
"loh De, kok belum makan si.. Kan kak bilang kamu harus makan" Ucap Zia
"A-ku tutu-nggu ka-Kaka, kita makan bersa- -Sama-sama " ucap Ziko.
"Ya sudah ayo makan" Pinta Zia dan diangguki Ziko,
Kini dua bungkus nasi uduk sudah habis tak tersisa, Ziko yang sulit makan karena demamnyapun bisa memakan nasi uduk hingga habis dengan sedikit paksaan tentunya
"De minum obatnya dulu" ucap Zia, Zikopun patuh dan meminum obatnya.
"Zia..." terdengar suara ibu tiri memanggil lagi, itu artinya mereka telah selesai makan malam
Zia langsung menghampiri mereka dan tanpa banyak tanya Zia langsung merapihkan meja makan dan mencuci piring, sesudah itu Zia langsung membersihkan diri dan beristirahat.
"De, bangun dulu sholat dulu yu, liat kaka udah bawa air hangat buat kamu wudhu" pinta Zia dan dia angguki oleh Ziko
Selesai Sholat Zia dan dan Ziko tidak langsung tidur mereka sedikit berbincang ringan sebelum tidur
__ADS_1
"De, setelah uang kaka terkumpul kita pergi dari rumah ini ya? "Ucap Zia
" Ja--jangan kak, nanti ki---ta ketahuan lagi dan kaka di--pukul lagi " jawab Ziko
Deg
Hati Zia terasa kebas mendengarnya,
Yah benar Zia dan Ziko sudah sering berusaha untuk kabur dari rumah derita yang meraka tempati tapi sayang mereka selalu gagal dan selalu berhasil ditemukan kembali, dan akibatnya Zia dan Ziko selalu disiksa habis-habisan
" Maaf ya De? "Ucap Zia seraya menahan air matanya
"Ya sudah ayo kita tidur" ajak Zia
"I----iya kak" jawab Ziko
🍒🍒
__ADS_1
Waktu kini telah menunjukkan pukul 03.00 dini hari, Zia sudah terbiasa bangun sangat pagi dia membersihkan seluruh rumah, mencuci baju milik seluruh penghuni rumah, dan tak lupa berbelanja ke pasar jika bahan makana habis, itulah kegiatan Zia setiap hari sebelum hari di mulai
Pagi ini Zia membuat nasi goreng dan telur gulung, Zia menata semua masakannya di atas meja, tak lupa Zia mengambil satu piring penuh nasi goreng yang di masukkan kedalam bungkus nasi untuknya dan Ziko, ya kebiasaan Zia setiap pagi selalu mencuri masakan pagi agar dirinya dan Ziko bisa sarapan, Zia bergegas membawa nasi goreng itu ke kamarnya,
"De liat kaka udah bawa sarapannya ayo cepat makan sebelum ketahuan" ajak Zia.
Ziko hanya menurut saja dan mulai memakan nasi goreng dan telur gulung yang dia bawa, sebenarnya Zia tidak pernah ingin jadi pencuri di rumahnya, tapi karena ibu tirinya tidak pernah memberikan makanan yang layak untuknya dan adiknya Zia terpaksa selalu mencuri dari rumahnya sendiri, setelah penghuni rumah sarapan lantas Zia bergegas mencuci piring kotor dan bersiap untuk pergi bekerja
"De kaka pergi kerja dulu ya, kamu hati-hati di rumah okh" Pinta Zia
"Ii---ya kaka, hati-hati, ce---cepat pulang" jawab Ziko
"Siap Komandan" ucap Zia "Assalamualaikum"
"Waalaikum salam " jawab Ziko
🍒🍒
__ADS_1
Toko Cake YUMMY, adalah milik Zia tapi Zia mengatakan pada ibu tirinya bahwa dia bekerja dia toko itu, Zia tidak punya pilihan selain berbohong karena jika sampai ibu tirinya tau toko itu milik Zia, maka hasil dari toko itu dipastikan tidak akan pernah selamat yang artinya pasti akan dirampas ibu tirinya
Zia membuka toko cakenya dengan bantuan sahabatnya Iren, Iren yang memberikan pinjaman modal usaha untuk Zia, dengan menyewa Ruko kecil Zia memulai usahanya sendiri, Zia menjual dari aneka cake lokal sampai maca negara, Zia memang tidak pernah pergi keluar negri tapi dia bisa membuat Cake dari negara-negara lain, karena ibunya Amerta dulu senang memasak Cake dan selalu menuliskan resep cake dibuku resep, berkat buku resep ibunyalah Zia bisa membuat Cake yang berbeda-beda dan sangat enak tentunya