
" Tuan, Dokter Chan dan putrinya ingin bertemu." Lapor Jhon pada Sean yang baru sampai di rumah dan memindahkan dirinya ke sofa.
" Biarkan dia masuk. Di mana istriku?" Tanya Sean, dia mengira istrinya sampai di rumah lebih dulu.
" Nyonya masih di kliniknya, Tuan. Dia belum pulang, ada banyak pasien di klinik."
" Apa gunanya dokter-dokter yang ku bayar itu? kenapa istri ku bahkan lebih sibuk?"
" Maaf, Tuan. Kebanyakan dari mereka ingin di periksa langsung oleh Nyonya."
" Catat nama-nama mereka dan selidiki, apakah mereka benar-benar sakit atau hanya ingin mendekati istri ku."
" Baik, Tuan."
" Suruh mereka masuk."
Dokter Chan merupakan dokter hebat yang berasal dari negara C. Dan sudah terkenal dengan kemampuannya yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit.
Sean sudah lama meminta dokter Chan datang dan mengobati kakinya yang lumpuh sebelum menikah dengan Bella. Namun, pria tua itu selalu menolak. Bahkan Sean pernah menawarkan salah satu aset keluarga Anderson, tetapi dia tetap saja menolak dengan wajah yang sombong.
Lalu sekarang untuk apa dia datang. Sean tidak yakin, dan dia juga tidak ingin menggunakan pria tersebut untuk mengobatinya. Setelah dia tahu kemampuan sang istri jauh lebih hebat dari dokter Chan.
Pintu kembali dibuka, pria yang berumur 50 Tahunan masuk bersama putrinya yang cantik berwajah oriental khas daratan Asia.
Kebanyakan pria yang melihatnya, akan langsung jatuh hati dengan kecantikannya. Wajahnya yang lembut, kulitnya putih dan tubuhnya yang langsing seperti model.
Hanya saja, di mata Sean dia tidak ada apa-apanya di bandingkan dengan istinya yang kauh lebih cantik. Dia merasa putri Chan penuh kesombongan dan keserakahan akan popularitas.
Dia juga tahu, kalau wanita itu adalah seorang dokter, sama seperti ayahnya. Namun, Sean tidak yakin dengan kemampuan wanita itu karena dia tidak pernah mendengar kehebatan wanita itu di media sosial manapun.
" Apa yang membuat anda datang ke Negara ku dan meminta bertemu dengan ku, Dokter Chan?"
" Aku akan menerima permohonan mu untuk menyembuhkan kaki mu, tapi dengan syarat kau harus menikahi putri ku."
Sean tertawa mendengar ucapan Dokter Chan. Sedangkan Jhon menatap aneh Dokter Chan dan putrinya. Keberanian dari mana mereka dapatkan hingga berani memberikan persyaratan pada Tuannya. Apa lagi tuannya sekarang sudah jatuh cinta pada sang nyonya.
__ADS_1
Tidak segampang itu, Sean akan menyetujui persyaratan Dokter Chan.
Bella sudah membuktikan kalau dia pantas di perjuangkan. Lalu kenapa dia harus melepaskannya dan menikahi wanita acak yang memilki tatapan serakah.
" Apakah kalian tidak tahu, kalau aku sudah menikah?"
" Sudah, tapi kau bisa menceraikannya. Kau tidak akan menyesal jika menikahi putri ku! Lagi pula istri mu hanya wanita biasa."
" Apa kau tidak pernah mendengar berita tentang ku yang tergila-gila padanya."
" Untuk apa mencintai wanita yang tidak bisa menyembuhkan mu? bukankah kau ingin berjalan dengan normal? Maka kau harus menikahi putri ku agar aku bersedia menyembuhkan mu."
" Sepertinya kalian sudah kenal dengan istri ku? Atau jangan-jangan kehadiran kalian disini untuk membuat istri ku tidak bahagia? Katakan pada ku, apa putri mu merasa iri karena kepopuleran yang di dapatkan istri ku hingga dia tidak tangan untuk menghancurkannya."
Tebakan Sean delapan puluh persen benar, dan dua puluh persennya lagi karena Wang Yihan putri Wang Chan ingin menjadi nyonya keluarga Anderson yang terkenal sangat kaya di negaranya.
Dia sudah lama memimpikan hal itu, namun sang ayah selalu menolaknya. Hingga suatu hari kepopuleran Bella masuk ke negara mereka dan membuat bisnis keluarga Wang menurun.
Sebelumya, banyak pasien yang datang dari luar negeri dan meminta pengobatan dari keluarga Wang. Namun setelah, kehebatan Bella terkenal, hanya beberapa orang yang datang.
Jadi, misi mereka datang kenegara Sean. Untuk menghancurkan klinik Bella dan membuatnya berpisah dari Sean.
" Siapa yang bilang kalau aku tidak bisa menyembuhkan suamiku?." Entah, dari mana datangnya. Bella tiba-tiba sudah masuk keruang tamu dan menatap marah dokter Chan dan putrinya.
Bukan hanya kedatangannya yang membuat mereka terkejut. Mereka juga tidak menduga kalau Bella bisa menguasai aksen di negara C. Seolah-olah dia sudah tinggal lama di sana. Sean saja yang bisa melakukan perjalan ke negara itu tidak se mahir itu.
Tapi, setelah di ingat-ingat Bella memiliki otak yang jenius. Dan mungkin saja dia memiliki teman atau guru dari negara itu. Ada banyak rahasia yang Bella sembunyikan dan Sean semakin ingin tahu.
Jhon tidak salah saat memberikan laporan pada Sean. Hanya saja dia tidak tahu kenapa Bella cepat pulang.
Entah kenapa Bella merasa jengkel melihat wanita cantik yang duduk di hadapan suaminya. Secara tidak sadar, dia sudah jatuh cinta pada Sean dan sudah bergantung pada kehangatan pria itu.
" Sayang, kapan kau pulang? Kenapa tidak memberitahu ku?" wajah Sean berubah hangat ketika melihat istrinya. Dia merindukan istrinya, dan andaikan di tahu kalau istrinya juga merindukannya mungkin dia akan terbang ke langit.
" Jika aku tidak pulang, mungkin kau akan menuruti permintaan orang tua itu. Dan melupakan janji mu untuk menunggu ku membalas cinta mu." Ada nada kesal di dalamnya, Sean dan Jhon bisa menangkap itu.
__ADS_1
Sedangkan Jhon menatap kagum pada tuannya yang berhasil membuat sang nyonya terobsesi dengannya.
" Tidak, sayang. Bahkan aku rela lumpuh daripada harus meninggalkan mu. Kau harus percaya pada ku."
Dokter Chan dan putrinya serta Jhon, terpana mendengar ucapan Sean. Kemana perginya Sean yang bersikap dingin dan berwajah datar? Semuanya hilang dalam sekejap saat Bella datang dan memarahinya.
" Jadi, kau ingin aku menyembuhkan mu atau pria tua itu."
" Tentu saja, kau. Aku lebih percaya pada istri ku."
Kemarahan Bella hilang, dan segera berubah menjadi gadis manja dan menggemaskan di mata Sean.
Tanpa malu-malu dia meminta pelukan dari suaminya. Alasan sebenarnya dia ingin menunjukkan pada Yihan kalau Sean adalah miliknya, meskipun dia belum menyadari kalau dia sudah jatuh cinta pada suaminya. pria itu hanya boleh menjadi miliknya.
" Berikan aku pelukan. Hari ini sangat melelahkan dan saat aku mengingat pelukan mu, aku langsung pulang."
Dengan senang hati Sean memberikan pelukan pada istrinya.
" Apa kau butuh bantuan?"
" Tidak, aku bisa menanganinya dan pelukan mu sudah sangat membantu meringankan lelahku."
Pelukan itu semakin erat, bahkan tidak segan-segan membuat tiga pasang mata iri saat melihatnya.
" Ternyata Reva benar." tiba-tiba Bella bergumam pelan.
" Tentang apa?"
" Jika, menikah itu menyenangkan. Pelukan dari suami bisa mengurangi rasa lelah setelah seharian bekerja." Tentu saja ini berlaku jika suami mencintai istrinya. Semua itu akan terasa menyenangkan.
" Apa kau senang menikah denganku?"
" Tentu, karena kau tidak pernah membatasi ku dan aku bisa melakukan apa pun yang ku mau. kau juga tidak pernah lupa mengisi kartu kredit ku."
' kenapa saat melihat mereka, tiba-tiba saja hidupku terasa hambar dan tidak berguna' Kata Jhon dalam hati. Karena tidak ingin mengganggu momen romantis keduanya.
__ADS_1
Sedangkan Yihan semakin iri, dan tekadnya untuk merebut Sean semakin kuat. Sebelumnya, tidak ada yang tidak bisa dia rebut. Semuanya harus tunduk di bawah tatapannya.
Namun, sekali lagi dia salah mencari musuh. Bella tidak akan membiarkannya berhasil. bahkan satu langkah pun akan dia lumpuhkan di tempat.