Menikah Dengan Tuan Ares

Menikah Dengan Tuan Ares
Dia Itu Gadis Yang Baik


__ADS_3

Benar saja sekitar setengah jam berlalu sejak Ares pergi ada yang mengetuk pintu kamar rawat Lyra.


“ Masuklah ” ucap Lyra memberikan izin.


Pintu terbuka dan..


Deggg!!


Jantung Lyra seakan berhenti saat melihat sosok itu.


“ Hi! ” sapanya dengan tersenyum.


“ Apakah kamu datang karena di minta oleh Mas Ares? ” tanya Lyra terkejut.


“ Iya Ares memintaku datang, mana mungkin aku tidak datang mengetahui bahwa kamu di rawat di rumah sakit ” jelas Shakira.


Lyra masih belum bisa berpikir jernih bagaimana bisa pria itu menyuruh Shakira untuk datang. Seharusnya dia tahu bahwa Lyra tidak akan suka hal itu.


Shakira duduk di kursi di sebelah Lyra setelah meletakkan parsel buah yang di bawanya.


“ Kamu nampak terkejut. Ares tidak memberitahu sebelumnya? ” tanya Shakira.


“ Dia mengatakan akan meminta seseorang datang. Tapi tidak mengatakan itu kamu ” jawab Lyra sedikit sinis.


“ Ahhh pantas saja kamu terlihat terkejut. Kamu baik-baik saja? Ares tak memberitahu padaku bahwa kamu sedang hamil. Aku baru tahu tadi setelah dia mengatakan kamu di rawat karena pendarahan. Saat kita bertemu sebelumnya aku juga tidak melihat perutmu membesar ” ucap Shakira panjang lebar.


“ Sebaiknya kamu pulang saja ” balas Lyra dingin.


“ Kenapa? Kamu tidak nyaman denganku? Aku tidak mungkin meninggalkanmu tadi Ares meminta padaku untuk menjagamu ”


“ Tidak perlu, aku akan bicara padanya. Kamu bisa pergi ”


“ Kamu nampak marah ” ucap Shakira ragu.


“ Tidak ” jawab Lyra cepat.


Menurutmu aku harus bahagia. Apa niatnya menyuruh Shakira datang ke sini? Menginginkan istri dan kekasihnya akrab, batin Lyra.


“ Lalu kenapa menyuruh aku pergi, tenanglah aku tidak merasa di repotkan. Justru aku senang bisa lebih banyak bicara denganmu nanti. Kamu nampak sangat langsing sebagai seorang ibu hamil. ” ucap Shakira akrab sambil tersenyum.


Lyra menarik napasnya mengatur pernapasannya yang terasa menyesakkan.

__ADS_1


“ Kalian ini sebenarnya apa? Kenapa kamu berbuat baik padaku? Untuk apa?! Aku benar-benar tidak mengerti harus bagaimana menghadapi kalian! ” rutuk Lyra frustasi.


Shakira tercengang mendengar perkataan Lyra.


“ Ada apa sebenarnya? Aku tidak ada niatan buruk. Aku benar-benar tulus ingin menjagamu ” ucapnya bingung.


“ Itu terdengar cukup baik. Tapi tindakan kalian berbeda dengan perkataan kalian. Mas Ares maupun kamu sama saja. Kalian mengatakan hal itu seakan aku orang bodoh! ” Lyra mengacak rambutnya frustasi.


“ Tunggu apa sih maksudmu? Aku tidak mengerti yang kamu bahas sekarang ” ucap Shakira semakin bingung.


“ Kenapa kalian berdua selalu mengatakan tidak paham? Cuma aku yang harus mengerti situasinya! Aku yang harus memaklumi kekasih suamiku sendiri datang dengan niat baiknya untuk menjagaku. Aku tidak tahu apa itu niat baik? ” tegas Lyra cepat.


“ Kekasih?! Siapa?! ” lonjak Shakira terkejut.


“ Sudahlah. Aku mohon pergilah dari sini! Tinggalkan aku sendiri! Aku tidak ingin berkata kasar. Aku mohon...” desah Lyra mulai muak.


“ Jangan bilang kamu berpikir aku adalah kekasih Ares hahahahaha ” tawa Shakira.


Lyra terkejut melihat reaksi gadis itu. Tapi mau menyangkal bagaimana pun jelas sekali Lyra melihat mereka berdua bercumbu mesra di bioskop waktu itu.


Lyra menangis merasa dirinya nampak bodoh di permainkan oleh mereka.


“ Maaf aku memang keterlaluan seharusnya aku tidak bereaksi seperti itu. Tapi biar aku katakan padamu Ares bukan kekasihku atau pacar. Dia itu sahabatku hanya sahabat. Bahkan tak pernah terpikirkan aku berpacaran dengannya ” ucap Shakira penuh penekanan.


“ Siapa yang mengatakan kami berpacaran? Aku bisa jelaskan semuanya. Menurut tidak mungkin Ares mengatakan kami berpacarankan ” lanjut Shakira.


“ Gavrill mengatakan semuanya dan aku juga tahu hubungan kalian ” ucap Lyra sedikit terisak.


“ Oh ya ampun bagaimana menjelaskannya. Aku tidak berpacaran dengan Ares. Tapi tak bisa di sangkal pasti banyak orang yang salah sangka. ”


“ Dengar ya aku dan Ares merupakan teman seangkatan di kuliah. Kami sudah saling kenal beberapa tahun. Aku cukup dekat dengannya bahkan sudah seperti saudara. Dia itu tidak kurang bisa bersosialisasi mungkin kalau diingat lagi hanya aku teman wanitanya ”


Lyra mendengarkan Shakira dengan seksama.


“ Sedangkan aku sendiri tidak terlalu suka memiliki banyak teman. Karena kesamaan itu kami menjadi akrab dan bersahabat sampai sekarang. Ares juga seorang yang gila kerja sama denganku. Itu juga mungkin karena kesalahanku orang tuaku memaksa untuk segera menjodohkanku saat itu, oleh karena itu aku meminta Ares berpura-pura menjadi pacarku ” cerita Shakira panjang lebar.


Lyra hanya diam berusaha mencerna setiap fakta itu.


“ Saat itu dia menurut saja karena dia tidak pernah mementingkan hubungan asmara yang dipikirkannya hanya bekerja, bekerja, dan bekerja. Orang tuaku akhirnya tidak jadi memaksa aku menikah. Aku bukanlah tipe wanita yang ingin terkekang dengan ikatan seperti itu. ” lanjut Shakira.


“ Lalu mengapa sampai sekarang kamu masih memanggilnya dengan sebutan sayang dan bahkan menciumnya ” tutur Lyra tidak membenarkan ucapan Shakira.

__ADS_1


“ Ahh.. astaga baiklah aku mulai mengerti..” Shakira tergelak kecil.


“ Maaf.. maaf aku hanya merasa lucu saja. Aku memanggilnya sayang karena terbiasa, Ares juga sama terganggunya dengan berbagai pertanyaan orang lain mengenai pasangannya. Dia bahkan lebih sering memintaku untuk pergi ke acara-acara perusahaannya berperan sebagai pacar bohongannya. Akhirnya aku menjadi terbiasa memanggilnya begitu. Maaf aku tidak akan begitu lagi itu kesalahanku seharusnya aku paham perasaanmu ”


“ Tapi itu tidak menjelaskan alasan kalian dapat berciuman bukan? ” cerca Lyra.


“ Aku terbiasa melakukan ciuman pipi sebagai salam..Oh aku rasa itu sudah kebiasaan sejak aku kecil maaf ”


“ Jangan mengatakannya seperti itu, kalian bukan hanya berciuman seperti itu tapi lebih tepatnya bercumbu. Aku melihat semuanya di bioskop kemarin lusa ”


“ Kemarin lusa...di bioskop? ” Shakira berpikir sejenak.


“ Akhhh..aku ingat tapi itu bukan Ares dari mana kamu berpikir itu Ares ” ucap Shakira penasaran.


“ Aku melihat pria itu memakai jam tangan yang jelas sama dengan milik Mas Ares. Juga Mas Ares tidak ada di rumah saat itu ” jelas Lyra.


“ Lihat ini ” Shakira menunjukkan sebuah foto di ponselnya pada Lyra.


“ Dia adalah pria yang ku kencani baru-baru ini. Dia bukan Ares tapi jam tangannya saja yang sama. Kenapa tidak menanyai Ares langsung kemana dia pergi hari itu. Ahhh memalukan sekali kamu melihat aku berciuman di sana ” ucap Shakira memegangi pipinya yang memanas karena malu.


Lyra mulai mengerti sekarang dia ternyata benar-benar sudah salah sangka. Bahkan waktu itu Ares juga mengatakan Shakira hanya sahabatnya.


“ Benar kalian tidak berpacaran? ” tanyanya memastikan.


“ Tentu saja tidak. Aku rasa Ares itu tidak cocok menjadi seorang kekasih. Sifat pemaksanya, keras kepala uhh.. itu pasti menyusahkan. Aku sempat berpikir bahwa dia tidak akan menikah. Kamu tidak tahu saja betapa terkejutnya aku saat dia mengatakan sudah menikah ” cerita Shakira antusias.


“ Aku tidak tahu... maaf aku telah berburuk sangka padamu. Juga bersikap kasar seperti tadi aku benar-benar menyesal ” ucap Lyra menyesal, tapi dia juga sangat bahagia mendengar itu.


“ Ya ampun tidak masalah. Mana mungkin aku mengkritik seorang istri yang cemburu pada suaminya ” goda Shakira.


“ Ti-tidak seperti itu ” balas Lyra malu-malu.


Aku sudah jahat. Menuduh yang tidak-tidak padanya. Dia itu gadis yang baik, batin Lyra.


Tiba-tiba pintu terbuka. Dan seorang anak kecil berlari kecil menuju ke arah mereka.


“ Bunda ” panggil anak itu tersenyum pada Shakira.


"**Kemarahan, kebencian dan kecemburuan tidak pernah menyelesaikan masalah, hanya kasih sayang, perhatian dan rasa hormat yang bisa melakukannya." - Dalai Lama


Mystorios_Writer 🌺🌺**

__ADS_1


__ADS_2