Menemukanmu Adalah Takdirku

Menemukanmu Adalah Takdirku
Episode 38


__ADS_3

"Semua kembali pada dirimu sendiri Darsi, aku mendukung apapun keputusanmu" Ucap han lagi.


"Dan satu hal lagi, ingat Ayah dan Ibu ingin kau cepat menikah, jangan kecewakan mereka Darsi" Seru Han sambil menepuk pundak Darsi dan berlalu pergi meninggalkan Darsi dengan sejuta pemikirannya,


Pagi hari yang begitu cerah, matahari telah keluar dari tempat peraduannya memancarkan cahaya keseluruh penjuru langit,


Satu minggu semenjak kepulangan Almira dari Rumah sakit, dia berniat kembali ke kota J, pagi itu mereka telah selesai sarapan pagi.


"Ma, pa Almirakan Udah sembuh, Almira mau kembali ke kota J untuk bekerja lagi" Ucap Almira pada kedua Orangtuanya.


"Nak, tapi kan kamu baru aja sembuh, lagi pula Bos kamu juga ngasih kamu kebebasan untuk masuk kapanpun kamu mau, iyakan pa dia ngomong gitu waktu di rumah sakit" Tanya mama Almira


"Hem" jawab papa Almira


"Iya ma, tapi kan gak enak sama temen-temen di kantor lagi pula aku udah dua minggu lebih gak masuk, dan lagi aku udah sembuh kok." Ucap Almira.


"Al kamu berhenti aja kerja ya, dan kamu Nikah aja sama Reno, mama denger dia ngelamar kamu kemarin," Ucap mama Almira


Uhuk uhuk uhuk, papa Almira tersedak kopi yang dia minum.


"Apa?" Ucap papa Almira


"Mama nguping ya?" Tanya Almira

__ADS_1


"Iya hehe maaf Nak, abisnya mama penasaran, dia baik banget ke kamu, dia juga suka nyempetin waktu datang ke rumah cuman buat kamu, terus mama kemari gak sengaja denger pembicaraan kalian" ucap mama Almira


"Laki-laki apaan yang suka datang sembunyi-sembunyi gituh," cibir papa Almira


"Sembunyi-sembunyi gimana maksud papah" tanya mama Almira


"Diatuh bisanya datang saat papa gak ada di rumah, apa coba namanya kalau bukan sembunyi-sembunyi?" jawab Papa Iskandar


"Ya ampun pa, itu bukan sembunyi-sembunyi namanya, tapi Pengorbanan, dia selalu menyempatakan datang buat Almira padahal dia lagi sibuk" Ucap mama Almira


"Heh pengorbanan, kalau dia berani dia pasti gak akan pernah gemetaran kalau ketemu papa" Seru papa Iskandar


"Gimana gak gemetaran kalau Papa suka nunjukin tampang Resem gitu." Ucap Mama Jainab tidak mau kalah.


"Sudah-sudah, Apaan si kok mama sama papa malah berdebat" Ucap Almira melerai


"Udah ah Almira mau ke kamar pusing disini liat mama sama papa debat mulu" Ucap Almira sambil berlalu pergi.


Baru beberapa menit Almira merebahkan tubuhnya di tempat tidur, mamanya sudah memanggil namanya di depan pintu.


Tok tok tok


"Almira" seru mama Jainab

__ADS_1


"Iya ma, ada apa lagi" tanya Almira yang ia kira masih membahas tentang Reno.


"Itu di bawah ada tamu buat kamu" Jawab mama Jainab


"Siapa ma, Reno, duh mah aku lagi males ketemu Reno mama bilang aja aku lagi tidur ya" Tolak Almira


"Bukan" jawan Mama jainab


"Terus siapa ma" Tanya Almira


"Kamu liat aja sendiri " Ucap mama Almira


"Iya iya" Jawab Almira malas


Dengan langkah yang lemas Almira menuruni tangga dan masuk ke ruang tamu, betapa kagetnya dia saat melihat seseorang yang dia kenal ada di depannya.


"Tuan Darsi" ucap Almira


Darsi menoleh ke sumber suara yang memanggil namanya, Darsi tersenyum pada Almira, ada sebuah kebahagiaan tersendiri saat matanya melihat langsung orang yang selalu mengganggu pikiran dan hatinya itu.


"Hai" Tanya Darsi


"Hai" jawab Almira

__ADS_1


"Bagai mana kabarmu?" tanya Darsi


"Aku baik tuan, sudah sangat baik malah" jawab Almira, dengan senyuman yang mengembang, entah mengapa Almira merasa suasana hatinya menjadi hangat saat melihat Darsi ada dihadapannya.


__ADS_2