Menikah Dengan Tuan Ares

Menikah Dengan Tuan Ares
Bertemu Shakira


__ADS_3

Lyra sekarang berada di ruang tunggu rumah sakit, dia menunggu gilirannya di panggil. Sebenarnya hari ini bukan jadwal cek upnya tapi karena dia melewatkan jadwal cek up sebelumnya dia memutuskan untuk pergi hari ini.


Tak berapa lama namanya di panggil untuk masuk.


“ Selamat datang Lyra ” sapa Eslin


“ Hi Eslin ” balas Lyra


“ Ayo berbaring di sini, kenapa melewatkan jadwal cek up? ” tanya Eslin ketika Lyra sudah berbaring


“ Aku mengalami sedikit kecelakaan baru-baru ini ”


“ Kecelakaan? kapan? apa sekarang kamu baik-baik saja ”


“ Tenanglah aku tidak apa-apa, itu hanya kejadian kecil tidak perlu di pikirkan ”


“ Untunglah kalau begitu, sekarang angkat bajumu ” suruh Eslin


Lyra menarik bajunya ke atas menampakkan perutnya, setelah mengoleskan sejenis gel diatas perut Lyra. Eslin lalu mengerak-gerakkan alat USG itu.


“ Dimana anak baik itu hari ini? Dia mencoba bermain petak umpet dengan bibi dokter ya ” ucapnya sambil tersenyum


“ Nah, dapat! ini dia ”


Lyra tersenyum melihat gambaran janinnya melalui monitor itu.


“ Janinnya sehat, detak jantungnya juga terdengar baik ” jelas Eslin.


Karena telah selesai Lyra menutup perutnya, dan duduk di kursi berhadapan dengan Eslin.


“ Aku akan memberikan beberapa resep vitamin jangan lupa meminumnya tepat waktu ” ucap Eslin sambil menulis resepnya.


“ Baiklah Bibi dokter yang cantik ” canda Lyra


Eslin tersenyum mendengar candaan itu.


“ Kamu tidak akan mengajak suamimu ikut menemani saat cek up? ” tanya Eslin


“ Mungkin lain kali, hari ini aku tidak merencanakan sebelumnya untuk cek up ” jelas Lyra.


“ Baguslah kalau begitu karena seorang Ayah sangat diperlukan untuk ada saat Ibunya lagi di periksa. Kamu tidak tahu saja kadang ada saatnya kita akan membutuhkan peran Ayah ”


“ Benarkah? ” tanya Lyra sedikit menyesal tidak pernah datang bersama Ares


“ Iya, kamu akan tahu itu segera ” jawab Eslin.


Lyra membalas dengan anggukan.


“ Apa kamu masih memiliki pertanyaan lain, Ly? ” tanya Eslin karena dia harus benar-benar menyesuaikan waktu karena banyaknya pasien yang harus dia periksa hari ini.


“ Tidak ada lagi, makasih untuk hari ini ” jawab Lyra lalu menyimpan resep itu ke tasnya.


“ Iya hati-hati ya ” ucap Eslin sambil melambaikan tangan, Lyra membalas lambaian itu lalu keluar.

__ADS_1


Setelahnya dia mampir sebentar ke apotek rumah sakit untuk menebus resepnya. Lalu dia memutuskan untuk langsung pulang.


* * *


Lyra turun dari taksi itu dan berjalan menuju pekarangan rumahnya. Ketika sedikit lebih dekat dia terkejut melihat sosok Ares yang tengah berpelukan di depan rumahnya. Matanya melotot tak percaya tapi itu benar-benar Ares.


Lyra berhenti kakinya serasa membeku tak dapat bergerak, dia terdiam melihat adegan mesra itu.


“ Bye bye Sayang ” ucap wanita itu sambil mencium pipi Ares.


Lyra yang mendengar itu jelas semakin terkejut.


“ Sa-sayang? ” gumannya lirih


Jadi wanita ini adalah perempuan yang bernama Shakira, kekasih Mas Ares yang dikatakan Gavrill waktu itu.


Ketika Ares dan wanita itu berbalik mereka baru menyadari Lyra yang sedang berdiri diam menatap mereka.


“ Lyra! ” panggil Ares


“ Dia Lyra? ” tanya wanita itu pada Ares


Lyra mendengarkan Ares memanggilnya, tapi jelas dia marah melihat tindakan mereka di depannya. Ingin rasanya dia segera berlari jauh dari sana. Tapi tidak Lyra memutuskan tidak akan lari bukan dia yang harus merasa terpojok di sini.


Walau berat dia melangkahkan kakinya menuju Ares dan wanita itu.


Bodoh sekali aku melupakan bahwa dia memiliki kekasih! Lalu untuk apa di bertingkah seperti menyukaiku! Mengatakan aku cantik! Menciumku! Apa dia sedang mempermainkan aku?


“ Lyra kamu pergi kemana tadi? ” tanya Ares sambil menahan tangan Lyra yang ingin segera pergi.


Lyra menarik nafas berusaha mengendalikan diri. Dia melepaskan tangan Ares pelan dari tangannya.


“ Aku hanya pergi cek up ke rumah sakit ” jawabnya datar tanpa ekspresi


“ Oh aku ingin mengenalkan seseorang padamu ” ucap Ares lalu memberi kode agar wanita itu mendekat.


Dia ingin memperkenalkan kekasihnya padaku, untuk memperjelas posisiku dalam hubungan mereka? Aku akan ikuti permainanmu


“ Hi! Namaku Shakira aku benar-benar ingin bertemu denganmu ” ucapnya mengulurkan tangan pada Lyra


Ya bisa diterima mengapa dia sangat ingin bertemu dengan istri kekasihnya


“ Aku Lyra ” jawab Lyra sambil menjabat tangannya cepat.


Ares menatap bingung ke arah Lyra melihat reaksi datar dari gadis itu.


“ Aku tadi datang bersama Ares, aku memaksa ikut untuk bertemu denganmu. Ternyata kamu sedang pergi, ini aku baru mau pulang. Untungnya bisa bertemu denganmu ” lanjut Shakira dengan tetap tersenyum.


Dia sangat bahagia melihatku, apa karena dia puas mendapati bahwa wanita yang menjadi penghalang untuknya tidak lebih cantik dari dirinya.


“ Kamu mau mampir lagi, mengobrol di dalam denganku. Aku buatkan teh ” tawar Lyra


Bagaimana seperti inikan reaksi yang kalian harapkan dariku. Kalian salah jika berpikir aku akan menangis melihat kemesraan kalian yang memuakkan itu.

__ADS_1


“ Ohh maaf mungkin lain kali ya, sekarang aku harus pergi ” tolak Shakira.


Lyra tak menjawab dia hanya mengangguk. Setelah itu Shakira melambaikan tangannya lalu berlalu pergi dengan mobilnya. Hanya Ares yang membalas melambaikan tangannya.


Lyra berjalan masuk ke dalam meninggalkan Ares, tapi sepertinya Ares tetap mengikutinya. Lyra berjalan ke dapur mengisi gelas dengan air putih untuk minum.


“ Apa pemeriksaannya berjalan lancar tadi? Kenapa tidak mengatakan padaku, aku bisa mengantarmu ” tanya Ares


“ Semuanya baik, mungkin lain kali ” jawab Lyra tanpa memandang Ares.


Ares memperhatikan Lyra yang enggan menatapnya.


“ Apa ada yang salah? kamu seperti menghindariku ” ucap Ares


“ Tidak ada yang salah ” jawab Lyra dingin


“ Mengenai malam itu aku minta maaf, aku terlalu melewati batas dan lupa kalau kamu memiliki trauma ”


Lyra menatap kesal kepada Ares, dia tidak habis pikir dengan pria itu.


Setelah kau bermesraan dengan kekasihmu sekarang membahas soal ciuman padaku Wah ternyata dia benar-benar seorang berengsek


“ Tidak perlu dipikirkan itu tidak mengangguku, tapi aku juga tidak mau Anda melakukan hal itu lagi ” tekan Lyra.


Ares entah mengapa sedikit kecewa mendengar jawaban Lyra, di tambah betapa kakunya perkataan Lyra tadi.


“ Aku tidak akan melakukan hal itu tanpa seizinmu ” lanjut Ares


Sayangnya kau tidak akan pernah mendapatkan izinku, menurutmu aku mau menjadi seorang pengalih naf.su setelah kau bosan dengan kekasihmu. Sebelumnya anggap saja aku bodoh!, rutuk Lyra dalam hati


“ Aku pergi ke kamar dulu. Ingin membersihkan diri ” ucapnya


“ Baiklah, tapi benar kamu tidak ada masalah? ” tanya Ares dia masih merasa Lyra bersifat aneh


“ Apa yang bisa menjadi masalah untukku ”


“ Aku hanya berharap kamu tidak masalah karena kedatangan Shakira tadi ”


Lyra mengigit bibirnya untuk meredam emosinya.


“ Aku tidak masalah dengan itu, hanya saja kalau boleh memberikan saran setidaknya jangan melakukan tindakan seperti itu di rumah ini. Tidak bisakah Anda menghargai hakku sedikit ” tekan Lyra


“ Tindakan apa maksudnya? ” tanya Ares bingung


“ Entahlah Anda pikirkan saja sendiri ”


Berpura-pura tidak tahu apa yang dilakukan, lebih berengs*k dari pada tidak mau mengakui kesalahannya, rutuk Lyra dalam hati.


"**Mencintai seseorang sangatlah menyakitkan. Meskipun begitu, aku tidak bisa berhenti kembali kepadamu." (Full House)


Bantu doanya teman-teman semoga novel ini semakin banyak peminatnya. Mohon saran yang membangun untuk novel ini juga😄


Mystorios_Writer🍑🍑**

__ADS_1


__ADS_2