
berita tertangkapnya Gio langsung diterima oleh Chelsea. Awalnya, dia tidak tahu kenapa adiknya menargetkan pria itu. Mengingat Gio hanya seorang turis dan pasti Bella tidak tahu hubungannya dengan Gio.
" Sebaiknya kita pergi jika kau ingin tahu apa alasan Bella menangkap pria itu." Li Wei sama sekali tidak peduli dengan penangkapan Gio, dia hanya peduli pada reaksi Chelsea.
" Tentu, aku akan pergi."
" Aku juga ikut. Setidaknya aku bisa menyelidiki pria itu jika ada hal yang mencurigakan."
" Baiklah."
keduanya langsung pergi kekediaman Bella dan Sean untuk menyaksikan interogasi Gio.
***
Saat Chelsea dan Li Wei yang sedang menuju ke kediamannya. Bella tengah mempersiapkan ruang interogasi untuk Gio. Dia harus mendapatkan informasi penting dari pria itu hari ini.
" Ada baiknya jika aku saja yang melakukan interogasi pada pria itu." Ucap Sean pada sang istri.
" Aku harus ikut. Bagaimanapun instingku mengatakan bahwa pria itu memiliki hubungan yang dalam dengan kelompok yang sedang kita targetkan."
" Bukankah sebaiknya kau duduk disini dan menunggu ku?"
" Aku tetap ikut."
Melihat sang istri tetap pada pendiriannya, Sean hanya diam. dia hanya harus meminimalisir kekerasan yang di lakukan pada Gio, jika pria itu sulit di tangani.
Sesampainya di ruang interogasi, Gio sudah menunggu didalam dan masih memasang wajah arogan. Berpikir bahwa dirinya akan selamat dan penangkapan hari ini hanya sebuah permainan dan Bella tidak mencurigainya.
Saat baru saja duduk, tiba-tiba mereka kedatangan dua tamu tambahan. Wajah Gio kesal ketika mendapati wanita yang masih dia cintai datang bersama pria yang menghinanya beberapa hari yang lalu.
" Kakak disini?" Bella menatap heran pada Chelsea.
" Ya. Pria yang merupakan korban yang sama seperti ku tapi nasib membuat kami berbeda."
Ada kejutan di wajah Bella dan Sean. tidak menduga bahwa orang yang mereka curigai malah memiliki hubungan dengan Chelsea. Kecurigaan Bella semakin kuat saat mengingat tatapan Gio padanya kemarin.
__ADS_1
" Apa yang dia lakukan sehingga kau menangkapnya?" Tanya Chelsea pada sang adik. Dia tidak marah, hanya penasaran kenapa pria itu diperlakukan seperti tahanan.
" Aku curiga kalau dia punya hubungannya dengan kelompok itu, kak."
" Kenapa kau bisa curiga?"
" Tatapannya membuat ku merasa bahwa dia sudah mengenal ku padahal kami tidak pernah bertemu. Lalu Jhon mengatakan bahwa sebelum mereka menangkapnya. Mereka mendapatkan sebuah pesan teks pria itu pada nomor misterius."
Entah kenapa, Chelsea merasa bodoh. Dia bahkan tidak bisa merasakan hal yang mencurigakan yang Gio lakukan.
" Apa kau yang selama ini yang mengkhianati ku?" Kali ini, Chelsea yang menggantikan Bella untuk menginterogasi Gio.
" Aku tidak paham kata-kata mu."
" Jangan berpura-pura bodoh! Jika bukan karena Informasi mu, maka mereka tidak akan mengejar ku sampai kelaut. Katakan padaku, siapa yang sudah memberikan informasi ku pada mu?"
" Berhenti memfitnahku, aku bahkan tidak tahu tentang diri mu setelah kita berpisah."
" Sepertinya kau masih ingin berbohong!" Chelsea sudah mulai kehilangan kesabaran.
" Bagaimana bisa kau menuduh pria yang sangat mencintai mu untuk mengkhianati mu? Meskipun kau selalu menolakku, tapi aku tidak selicik itu."
" Lepaskan tangan ku!"
Tanpa menjawab, kini Li Wei yang memberikan pelajaran pada Gio hingga pria itu berteriak kesakitan.
" Hentikan itu, guru. Dia bisa mati dan kita kehilangan kesempatan mendapatkan informasi." Merasa puas melihat wajah Gio babak belur, akhirnya dia angkat bicara.
" Hmm, aku terlalu bersemangat dan lupa akan hal itu." Balas Li Wei.
" Katakan pada ku, dimana pria itu bersembunyi dan nyawa mu akan selamat." kali ini Sean yang mengambil tindakan.
" Akh tidak tahu maksud kalian." Sepertinya Gio masih enggan untuk berkata jujur.
" Kalau begitu, teruslah berbohong dan kau akan melihat bagaimana perusahaan yang kau bangun sendiri dengan hasil keringat mu sendiri hancur dalam waktu dalam satu jam. Dan aku juga berjanji akan menghancurkan semua yang sudah kau dapatkan selama ini."
__ADS_1
Kali ini Gio ketakutan. Sepertinya Sean tahu titik lemah pria itu.
" Kami tahu. Tanpa informasi mu kani tetap bisa mendapatkan alamat pria itu. bayangkan apa yang terjadi pada mu setelah ini? Kau hancur tanpa melakukan perlawanan dan itu semua akibat kepura-puraan bodoh mu." Ancam Sean.
" Tidak, tolong jangan lakukan itu." Gio mulai memohon.
" Maka ceritakan semuanya pada kami, dan jangan ada satu informasi pun yang sangka kau lewatkan."
Gio mengangguk patuh.
" Awalnya semua baik-baik saja. Aku jatuh cinta pada wanita ini, tapi semua berubah setelah keluarga ku menemukanku. Sayangnya, aku tidak bisa lepas dari jerat kelompok itu dan jalan satu-satunya agar aku bisa hidup normal adalah menjadi kaki tangan mereka."
Chelsea benar-benar kehilangan kata-kata setelah mendengar pengakuan Gio.
" Misi pertama ku setelah mendapatkan udara bebas adalah menjadi mata-mata di pemerintahan. Karena presiden sudah mulai curiga dengan aktivitas mereka, maka mereka memintaku menyusup dan menggali setiap informasi penting mengenai kecurigaan pemerintah. Lalu, setelah misi itu berhasil. Aku diperintahkan untuk menyelidiki pemberontakan para robot-robot manusia mereka, dan ada nama 001 di dalamnya yang merupakan nama wanita ini."
Gio belum tahu siapa nama Chelsea sehingga dia hanya bisa menyebutnya dengan panggilan kode.
" Awalnya aku menolaknya. Tapi, karena penawaran mereka yang sangat menggiurkan. Akhirnya aku memutuskan mengkhianati wanita yang ku cintai dari belakang. Aku melaporkan setiap aktivitas yang 001 lakukan hingga perjalanannya saat melarikan diri. Sayangnya, 001 berhasil lolos dan mereka kehilangan jejak 001."
Apa yang dikatakan Gio, sepenuhnya adalah kebenaran.
" Dan alasan aku ada disini karena mereka meminta ku melakukan misi penting."
" Apa misi itu!" Sean mulai kehilangan kesabaran.
" Mencari 001 dan kembarannya dan membawa mereka ke Negara C tanpa sepengetahuan siapapun. Awalnya itu rencana yang sempurna dan tidak akan ada yang mengetahuinya tapi siapa yang menduga jika saudara 001 lebih pintar dari yang aku duga." Gio benar-benar kagum sekaligus kesal pada kecerdasan Bella.
Setelah, mendapatkan semua informasi. Chelsea memutuskan menghubungi salah satu bawahannya untuk menangkap sang pengkhianat. Dan berapa terkejutnya dia ketika mendapati bahwa dirinya sudah tertinggal banyak informasi dalam organisasinya.
Semua orang di organisasinya sudah tahu bahwa Gio adalah pengkhianat yang selama ini bekerjasama dengan kelompok yang telah menargetkan Bella.
Para bawahan Chelsea tidak memberitahunya karena merasa wanita itu sibuk dengan Li Wei, pria yang mereka duga adalah pacar Chelsea.
" Tidak, kau salah paham. Kami tidak memiliki hubungan seperti itu." Dengan kesal Chelsea menjelaskannya pada bawahannya tentang hubungannya dengan Li Wei. Sedangkan Li Wei memasang wajah sedih ketika mendengar ucapan Chelsea.
__ADS_1
" Teruslah menyangkalnya. Semakin kau mengatakan tidak, semakin kami yakin bahwa kalian memiliki hubungan yang manis." Bawahannya hanya menggoda Chelsea. Namun siapa yang menduga jika Chelsea akan menganggapnya serius.
Tanpa memberikan jawaban, Chelsea memutuskan sambungan telepon. Membuat Li Wei mengatur kembali ekspresi di wajahnya, sedangkan Bella dan Sean berpura-pura tidak mendengar apapun.