Menikahi CEO Cacat

Menikahi CEO Cacat
Kehancuran Laura


__ADS_3

" Bawa adik ku dan wanita itu bersama mu. sisanya akan menjadi urusanku." Perintah Chelsea pada Sean. Dia juga masih enggan menyebut Naura sebagai ibu.


" Tapi, kak." Bella mengelak.


" Jadilah baik. Bawalah dia kerumah sakit, dan sisanya akan kubereskan. Aku berjanji kau akan puas setelah mengetahuinya."


Melihat bahwa sang kakak cukup serius. Bella hanya bisa menahan keluh kesahnya pada Jordan dan Laura.


Setelah ketiganya pergi. Chelsea menghampiri Laura yang tergeletak pingsang lalu menyeretnya seolah itu hanya boneka usang.


Li Wei yang melihat kekejaman Chelsea hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia berjanji tidak akan menyinggung wanita itu di masa depan atau hidupnya akan berakhir buruk.


" Bawa putrinya. Aku membutuhkannya nanti."


" Sesuai perintah ratu ku."


Jordan yang ditinggal sendirian, menatap punggung Chelsea penuh penyesalan. Dia bahkan tidak peduli dengan kondisi Laura yang diseret oleh Chelsea.


" Nak, ayah minta maaf." Kali Chelsea berhenti. Dia tidak terkejut, tidak terharu atau bahagia mendengar ucapan Jordan.


Alasannya berhenti, dia lupa menyampaikan lupa menyampaikan sesuatu pada pria itu.


" Siapa yang kau panggil anak?" Tanpa menoleh kebelakang. Chelsea bertanya dengan suara yang acuh.


" Ayah tahu kalian sangat membenci ayah."


" Baguslah, kalau anda tahu itu. Jadi berhentilah menyebut diri anda 'ayah' di hadapan ku terutama adik perempuan ku. Dia sudah sangat menderita akibat kebodohan mu, dan jangan berpikir bahwa aku akan membiarkan mu dengan mudah mendapatkan wanita itu. Meskipun aku tidak memiliki perasaan apapun padanya, tapi aku akan membuat mu menderita. Seperti kau dan wanita ini membuat adikku menderita di masa lalu."


***


Sesampainya di rumah sakit. Naura segera diperiksa, dan Bella mengetahui bahwa ibunya demam serta kelaparan.


Seketika, Bella menangis. Dia mengingat hidupnya dimasa lalu ketika hidup di masa lalu.


" Jangan menangis, itu membuatku sedih."


" Tiba-tiba saja aku mengingat masa lalu ku yang selalu kelaparan di masa lalu. Ibu pasti sangat menderita."


Setelah memberikan makanan sehat pada Naura, membantunya membersihkan diri lalu memakaikannya pakaian yang tebal yang hangat. Sean membawa istrinya ke ruang kerja sang istri.


" Semua orang punya takdir masing-masing. Kita tidak bisa menyalahkan ata menganggap itu tidak adil."


" Aku tahu."


" Boleh bersedih atau kasihan. Tapi, jangan sampai membuat kondisi mu menjadi buruk. Aku tahu bahwa aku hanya orang luar yang tidak pernah merasakan apa yang pernah kau rasakan bersama ibu mertua. Tapi, aku bisa merasakannya."


Bella menyandarkan kepalanya di pundak sang suami. Sekarang dia sangat beruntung karena bisa menikahi pria sehebat Sean.

__ADS_1


" Jika suatu hari, ada seorang wanita yang berpura-pura menjadi diri ku. Apa yang akan kau lakukan?"


" Itu, tidak akan pernah terjadi!"


" Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Aku hanya ingin mendengar jawaban mu."


" Sebelum itu terjadi, aku akan menyingkirkan mereka terlebih dahulu. Jadi, kejadian seperti itu tidak akan pernah terjadi pada rumah tangga kita."


" Apa kau yakin, kau bisa mencegahnya?"


" Jangan panggil aku Sean jika aku sebodoh itu. Dan percayalah aku tidak akan membiarkan wanita manapun selain istri ku tinggal bersama ku."


" Kenapa seperti itu? Bagaimana dengan ibu ku? Apa kau akan melarang ku merawat ibu ku?"


" Tidak, ibu mertua mu bukan wanita yang Ki maksud."


" Bukankah kita memiliki pelayan wanita yang masih lajang?"


" Mereka berbeda, aku sudah menyeleksi mereka. Mereka juga terikat perjanjian hidup dan mati."


" Sungguh?"


" Ya, aku tidak suka menjadi target rencana licik para wanita serakah."


" Jadi, jika kak Chelsea akan tinggal dirumah kita, apa kau akan menolak?"


" Bukankah itu sedikit tidak berperasaan? Aku yakin kak Chelsea tidak akan memiliki niat apapun pada mu."


" Aku tahu, tapi aku tidak akan membiarkan siapapun memilki niat buruk meskipun dia orang terdekat kita."


" Sesulit itu, mendapatkan kepercayaan mu?"


" Ya, dan hanya kau orang luar yang mudah mendapatkan kepercayaan ku."


" Kalau begitu, aku harus merasa bangga."


" Tentu, kau satu-satunya yang ku percaya."


" Terimakasih."


" Jangan berterima kasih. Suami dan istri harus saling melengkapi."


" Sedalam itu kah cinta mu pada ku?"


" Hmm, jauh lebih dalam dari lautan yang ada di dunia ini."


" Bukankah itu sedikit berlebihan?"

__ADS_1


" Tapi, untukku tidak."


" Baiklah, aku tidak tahu bahwa suamiku begitu manis setelah pergi jauh beberapa hari. Apa aku tidak berlebihan tentang tuan William?"


" Tidak, kau sudah melakukan hal yang benar untuk tidak memberikannya kesempatan. Hanya saja, sudut pandang setiap orang berbeda. Kau harus menerima kedua sisi agar bisa mendapatkan jalan yang terbaik."


" Apa kau memiliki pendapat lain?"


" Mungkin karena aku orang luar, dan tidak bisa merasakan kesakitan yang pernah kalian alami. Aku memiliki sudut pandang yang berbeda dari mu."


" Apa itu?"


" Tuan William tidak sepenuhnya bersalah. Mungkin awalnya dia memang bersalah, karena cintanya tidak sedalam cinta ibu mertua padanya, sehingga dia bisa di manipulasi. Tapi, kita tidak berhak sepenuhnya menjadikannya kambing hitam mengingat dia juga di berikan obat oleh wanita itu."


" Jadi, kau ingin aku membiarkannya mendapatkan ibu kembali?"


" Ya, tapi buat dia berjuang lebih keras."


" Tapi, dia sudah sangat keterlaluan. Bagaimana bisa dia menerimanya wanita lain dan tidak bisa merasakan perubahan pada wanita yang menyamar sebagai istrinya."


" Mungkin cintanya pada ibu mertua tidak sekuat cintaku padamu. Jadi, dia mudah di manipulasi dan efek obat semakin mempermudah rencana jahat wanita itu."


" Bukankah dia sudah terlambat? Mungkin saja dia hanya kasihan pada kondisinya ibu, dan akan meninggalkannya setelah bosan."


" Maka kita akan mendapatkan jawabannya setelah mengujinya. Buat dia berjuang keras mendapatkan maaf kalian, jika dia tidak menyerah maka dia tulus dan benar-benar menyesali kebodohannya."


" Hmm, Baiklah. Mari kita membuatnya sedikit menderita."


***


Keesokan harinya, dirumah sakit swasta. Laura yang sudah sadar dari koma akibat tembakan kemarin menatap ruangan dengan berat.


Saat dia mencoba untuk bangun dan melarikan diri. Chelsea yang sengaja menunggunya di sofa tersenyum kecil.


" Apa kau merasa, ada yang menghilang di tubuh mu?" Laura terkejut mendengar suara Chelsea. " Ayolah, kau harus cepat merasakannya. Katakan pada ku apa yang hilang dari tubuh mu?"


lauran sangat ketakutan. Ternyata kedua kakinya hilang sama seperti adik perempuannya. Dan ketika berteriak, dia juga menyadari bahwa lidahnya juga sudah menghilang.


Ini lebih mengerikan dari milik Naura.


" Ups, aku lupa. Kau kehilangan lidah mu. Sayang sekali saat itu kau sudah koma, pasti akan sangat menyenangkan jika kau melihat bagaimana aku menyelamatkan kedua kaki dan lidahmu. Tapi, tenang saja aku memiliki rekaman cctv. Kau harus melihatnya. Rasanya tidak adil jika hanya putri mu yang menonton seorang diri."


Tanpa peduli, Chelsea memutar video rekaman Laura dan memperlihatkannya.


Laura yang melihat semua isi rekaman berusaha mengalihkan tatapannya. Namun, tarikan Chelsea pada rambut wanita itu membuat usaha wanita itu sia-sia.


" Ini belum seberapa, dimasa depan. Kau akan tahu apa konsekuensi dari Membuat ku dan saudara kembar ku menderita. jangan berpikir bahwa kau akan bisa bunuh diri. Percaya atau tidak, aku akan membuatmu teta hidup kembali."

__ADS_1


Awal kehancurannya dimulai dari Bella. Lalu kemunculan saudara kembarnya hingga Jordan yang mengetahui kebohongannya. Laura semakin membenci Naura dan kedua putrinya. Dia menyalahkan ketiga wanita itu tanpa tahu semuanya berasal dari dirinya yang terlalu iri pada saudara kembarnya.


__ADS_2