
“ Aku juga tidak mengerti kenapa bisa mengatakan semua itu ” sesal Aslan, lalu dengan cepat dia berlari berusaha mengejar Lyra.
“ Lyra! Lyra! Tunggu sebentar! ” panggil cepat mengejar Lyra
Karena Lyra masih belum bisa berjalan cepat, jadi dengan cepat Aslan telah menyusulnya.
“ Ly! Lyra! ” Aslan menahan tangan Lyra. Secepatnya Lyra menepis tangan Aslan.
“ Maaf Pak tapi saya rasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi ” tegas Lyra
“ Aku minta maaf karena sudah keterlaluan izinkan aku menjelaskannya padamu ”
“ Tidak perlu Pak, aku akan pergi ”
Lyra meninggalkan Aslan, tapi pria itu tetap mengejarnya.
“ Ly! aku mohon dengarkan aku sebentar saja, aku menyesal telah mengatakan hal bodoh seperti itu ”
“ Pak tolong mengertilah aku tidak ingin mendengar penjelasan apa pun lagi! ” tanpa sadar Lyra membentak dengan suara keras.
Dia memperhatikan tatapan para karyawan lainnya yang menatap penasaran pada mereka.
“ Ly, sebaiknya kita bicara di tempat lain tidak nyaman rasanya menjadi pusat perhatian seperti ini ” ucap Aslan pelan.
“ Tapi aku tidak mau ”
“ Aku mohon sekali saja, tolong dengarkan satu kali ini saja ” ucap Aslan memohon.
Lyra menghela nafas pasrah. Melihat itu Aslan merasa bahwa Lyra akan ikut dengannya.
“ Ayo pergi ke cafe terdekat ” ajaknya.
Dengan terpaksa Lyra mengikuti Aslan. Cafe itu memang cukup dekat dengan perusahaan itu sehingga berjalan kaki sebentar mereka telah sampai.
“ Kita pesan minuman dulu ” ucap Aslan
“ Tidak perlu Pak bukankah Anda ingin bicara to the point saja ” tegas Lyra
“ Setidaknya kita harus memesan sesuatu karena telah datang ke sini ”
“ Ya sudah terserah Anda ” jawab Lyra enggan, sebenarnya dia merasa marah akan perkataan Aslan, tapi tidak bisa dipungkiri juga bahwa selama ini bosnya itu sangat baik padanya.
Aslan memesankan dua gelas ice americano untuk mereka. Lyra hanya duduk diam menunggu Aslan melanjutkan pembicaraannya tadi.
__ADS_1
“ Aku minta maaf Lyra aku benar-benar menyesal telah bicara kasar padamu ” ucap Aslan
Lyra masih diam dia merasa sudah beberapa kali mendengar permintaan maaf dari Aslan.
“ Memang benar setelah mengetahui kamu menikah apalagi dengan Ares Crimson membuatku benar-benar kecewa dan marah ” lanjutnya
“ Mengapa Anda marah mengetahui bahwa aku sudah menikah, bukankah harusnya itu bukan hal baru untuk diketahui lagi ”
“ Aku baru tahu kamu menikah saat di rumah sakit, sebelumnya aku tidak membaca CVmu dan aku minta maaf padamu itu juga kelalaianku ”
“ Jadi sebenarnya jika saat itu Anda tahu bahwa aku sudah menikah, aku tidak akan diterima bekerja? ” tanya Lyra terkejut
“ Tidak aku pikir jika saat itu aku tahu bahwa kamu telah menikah aku akan tetap mempekerjakanmu ”
“ Dari mana Anda dapat memastikan itu, sedangkan saat ini itu bertolak belakang ” balas Lyra sinis
“ Aku dapat memastikan itu kamu ingat saat aku mengatakan sangat menyukai desainmu yang memenangkan lomba itu. Saat aku tahu itu kamu tanpa pikir panjang aku langsung merekrutmu. Tapi memang setelah aku tahu bahwa kamu adalah istri Ares, itu membuatku benar-benar marah ” jelas Aslan
“ Sebenarnya ada apa disini, kenapa statusku sebagai istrinya menjadi masalah? apa karena kedudukannya? ” tanya Lyra bingung
“ Baiklah aku akan mengatakan ini sebenarnya Ares Crimson dengan perusahaannya Simson Company, aku menganggapnya sebagai musuh karena dia adalah saingan terberat untuk perusahaan ku ” jawab Aslan dengan berat hati
“ Saingan terberat? ” tanya Lyra lagi
Jadi ini yang dimaksud Mas Ares, bahwa kemungkinan mereka memiliki dendam kecil kepadanya, batin Lyra mulai sedikit mengerti arti ucapan Ares waktu itu.
“ Bukankah dalam dunia bisnis itu wajar " ucap Lyra
“ Benar itu hal yang wajar, tapi selalu menjadi nomor dua dari Simson Company benar-benar mengecewakan. Makanya aku selalu bertekad untuk lebih unggul dari seorang Ares Crimson ”
Lyra mulai sedikit mengerti alasan mengapa Aslan sangat marah saat mengetahui dia adalah istri Ares.
“ Mengetahui bahwa kamu adalah istri Ares, bekerja di perusahaanku di tambah saat ini kamu termasuk orang yang aku percayakan untuk proyek besar perusahaanku. Membuatku gelap mata dan mulai memikirkan kemungkinan-kemungkinan bodoh, yang membuat aku mengatakan hinaan itu padamu. Aku minta maaf ” ucapnya tulus dia benar-benar menyesal
Lyra benar-benar telah mengerti titik masalahnya saat ini.
“ Aku sudah paham sekarang Anda tidak perlu minta maaf, wajar jika Anda menaruh curiga padaku. Setidaknya Anda pasti mempertanyakan mengapa aku bekerja untuk Anda, sedangkan kalau dipikirkan aku bisa dengan mudah bekerja di Simson Company ” jelas Lyra
“ Aku senang mendengar bahwa kamu mengerti, Ly. Aku minta maaf telah membuatmu sakit hati ”
“ Iya tidak apa-apa Pak aku sudah melupakan hal itu. Aku juga minta maaf bersikap tidak sopan pada Anda tadi ” balas Lyra
“ Wajar kamu bereaksi seperti itu tidak apa-apa. Untuk yang tadi kamu tidak akan benar-benar keluar dari perusahaan kan? ” tanya Aslan.
__ADS_1
“ Sepertinya aku tetap akan keluar, bagaimanapun Anda pasti tidak nyaman mempekerjakan aku ” jawab Lyra
“ Tidak itu kesalahan, itu tidak masalah lagi untukku. Aku benar-benar berharap kamu tetap mau bekerja untuk perusahaanku. Aku benar-benar akan kehilangan satu karyawan potensial ku dan Robert tidak akan berhenti memakiku. Dia menyukaimu sebagai sekretarisnya ” bujuk Aslan
Lyra tidak langsung menjawab, sebenarnya dia juga menyukai pekerjaannya, dan sifat Aslan maupun Robert juga cukup baik. Mereka memperlakukannya dengan cukup baik.
“ Aku mohon Ly, kalau kamu masih belum bisa menjawab sekarang tidak apa-apa. Aku bisa menunggu ” bujuknya lagi
Setelah memikirkan lagi, Lyra juga sangat ingin tetap bekerja sangat sia-sia jika dia berhenti sekarang, sedangkan seharusnya magangnya akan segera selesai.
“ Baiklah aku akan tetap bekerja, aku juga menyukai pekerjaanku ” jawab Lyra pasti dengan tersenyum.
Aslan sangking senangnya bertepuk tangan tanpa sadar.
“ Pak?! ” seru Lyra mengingatkan Aslan karena mereka jadi pusat perhatian orang-orang di cafe.
“ Oh maaf.. maaf ” ucapnya malu, menenangkan diri dia meminum coffeenya
“ Kamu belum meminum kopinya ” ucapnya pada Lyra
“ Aku tidak bisa meminumnya kafein tidak baik untuk ibu hamil Pak ” jawab Lyra
“ Astaga aku tidak tahu! ” seru Aslan sambil menepuk keningnya
“ Hahaaha tidak apa-apa, Pak ” ucap Lyra tertawa melihat tingkah bosnya, benar seperti itulah sifat dan tingkah laku Aslan selama ini baik, ramah, dan punya selera humor yang baik.
“ Aku pesankan minuman lain? ” tanyanya pada Lyra
“ Tak usah, Pak. Sepertinya aku harus segera pulang tidak apa-apakan. Rencananya tadi aku hanya mampir sebentar, aku memiliki jadwal cek up. ” jawab Lyra
“ Ohh baiklah ” ucap Aslan lalu dia menjulurkan tangannya ke arah Lyra
“ Apa? ” tanya Lyra bingung
“ Mari berjabat tangan sebagai tanda perdamaian ” jawab Aslan pasti
“ Baiklah ” balas Lyra membalas jabatan tangan Aslan.
“ Selamat kembali bekerja! ” seru Aslan tersenyum senang.
"**Dan ketika kamu tersenyum, seluruh dunia berhenti bergerak dan memandangmu sejenak, karena kamu luar biasa, apa adanya."~Bruno Mars
Terima kasih atas dukungannya teman-teman, maaf karena masih banyak tulisan yang typo😊
__ADS_1
Mystorios_Writer ☕☕**