Menikah Dengan Tuan Ares

Menikah Dengan Tuan Ares
Revenge Dress


__ADS_3

Lyra fokus dengan layar laptop dihadapannya, sedari pagi dia sibuk mengerjakan beberapa perbaikan laporan perusahaan.


Dia melihat sekilas jam tangannya sekarang sudah memasuki jam makan siang.


“ Ayo pergi makan siang ” ajak Robert membuka sedikit pintu ruangan Lyra


“ Baiklah Pak ” jawab Lyra karena dia juga sudah merasa lapar. Lyra segera menutup laptopnya lalu mengikuti Robert.


“ Tunggu sebentar kita harus mengajak satu orang lagi, kasihan dia begitu lama menjomblo pasti tidak ada yang mengajaknya makan siang bersama ”


Tanpa perlu bertanya Lyra sudah tahu siapa yang di maksud Robert. Robert lalu menelpon orang itu dengan ponselnya.


Setelah menunggu sebentar di luar Aslan menghampiri mereka.


“ Ayo ” ajaknya.


Mereka berjalan menuju cafe perusahaan. Setelah sampai di sana tak butuh waktu lama di meja mereka telah tersaji makanan sesuai pesanan masing-masing.


“ Jadi King siapa yang mau kau ajak kali ini ke pesta itu? ” tanya Robert pada Aslan


“ Entahlah aku sudah tanya beberapa temanku tapi tidak ada yang bisa ” jawabnya


“ Seharusnya segera cari pacar, tidak mungkin selalu mengajak teman wanitamu ”


“ Aku sudah bosan mendengar itu ” rutuk Aslan


“ Lyra apakah kamu ingin pergi ke pesta itu? ” tanya Robert pada Lyra


“ Pesta? Acara seperti apa yang ada di sana? ” ucap Lyra balik bertanya


“ Itu acara amal tahunan, pesta diadakan sebagai acara hiburan karena akan dihadiri para pengusaha ternama ” jelas Aslan sambil menunjukkan foto undangan acara itu pada Lyra.


Ini pesta yang sama yang akan di hadiri Mas Ares.


“ Kamu ingin pergi? ” tanya Aslan


“ Untuk apa aku ke sana, pestanya pasti dihadiri para pengusahakan ” ucap Lyra


“ Iya tapi di sana nanti kamu bisa mengenal lebih banyak pengusaha-pengusaha berpengaruh di negara ini. Itu benar-benar pengalaman yang bagus ”


“ Itu pesta pasangan aku harus pergi dengan siapa ” tutur Lyra sambil tersenyum canggung.


“ Tidak harus sepasang kekasih, kalau kamu mau berpasangan denganku bisa saja sebagai sekretaris perusahaan ” ajak Aslan


Bagaimana ya? Apa aku pergi saja? Aku bingung tapi ini juga kesempatan yang bagus untuk membalas Mas Ares, batin Lyra.


“ Aku juga tidak tahu harus pergi dengan siapa karena tidak punya pasangan untuk di ajak ” ucap Aslan.


Lyra berpikir sejenak.


“ Baiklah aku akan ikut dengan Anda, tapi aku tidak nyakin dapat tampil dengan baik. Takutnya malah mempermalukan Anda ” ucap Lyra.


“ Baguslah kalau begitu aku senang akhirnya punya pasangan, jangan pikirkan hal itu kamu bisa berdandan seperti biasa saja ”

__ADS_1


“ Benarkah? ”


“ Ya ampun Lyly, aku rasa kalian akan jadi sorotan di pesta itu nanti ” ucap Robert melihat Lyra yang ragu karena merasa insecure.


“ Benar tidak perlu memikirkan hal itu ” tambah Aslan.


Mereka lalu menyelesaikan makan siangnya, lalu berjalan menuju ke kantor.


“ Pak apakah aku bisa izin pulang lebih cepat hari ini ” ucap Lyra


“ Kenapa? ” tanya Aslan


“ Aku harus menyiapkan beberapa hal untuk pesta nanti ”


“ Sebenarnya kamu tidak perlu merasa terbebani karena itu, cukup tampil seperti biasa saja ”


“ Anda sudah mengajakku, aku tidak ingin mengecewakan ” ucap Lyra


“ Pulanglah sekarang kalau begitu. Wanita butuh lebih banyak waktu untuk berdandan King! Kamu tidak tahu itu karena tidak punya pacar ” ucap Robert


Lyra tersenyum senang mendengar perkataan Robert yang mengerti situasinya.


“ Baiklah kalau begitu ” ucap Aslan.


Akhirnya mereka kembali ke kantor tanpa Lyra. Lyra menunggu taksi pesanannya datang.


Benar tidak apa-apa memberikan sedikit pembalasan padanya, batin Lyra.


Taksi itu berhenti tepat di depan sebuah bangunan salon yang nampak besar. Lyra turun setelah melihat lagi dia nyakin dia di alamat yang benar.


Lyra berjalan masuk menuju salon itu.


“ Ada yang bisa saya bantu Nona ” tanya salah satu karyawan di sana begitu melihat kedatangan Lyra.


“ Aku ingin bertemu dengan Mira dia adalah pemilik salon ini bukan? ” ucap Lyra


“ Benar Nona, tapi apa sebelumnya Nona sudah ada janji temu dengan Bu Mira ”


“ Belum, bisakah beritahu dia namaku Lyra beritahukan padanya aku ingin menemuinya ”


“ Baiklah mohon tunggu sebentar ” ucap karyawan itu.


Lyra lalu memilih duduk menunggu di kursi tunggu.


“ Astaga apa ini?! Benar-benar suatu kehormatan besar Nyonya Crimson menginjakkan kaki di salon kecil ini! ” seru Mira begitu melihat Lyra yang duduk menunggunya.


“ Itu berlebihan, aku datang karena butuh bantuanmu ” ucap Lyra


“ Tentu saja aku senang bisa membantu Anda Nona. Mari ikuti saya kita akan pergi ke ruangan khusus ” ajak Mira.


Lyra mengikuti wanita itu.


“ Bisakah kamu meriasku seperti waktu itu. Aku tidak tahu harus minta bantuan siapa lagi ” ucap Lyra begitu mereka tiba di ruangan yang di maksud Mira, yang nampak lebih mewah dan terprivasi.

__ADS_1


“ Tentu saja katakan padaku Nona Anda ingin di rias seperti seperti apa ”


“ Pertama ini ” ucapnya sambil menunjukkan sebuah kartu ATM berwarna gold yang dia dapat dari suaminya.


“ Aku butuh kamu membantu aku membeli baju yang akan ku pakai, perhiasan dan ya..intinya semuanya ” jelas Lyra


“ Wow! tentu saja! ” seru Mira kagum melihat kartu unlimited di depannya.


“ Anda akan pergi ke acara apa Nona setidaknya agar aku tahu konsepnya ” lanjut Mira


“ Sebuah pesta yang dihadiri para pengusaha dengan pasangannya. Aku tidak ingin terlihat menyedihkan di pesta nanti ” ucap Lyra


“ Jadi anda menyiapkan ini untuk pergi bersama Tuan Ares! ”


“ Bisa dibilang begitu, kamu tahu saat putri Diana tampil pertama kali dihadapan publik setelah Pangeran Charles mengumumkan hubungannya dengan Camelia ” ucap Lyra penuh penekanan


“ Ya? ” tanya Mira bingung kaitan hal itu dengan situasi saat ini.


“ Putri Diana tampil dengan gaun hitam menawan yang di sebut Revenge Dress. Hari ini aku akan memakai Revenge Dressku sendiri ” ucapnya sambil tersenyum penuh arti.


“ Baiklah Nona aku akan berusaha sebaik mungkin agar Anda nampak tampil bak putri yang menawan ”


“ Tidak aku tidak ingin tampil sebagai putri yang menawan tapi aku ingin menjadi putri yang seksi dan menggoda, sehingga sulit untuk memalingkan pandangan dariku ” tekad Lyra


“ Tentu! ” ucap Mira bersemangat, dia segera mengerahkan beberapa karyawannya untuk memulai perawatan Lyra.


Mereka mempedicure kuku tangan dan kakinya, menyiapkan nail art yang sangat cantik. Lyra juga mendapatkan perawatan spa lengkap. Mira benar-benar tidak melewatkan satu pun setiap inci tubuh Lyra di permak menjadi sempurna.


Lalu setelah semua itu Lyra sedang mencoba beberapa gaun yang dibawakan Mira. Setelah mencoba beberapa Lyra memilih mengenakan satu gaun berwarna hitam polos tanpa motif.


Gaun itu tidak berlengan menampilkan bahu polosnya dan menonjolkan jelas payudara dengan belahan dada yang sedikit menyembul keluar.


Benar-benar penampilan yang keluar dari zona aman Lyra sendiri.


“ Wow! Anda nyakin akan memakai ini Nona? ” ucap Mira kagum


“ Iya apakah nampak bagus untukku? ”


“ Bukan hanya bagus tapi sangat bagus, gaun ini benar-benar mengeskpos tubuh indah Anda ”


Lyra senang mendengarnya, itulah yang dia harapkan. Memang gaun dengan potongan yang cukup pas di tubuhnya nampak menggoda, di tambah badannya sekarang lebih berisi sedikit. Bahan satin gaun itu sedikit mengembang lurus di bagian bawah menutupi kaki Lyra, tetapi memiliki belahan kaki sampai ke paha yang benar-benar membuat Lyra nampak begitu seksi.


Setelahnya Lyra membiarkan Mira merias wajahnya, memasangkan perhiasan yang cocok untuknya.


“ Nona Anda benar-benar... Wow! aku sampai tak tahu harus bilang apa cantik, seksi, menawan sangat sempurna! ” seru Mira


“ Aku harap itu benar, sehingga dia tidak bisa memalingkan wajahnya dariku ” ucap Lyra dengan smirknya.


Aku akan membuatmu menyesal menganggapku tidak cocok dengan pesta itu. Lihat saja apakah nanti kau masih memikirkan wanita itu, batin Lyra.


"**Saat pertama kali melihatmu, aku bahkan tidak bisa bergerak karena begitu cantiknya dirimu."-Anonim


Mystorios_Writer 🍾🍾**

__ADS_1


__ADS_2