani mengusir Kenzo Al Malik, dan tidak tau siapa itu Kenzo Al Malik hahahah... Apalagi berani mengusirmu" tawa oma pecah melihat wajah kesal cucunya


"Kenzo toko itu memang selalu laris dan bila tidak mau kehabisan harus pesan dulu, karena toko itu selalu ramai pengunjung, jangan lihat toko kecilnya tapi lihat makanannya disana banyak sekali makanan manis yang sangat lezat, kau cobalah ini satu potong ayo.. Buka mulutmu" pinta oma


"Tidak oma aku tidak mau makan cake itu" tolak kenzo


"Oma suapi aku saja" pinta Diandra


Lantas omapun menyuapi Diandra "ya ampun... Oma ini enak sekali sungguh, berasa makan di Australia" puji Diandra


"Baiklah" ucap Kenzo


Kenzo memakan lava cake satu suap dia mukai merasakan cake yang ada di mulutnya terasa lumer dan lembut,


"Bagai mana enakkan" tanya oma


"Biasa saja" elak kenzo


"Isst kaka ini biasa apanya inituh enak banget, toko kue terkenal langganan mommy pun akurasa kalah lebih enak ini" ucap Diandra

__ADS_1


"Em..." Konzo hanya menjawab dengan deheman saja dia sibuk memakan lava cake di piringnya


"Katanya biasa aja tapi kok abis" sindir Diandra


"Itu karena aku lapar" elak kenzo


"Lapar apa doyan perasaan tadi kaka udah makan deh" sindir diandra lagi


"Diamlah anak kecil" gerutu Kenzo yang berhasil membuat oma dan Diandra tertawa lepas...


"Hahahah... Kaka kau ini lain dimulut lain di hati hahah..." Ucap Diandra yang merasa menang


"Kau...." Ucap Kenzo terputus karena sela oma


"Sudah ayo makan lagi dan berikan ini pada mommy mu Dindra "


"Siap oma" ucap Diandra sambil berlalu pergi


"Bagai mana kau masih mau lagi" tanya oma


"Tidak oma aku sudah kenyang"


"Jangan malu jika kau masih mau ambillah"


"Aku sudah keyang oma sungguh, ya harus aku akui cakenya sangat enak berbeda dari yang pernah aku makan" ujar kenzo

__ADS_1


"Emang dasar kau ini" ucap oma


__ADS_2