Menikahi CEO Cacat

Menikahi CEO Cacat
Keributan Kembali


__ADS_3

Setelah keluar dari ruang kerja. Sean mempercepat langkahnya saat melihat Li Wei dan Bella duduk sangat dekat.


Sebenarnya, guru dan murid tersebut hanya sedang berdiskusi tentang perkembangan pengobatan yang semakin modern. Dan Li Wei juga sangat kagum dengan sang murid yang bisa menyembuhkan kaki Sean yang lumpuh menggunakan pengobatan tradisional yang berasal dari Negaranya.


Tentu saja itu sebuah kebanggaan untuknya sebagai seorang guru.


" Apa kau tidak mendengar perintah ku tadi?Menjauh dari istri ku saat aku tidak ada. kenapa sekarang kau menempel padanya?!" Sean berdiri di belakang sofa dengan wajah yang sangat kesal.


" Sayang, jangan marah. Aku yang meminta duduk didekat guru karena ingin mendapatkan pengobatan tradisional lainnya."


Ini pertama kalinya Bella memanggil Sean dengan sebutan 'sayang' tentu saja pria itu menjadi sangat bahagia bahkan wajah kesalnya sudah berubah menjadi lembut.


" Tapi, kalian bisa bicara dengan jarak yang sedikit jauh." Suara itu begitu lembut sehingga Li Wei ingin muntah. Sebenarnya, dia juga cemburu karena wanita yang dia suka malah bermesraan dengan pasangannya.


" Ngomong-ngomong, aku mendengar kalau kami mu pernah lumpuh. Sekarang kau tidak perlu berpura-pura di depan umum." Sindir Li Wei. Sebenarnya, dia juga terkejut ketika pertama kali melihat sosok Sean yang sudah berjalan normal. Dan hal tersebut menjadi penyesalan Sean.


Dia lupa berpura-pura dan hanya orang tertentu yang dia beritahu. Ini semua karena rasa cemburunya pada Li Wei membuatnya lupa.


" Bukan urusan mu, bahkan jika aku sudah bisa berjalan."


" Betapa sombongnya, jika tahu seperti itu mungkin aku akan melarang murid ku untuk membantu mu."


" Dia istri ku. Jadi, dia akan lebih mementingkan kesehatan ku daripada diri mu."


" Begitukah? Apa kau yakin?"


" Ya!"


" Apa kau lebih mementingkan menyembuhkan pria sombong ini daripada guru mu." Kini Li Wei menatap Bella penuh harap.


" Tentu saja menyembuhkan suamiku. Tapi, keberhasilan ku itu karena kehebatan mu, guru. Kau yang terhebat." Ekspresi Li Wei semakin sombong. Membuat Sean ingin memukulnya, namun terpaksa di tahan karena takut istrinya tidak suka.


Semua semata-mata hanya untuk kebahagiaan istrinya. Tidak lebih ataupun kurang.


" Lihat, murid ku sendiri bersedia mengakui bahwa gurunya hebat dan tidak ada yang berani meragukannya."


" Sialan!"


" Sayang, jangan berbicara kasar pada yang lebih tua." Pernyataan itu membuat Sean bahagia. Namun, tidak untuk Li Wei.


Dia entah kenapa merasa tersinggung. mengingat umurnya memang lebih tua dari ketiga orang yang ada di ruang tamu.


Chelsea yang sejak tadi diam, hanya menyaksikan perdebatan kedua pria itu.

__ADS_1


" Baik, kita harus menghormati yang lebih tua." Ada nada mengejek di ucapan Sean. Dan dia duduk disisi Bella. Jadi, posisi Bella sekarang berada di antara Sean dan Li Wei.


" Bagaimana bisa kau melakukan itu pada guru mu?" Li Wei memasang wajah sedih.


" Meskipun lebih tua, kau tetap tampan guru."


Ketika Li Wei bahagia mendengar ucapan Bella. Maka Sean kesal, dia langsung mengangkat tubuh istrinya lalu duduk di pangkuannya agar menjauh dari Li Wei.


perlakuan Sean membuat Bella terkejut dan tidak sempat menghentikannya. Ketika sudah duduk, dia menatap kesal suaminya.


" Menjauh darinya, dia buka pengaruh baik untuk mu."


Li Wei memasang wajah sedih setelahnya. Dia menatap Bella yang di sembunyikan wajahnya oleh Sean di dada bidangnya. Dia benar-benar iri, lalu tatapannya beralih ke Chelsea yang secara tidak sengaja menatap kearahnya.


Karena kesal dengan tindakan Sean. Entah kenapa Li Wei tiba-tiba ingin menggoda Chelsea, si wanita dingin dan menyebalkan.


Dengan gerakan cepat, dia memasukkan jari-jarinya kedalam kemejanya yang terbuka dan memperlihatkan kaos polos berwarna abu-abu yang berbentuk finger heart* yang belum pernah Chelsea lihat.


Chelsea yang tidak tahu arti dari bentuk jari-jari Li Wei yang di tunjukkan padanya hanya menatap datar.


Sean yang melihat hal tersebut hanya diam. Dia yakin kalau Chelsea tidak mengetahuinya namun dia tidak berniat memberitahu.


" Tuan, sarapan sudah siap." Pelayan menghentikan suasana hening di ruang tamu.


Ketika Sean ingin mengejar, Chelsea tiba-tiba berbicara.


" Jika kau ingin menangkap wanita yang bernama Shireen, kau harus pergi kelaut sebelah timur. Kepergiannya di bantu oleh wanita yang bernama Melly. Kebetulan dia menjadi wanita simpanan dari seorang pengusaha dan di tempatkan di pulau itu juga."


Sean terpana. Sebenarnya, dia sudah tahu dimana keberadaan Shireen dan anak buahnya sudah menuju kesana untuk menangkap wanita itu. Namun, masih belum tahu kalau bibi dari ibunya juga ikut terlibat.


" Aku sudah tahu, dan anak buah ku sedang menuju kesana."


" Maka bawa juga wanita yang bernama Melly. Dia berencana mengganggu ibu mu, dan jika gagal adikku yang menjadi targetnya."


" Dia tidak akan bisa melakukannya."


" Jangan menganggap remeh musuh mu. Wanita itu bukan orang sederhana."


" Baik, aku akan melakukannya."


Chelsea tidak menjawab. Niatnya memberitahu semata-mata untuk keselamatan adiknya. Dia tidak ingin orang-orang yang tidak relevan, seperti dua wanita itu mengganggu adiknya.


Ketika Sean menyusul Bella keruang makan. Tiba-tiba ponsel Chelsea berdering, pertanda bahwa ada panggilan.

__ADS_1


" Orang-orang itu sudah kami bereskan"


" Lalu, bagaimana dengan apa yang ku minta kalian selidiki?"


" Mungkin kau bisa meminta pria Asia itu untuk membantu."


" Apa mereka membawanya ke Negara C?"


" Ya, kami melihat rekaman cctv bandara empat belas tahun yang lalu."


" Baik, aku akan melakukannya. Tetap awasi kelompok itu, dan beritahu aku jika terjadi sesuatu di markas."


" Ya!"


Setelah memutuskan sambungan telepon. Chelsea pergi keruang makan lalu menarik Li Wei yang sedang menikmati sarapan.


" Apa." Li Wei terkejut dengan perlakuan Chelsea


" Aku membutuhkan bantuan mu."


" Aku masih sarapan, bisakah masalah mu ditunda hingga aku selesai sarapan?" Wajah berubah penuh keluhan.


" Ketika sampai, aku akan membuat sarapan." Sebenarnya, Chelsea berat untuk mengatakannya. Namun, ini masalah yang cukup mendesak dan semakin lama dia menunda maka akan semakin sulit untuk menyelesaikannya.


" Baik." Tentu saja Li Wei tertarik pada masakan Chelsea. Ini akan menjadi hari bersejarah bagi Li Wei.


" Kemana kalian akan pergi, kak?" Bella terkejut bahwa Li Wei dan Chelsea akan pergi.


" Ada sesuatu yang penting. jadi, kita bisa sarapan bersama di lain waktu."


" Tapi, kak. Kita bahkan sulit bertemu." Ekspresi Bella berubah sendu.


" Jadilah baik, aku harus menyelesaikannya segera setelah selesai. Kita akan sering bertemu."


" Baiklah, hati-hati di jalan." Meskipun berat, Bella hanya bisa mengizinkan kakaknya pergi.


" Hmm, jaga adikku baik-baik." Pesan Chelsea pada Sean.


" Tanpa kau ingatkan, aku akan melakukannya."


Lalu, Chelsea dan Li Wei pergi meninggalkan kediaman Sean.


Sekedar info.

__ADS_1


*finger heart pertama kali di tunjukkan oleh boyband Jepang ( Johnny's ) pada tahun 1962. Dan di viral kan oleh Nam Woohyun dari Infinite dan artis-artis korea terkenal di Korea Selatan seperti Hye Soo menggunakannya.


__ADS_2