Menikahi CEO Cacat

Menikahi CEO Cacat
Baru permulaan


__ADS_3

Ulang tahun perusahaan Glover, akhirnya tiba. Semua orang yang di undang mulai menyiapkan diri, bahkan yang tidak di undang pun ikut mempersiapkan acara besar tersebut.


Bella yang baru saja kembali dari perjalanan honeymoon nya sudah tidak sabar melihat kejatuhan keluarga Glover. Daniel mengatakan bahwa malam ini keluarga mereka tidak bisa menikmati kekayaannya lagi.


Suasana hotel begitu meriah, Clara yang akhirnya menemukan pria kaya tersenyum setiap kali tamu memujinya yang akan segera menikahi pria dari keluarga Smith.


Tidak sekaya keluarga Anderson, bahkan ketampanannya kalah jauh dari Sean dan Adrian. Namun, demi mempertahankan posisinya sebagai pewaris keluarga Glover. Dia hanya bisa menerima pria itu sebagai calon suaminya.


Bella yang sedang mengawasi melalui cctv tersenyum geli. Ini pemandangan yang indah, hal yang sudah lama dia tunggu-tunggu.


" Apa semuanya sudah selesai?" Tanya Bella pada Daniel.


" Ya, kita akan muncul ketika tuan Antonio mengumumkan identitas ku." Dendam Daniel tidak pernah hilang bahkan semakin meningkat jika dia melihat tuan Antonio dan tuan tua Glover tertawa bahagia setelah membunuh dan merampas kekayaan harta keluarga ibunya.


" Tahan sebentar lagi, malam ini dendam kita akan terbalaskan."


" Aku sedang melakukannya."


Acara di mulai, Tuan Antonio dan ayahnya berniat memperkenalkan Daniel ke publik. Bagaimanapun keberhasilan Daniel menyenangkan para pemegang saham membuat mereka puas. Tapi sayang, mereka akan menyesal setelah acara malam ini.


" Terimakasih kepada para tamu yang sudah bersedia datang ke ulang tahun perusahaan yang sudah ku bangun bertahun-tahun dengan hasil keringat ku. Mereka adalah darah dan dagingku, dan sekarang aku sudah pensiun. Dan hanya berharap putraku bisa melanjutkan usaha ku dengan baik." Kata sambutan dari tuan tua Glover.


Tepuk tangan menggema. Clara dan ibunya ikut bahagia.


kini giliran tuan Antonio Glover yang berbicara.


" Aku merasa terhormat karena dilahirkan dari pria sehebat ayahku yang mampu mendirikan perusahaan sehebat ini."


Daniele mencibir dalam hati ' Hebat katanya. Ya, memang hebat karena mereka mengambil paksa milik orang lain.'


" Dan malam ini, ada dua berita bahagia yang akan ku sampaikan pada kalian."


Clara memasang wajah bangga. Pernikahannya akan diumumkan malam ini, dan berharap Bella marah atas kebahagiaannya. Namun, dia lupa kalau ayahnya mengatakan ada dua berita bahagia. Berarti ada yang lain setelahnya.


" Pertama, putri ku akan menikah dengan Lucky. Putra tertua dari keluarga Smith." Suara tepuk tangan menggema. Mereka memberikan selamat pada Clara dan Lucky.


" Lalu, yang kedua. aku akan memperkenalkan putra ku. Calon penerus keluarga Glover."


Suasana menjadi hening. Clara dan ibunya bahkan hampir jatuh pingsan karena berita mendadak tersebut.


Sejak awal, memang nyonya Viona hanya asal bicara agar Clara melupakan mimpinya menjadi nyonya Anderson dan mengikuti perintahnya. Dan sekarang nyonya Viona tidak menyangka jika perkataannya menjadi sebuah kenyataan dan membuat mereka ketakutan.


Clara mulai frustasi, sedangkan ibunya hanya bisa menatap diam. Hatinya sangat terluka, dia tidak menyangka jika pria yang sangat dia cintai tega berbagi cinta dengan wanita lain. Bahkan sudah anak yang usianya satu tahun lebih muda dari Bella.


Apa ini karmanya? Kini nyonya Viona tidak bisa mengangkat wajahnya. Dia malu, dia terluka dan hanya bisa menerima kenyataan kalau dia bukan lagi satu-satunya wanita terpenting yang ada di hati suaminya.


Bagaimanapun, protes tidak akan ada artinya. Keluarga Glover sejak lama sudah membencinya karena identitasnya yang terlahir dari keluarga biasa. Jika dia membuat keributan, dimana dia akan tinggal jika di usir oleh keluarga Glover.


" Kenapa ayah tega melakukan ini?! Bukankah aku putri satu-satunya, ayah? aku adalah pewaris keluarga Glover." Kening tuan Antonio berkerut mendengar ucapan putrinya.


Memang benar Clara akan menjadi pewaris tetapi itu hanya dalam sebuah nama. Dia sudah merencanakan semuanya dengan sangat rapi, ketika usia Daniel semakin matang. Maka posisi direktur akan menjadi milik putranya.

__ADS_1


Sejak awal pun Clara tidak terlalu penting dari anak laki-laki yang tidak dia ketahui bahwa sebenarnya bukan miliknya.


" Tidak! Aku tidak bisa menerimanya. Dia anak haram dan tidak berhak mengambil milikku."


Ketika Clara mengatakan anak haram secara jelas. Detik itu juga tuan Antonio marah besar lalu menampar wajah putrinya, yang tidak pernah dia lakukan di masa lalu.


" Beraninya kau menghina adik laki-laki mu! Apa kau juga mengatakan kalau ayah mu ini seorang bajingan?"


Bukankah sudah jelas kalau dia seorang bajingan. Tapi tidak ada yang berani bersuara karena ini bukan ranah mereka dan sepertinya kehancuran keluarga Glover akan segera tiba.


" Bukan seperti itu maksud ku, ayah." Clara ketakutan melihat kemarahan sang ayah. " Ini pasti kesalahan wanita menjijikkan itu yang menggoda ayah, aku harus memberikan pelajaran pada wanita itu karena sudah merebut ayah ku dari ibu ku."


Di manjakan sejak dini, Clara memiliki pola pikir yang kekanak-kanakan. Dia tidak bisa melawan ayahnya secara langsung dan memilih orang lain sebagai kambing hitam.


" Diam! Dia ibu kedua mu. Kau tidak berhak menghinanya." Kali ini bukan hanya Clara yang terluka. Nyonya Viona juga ikut terluka dan semakin terluka ketika mendengar kata-kata suaminya.


Jadi, dia kalah dari wanita penggoda.


Ini sangat memalukan untuknya.


Tidak sadar kalau sebenarnya dialah wanita penggoda itu.


" Tidak, aku hanya memiliki satu ibu dan tidak akan pernah menerima wanita menjijikkan itu sebagai ibuku." Air matanya sudah membasahi kedua pipinya, membuatnya terlihat sangat mengenaskan. Jauh lebih buruk dari penampilan Bella ketika mendengar kenyataan bahwa dia bukan putri keluarga Glover.


Daniel yang sudah tidak bisa menahan dirinya setelah mendengar ibunya di hina segera keluar dari persembunyiannya dan menampar Clara hingga wajahnya memerah.


Masa bodoh, jika orang-orang mengatakan dia seorang pengecut karena menyakiti seorang wanita. Baginya Clara pantas mendapatkan itu.


Ini pertama kali, Daniel muncul dihadapan umum. Dan semua orang terpana melihatnya keberaniannya.


" Kau! Beraninya kau menampar ku." Clara mengamuk. Tangannya berusaha menjangkau Daniel namun gagal karena pengawal pribadi yang tuan Antonio tugaskan untuk menjaganya mencegah tangan Clara.


" Lihatlah, bagaimana ayah kita memberikan kasih sayang pada ku. Dia membayar seorang pengawal pribadi untuk menjaga keselamatan ku, namun tidak untuk mu. Kau bahkan tidak terlihat seperti seorang putri dari keluarga kaya. Tindakanmu menggambarkan darimana kau berasal."


" Tutup mulut mu!" Clara semakin kesal.


Apa yang dikatakan Daniel memang benar. Ayahnya tidak pernah berniat memberikan pengawal pribadi untuk Clara. Itu jugalah yang membuat dirinya semakin iri pada Bella yang sangat di manjakan oleh Sean.


Lalu, kini dia mengetahui sebuah kebenaran yang tidak kalah jauh lebih menyakitkan. ayahnya tidak pernah benar-benar mencintainya, dia hanya mencintai anak dari wanita lain.


" Bagaimana bisa ayah melakukan ini padaku? Aku putri ayah, satu-satunya milik ayah. Tapi kenapa ayah lebih memilih anak dari wanita simpanan ayah? Kenapa?! Apa salahku?!"


" Cukup! Viona, bawa dia pergi dari sini dan tenangkan dia. Jika dia masih menghina istri keduaku, kau akan menerima akibatnya."


Nyonya Viona tidak bisa menahan lagi.


" Apa salahku? kenapa kau memiliki wanita lain ketika aku melakukan banyak hal untuk mu?" Matanya sudah tidak bisa menahan air mata.


" Salah? Kau masih berani bertanya apa salah mu ketika kau tidak kunjung memberiku seorang putra yang akan menjadi penerus kekayaan. Apa kau pikir keluarga Glover akan menjadikan seorang wanita menjadi pewaris? Kau salah besar dan aku memiliki wanita lain karena dia bisa memberikan, apa yang tidak bisa kau berikan."


Tuan Antonio bahkan tidak merasa bersalah atau malu. Dia bahkan berani menumpahkan semua kesalahannya pada istri pertamanya.

__ADS_1


" Hanya karena itu? Bukankah dulu aku sudah berusaha untuk melaksanakannya? Tapi kenapa kau malah menyalahkan ku?"


" Kau memang berusaha, tapi memiliki mu tidak membuahkan hasil. Tidak hanya anak pertama mu yang membuat ku malu, anak kedua mu bahkan lupa dengan keluarganya." Kini Bella di sangkut pautkan oleh tuan Antonio.


" Bukankah putri kalian mengatakan bahwa aku bukan bagian dari keluarga ini? Kenapa aku harus mengingat kalian? Belum lagi kalian tidak pernah mengakui ku di publik karena alasan tidak masuk akal."


Kini semua orang terkejut ketika melihat kehadiran Bella yang tiba-tiba. Mereka tidak menduga akan melihat nyonya Sean yang sangat hebat.


" Kenapa kau bisa masuk? Siapa yang mengizinkannya?" Tuan Antonio sangat membenci Bella dan tidak ingin anak perempuan yang sudah dia siksa di masa lalu melihat kehancuran rumah tangganya.


" Aku yang membawanya, ayah. Dia kakak perempuan ku, jadi tidak salah jika aku membawanya." Kini Daniel yang angkat bicara.


" Kau! Bagaimana bisa kau membawa masuk wanita sial ini secara sembarangan? Dia tidak ada hubungannya dengan keluarga Glover! Dia hanya milik keluarga Anderson."


" jadi begitu, ternyata cerita putri memang benar, aku bukan putri kalian. tidak heran jika aku diperlakukan layaknya hewan di rumah ini."


Semua orang terkejut mendengar semua percakapan tuan Antonio dan Bella. Sebagian dari mereka sudah tahu dari kisah Bella kecil dan sebagiannya lagi tidak tahu tentang hal itu. Dan mereka merasa keluarga itu tidak layak disebut manusia.


" Hentikan ucapan mu! Pergilah dari hotel ini. Kau tidak di butuhkan disini." Tuan Antonio tidak mau kehilangan muka, dan hanya bisa membuktikan kalau Bella memang bukan putri kandungnya.


" Siapa yang mengatakan kalau dia harus pergi tuan Antonio Glover?" Daniel mengubah panggilannya. Itu perubahan yang sangat signifikan dan membuat tua Antonio terkejut.


" Apa maksud mu? Kenapa kau tidak lagi memanggil ku ayah?"


" Kau akan tahu, tapi sebelum itu aku ingin memberitahu sesuatu pada tuan Antonio. Kebebasan anda sudah berakhir dan membusuklah di dalam penjara.


Benar saja, selesai mengatakan hal tersebut. Polisi langsung masuk kedalam ruangan untuk menangkap tuan Antonio dan ayahnya.


Kejadian ini membuat kedua pria itu tidak bisa percaya.


" Kau! Beraninya kau memenjarakan ayah dan kakek mu!!!"


" Tentu saja, aku berani. Dan satu lagi aku bukan putra kandung mu. Aku anak dari Willem Daendels dan ibuku. Kau membunuhnya ketika ibuku sedang mengandung, dan sekarang aku datang untuk membalaskan dendam ayah ku kepada mu."


Tuan Antonio memucat. Dia kehilangan kekayaan, lalu putra yang dia banggakan bukan miliknya dan kini terancam penjara.


Clara dan ibunya ikut terpana, mereka tidak pernah menduga bahwa ini semua adalah balas dendam.


" Dan untuk Clara dan nyonya Viona. Maat, mulai detik ini keluarga Glover sudah musnah. Moore adalah pemegang kekuasaan selanjutnya." kata-kata Daniel membuat Clara dan keluarga Glover paham, bahwa mereka sudah berakhir dan hidup kaya itu hilang setelah malam ini.


" Bagaimana rasanya menjadi hidup miskin? Tidak bisa makan enak dan harus menahan lapar? pasti sangat menyedihkan. Aku sebenarnya ingin membantu, tapi tiba-tiba aku mengingat bahwa aku pernah merasakannya. Jadi, aku ingin berbagi hal yang sama dengan kalian. Semoga kalian menikmatinya." Bella mengejek Clara dan semua keluarga Glover.


" Kau! Apa semua ini adalah rencana mu?"


" Ya, ini rencanaku dengan Daniel. Karena kita sama-sama pernah menderita akibat ulah kalian, makanya bersatu untuk menghancurkan kalian merupakan jalan paling tepat. Lagi pula aku dan Daniel sama-sama bukan dari anggota keluarga Glover. Tidak akan ada yang berani mengatakan kalau kita tidak berperasaan."


" Argh!!! Ini tidak bisa terjadi." Clara menjadi gila sesaat.


" Tetaplah waras, dan aku tidak suka jika target ku cepat menyerah hanya karena satu pukulan. Setelah ini, kau akan tahu bahwa balas dendam dari orang yang tersakiti sangat mengerikan."


Lalu Daniel mengubah pengalihan nama keluarga Glover yang berganti menjadi Moore. Mulai sekarang dan seterusnya keluarga itu lenyap dan balas dendam Bella pada keluarga Glover sudah selesai namun tidak pada Clara.

__ADS_1


Bella sudah memikirkan langkah pembalasan selanjutnya, dan itu akan dilakukan oleh pria yang bernama Lucky. Bella suka menggunakan tangan orang lain, dan dia hanya harus memastikan bahwa penderitaan Clara jauh lebih sakit dari dirinya.


__ADS_2