
"Daddy?.. Hiks hiks" Ucap Diandra yang mulai mengeluarkan buliran kristal bening dari pelupuk matanya
"Iya princess" jawab Daddy Darsi
"Mommy? Kakak?" Ucap Diandra lagi
"Iya sayang ini mommy" jawab Mommy Almira
"Iya Diandra ini kakak" jawab Kenzo
"Diandra gak mimpikan ketemu kalian hiks.. hiks.." Ucap Diandra yang mulai terisak
"Iya sayang ini mommy, Daddy, dan kakak ada di sini sayang kita sedang bersama" Ucap Mommy Almira dengan sekuat tenaganya menahan isak tangis
"Mommy Diandra takut mommy hiks.. Hiks.. " Ucap Diandra yang membuat tangis mommy Almira pecah
"Tidak sayang jangan takut di sini ada Daddy mommy dan kakakmu" jawab Daddy Darsi lembut
"Dokter" Ucap Kenzo sambil menekan tombol merah di dekat tempat tidur Diandra
Tak lama setelah itu Dokterpun datang dengan dua perawat di belakangnya
"Maaf, Tuan dan Nyonya izinkan kami untuk memeriksa pasien" ucap seorang Dokter yang asing bagi mereka
"Di mana dokter salim?" Tanya Daddy Darsi
__ADS_1
"Dokter salim sedang dalam perjalanan dari London Tuan, beliau meminta saya yang menangani putri anda" jelas sang dokter
"Baiklah periksalah putriku" Ucap Daddy Darsi
Dokter itupun memeriksa keadaan Diandra dengan teliti dia tidak mau ada kesalahan karena dia tau siapa yang sedang jadi pasiennya saat ini dia adalah putri dari pemilik rumah sakit ini
"Nona bisa tolong anda gerakan kepala anda ke kiri dan ke kanan, lalu angkat ke dua tangan dan kaki anda"
Diandrapun mengikuti instruksi sang dokter menggerakan kepala ke kiri dan kanannya mengangkat kedua tangannya secara bergantian tapi saat akan mengangkat kedua kakinya Diandra mulai merasakan hal yang tak terduga
"Daddy.. Daddy.. Hiks hiks..." panggil Diandra sambil menangis
"Ada apa sayang daddy di sini" Ucap Daddy Darsi yang mulai cemas sambil memegang tangan Diandra
"Dad kaki Diandra Dad hiks hiks.." ucap Diandra mulai mengis kecang
"Apa yang ada rasakan nona?" Tanya Dokter
"Daddy Kaki Diandra gak bisa digerakin, rasanya sakit daddy hiks hiks hiks Ahhhhh sakit " Teriak Diandra histeris
DEG...
Daddy Darsi, Mommy Almira, dan Kenzo yang mendengarnya langsung kaget
Mommy Almira yang mendengarnya langsung lemas dia hampir jatuh ke lantai beruntung Kenzo langsung menangkapnya
__ADS_1
"Tenanglah Nona kita akan lakukan periksaan CT scan untuk mengetahui penyebabnya, untuk itu nona, anda harus tenang dan jangan dulu banyak bergerak" Ujar Dokter
"Dokter apa saya akan lumpuh?" Tanya Diandra was-was di sela tangisnya
"Kita berdoa saja semoga itu tidak terjadi nona" jelas Dokter
"Tidak.. Daddy.. Ahhh... Hiks hisk.. Aku gak mau lumpuh, aku gak mau daddy gak mau hiks hiks" Ucap Diandra dengan derai air matanya
"Tenanglah sayang, tenanglah dulu" ucap Daddy Darsi sambil memeluk Diandra erat
"Lakukan apapun untuk adikku, Sekarang cepat" Perintah Kenzo pada sang Dokter
"Baiklah Tuan kami permisi untuk mempersiapkan semuanya" ucap sang dokter, lalu setelah itu pamit undur diri
"Daddy.. ahhh.. Hiks.. Hikss" ucap Diandra pilu
"Tenanglah sayang, dokterkan belum bilang kamu lumpuh sayang" Ucap Mommy Almira menenangkan putrinya
"Kalau aku lumpuh bagaimana mommy?" Tanya Almira nanar
"Kita akan lakukan apapun untuk membuatmu kembali berjalan lagi, Daddy janji akan mengerahkan seluruh dokter terbaik di dunia tidak peduli dia dari manapun dan berapapun harganya daddy akan terus berusaha membuatmu kembali pulih sayang Daddy janji.. Daddy janji padamu" Ucap Daddy Darsi sambil terus memeluk Diandra erat
"hiks... hiks..." Diandra tidak menjawab dia hanya terus menangis sejadi-jadinya
Melihat Mommy dan Daddynya yang menangis melihat keadaan Diandra, membuat Kenzo emosi, dia keluar dari kamar inap Diandra tanpa mengatakan apapun, dia mengeluarkan benda kecil dari saku jaketnya, dilihatnya benda kecil itu dengan tatapan marah
__ADS_1
"Jika kau adalah penyebab keadaan adikku seperti ini, maka akan aku pastikan kau harus bertanggung jawab dan akan ku pastikan juga kau tidak akan bahagia sebelum adikku bahagia" Ucap Kenzo sambil meremas benda kecil itu di tangannya.