Menikahi CEO Cacat

Menikahi CEO Cacat
Gagal Lagi


__ADS_3

Berita tentang Sean yang sangat mencintai istrinya, bahkan membawanya keperusahaan hanya untuk bersenang-senang sudah tersebar luas. Membuat para wanita iri sekaligus membenci keberuntungan Bella.


Salah satu wanita yang paling iri adalah Clara dan Amanda


Clara saat ini tidak merasa tenang, Karena mengetahui kalau Bella sekarang menjadi pusat rasa iri para wanita kaya. Sedangkan dirinya seperti lelucon di mana dia berada.


Setelah tubuhnya membaik, Clara akan berencana untuk menemui Adrian dan merayunya.


Jika ada kesempatan hari ini, dia harus berhasil merayu Adrian atau bahkan dia harus tidur dengan pria itu.


Menurut Clara, mungkin Adrian sama mesumnya dengan para kekasihnya. Tetapi itu salah besar, melihatnya saja Adrian sudah jijik dengannya. Apalagi, menemaninya tidur.


" Selamat siang, Tuan Adrian." Sapa Clara pada Adrian. Dia sengaja mencari keberadaan pria itu hari ini, untuk menjalankan rencananya.


Adrian yang berkumpul dengan teman-temannya di sebuah cafe yang paling populer di ibu kotanya. Sangat jengkel mendengar suara Clara yang sok lembut.


Apalagi setelah mendengar cerita bibi Zu, Adrian semakin membenci Clara yang sangat kejam kepada kakak iparnya. Dia hampir membunuh kakak iparnya, karena kebodohan otaknya.


Ingin rasanya Adrian menendang Clara keluar dari cafe. Andaikan ini bukan tempat umum mungkin dia akan menyeret wanita itu tanpa ampun.


" Apa aku boleh, ikut bergabung dengan kalian?" Meski Clara tahu tatapan Adrian begitu membencinya. Dia hanya mengabaikan itu, karena berfikir itu hanya sesaat. Baginya dia harus berhasil melakukan rencananya, agar semua yang dia harapkan akan segera terwujud.


Teman-teman Adrian tahu siapa Clara dan tahu hubungan keduanya. Mereka yang berfikir kalau Adrian menghormati Clara sebagai kakak perempuan dari kakak iparnya, mempersilahkan Clara duduk dan memberikan kursi yang kosong di dekat Adrian.


Sedangkan Adrian yang melihat tingkah temannya semakin jengkel, mereka tidak paham kalau wanita yang ada didepannya itu adalah wanita kejam yang sangat licik.


" Apa kalian sudah gila? kenapa memberikan kursi pada wanita yang IQ nya di bawah rata-rata." Kebencian Adrian sama besarnya kebencian Clara pada Bella.

__ADS_1


Semua teman-teman Adrian terkejut, ini kali pertamanya mereka melihat Adrian menyerang wanita dengan kata-kata seperti itu. Tapi mereka tidak merasa aneh karena Adrian sama seperti kakak yang kejam ketika didekati seorang wanita.


" Pasti Bella berkata buruk tentangku pada anda?" Clara sebisa mungkin bertindak seperti kakak yang baik dan bisa memaafkan adiknya yang telah memfitnahnya.


" Kau tidak berhak memanggil kakak ipar ku dengan sebutan namanya. Mendengar dari mulut mu, membuat ku ingin memotong lidah mu." Kata-kata Adrian sangat kejam, membuat Clara merasa kalau hari ini dia akan gagal lagi.


Clara semakin cemas karena situasinya tidak berpihak padanya. Dia berfikir kalau Bella mengatakan hal buruk tentangnya. Dan menyesali perbuatannya yang membocorkan rahasia kalau Bella bukan anak kandung ayah dan ibunya.


" Anda pasti salah paham, aku sangat menyayangi adik ku." Clara memasang wajah sedih, sehingga teman-teman Adrian mulai simpati kepadanya.


" Kawan, jangan terlalu kasar sama wanita. apalagi ini saudari kakak ipar mu." Ucap salah satu teman Adrian.


" Benar, kalau ada kesalahpahaman. Kalian bisa menyelesaikannya dengan baik." tambah temannya lagi yang lain.


" Kakak ipar mu pasti tidak senang kalau kau memusuhi kakak perempuannya." ucap temannya lagi.


Namun, sayangnya. Rencana itu hanya menjadi mimpi fantasi untuk Clara. Bahkan dia tidak akan pernah menyentuh Adrian, meskipun itu hanya pakaiannya saja.


Sedangkan Adrian tidak peduli dengan ucapan teman-temannya, karena dia paham kalau teman-temannya tidak tahu kalau wanita yang ada di depan mereka adalah orang yang sangat kejam dan licik.


" Iya, aku dulu selalu membawa adikku pergi berbelanja dan makan di restoran mewah. Tapi entah kenapa adikku mulai berubah ketika sudah menikah dengan tuan Sean?." Kata-kata Clara. Seperti menyebutkan kalau Bella berubah sombong karena menikah dengan pewaris utama keluarga Anderson.


Dan teman-teman Adrian mulai percaya dengan ucapan Clara.


" Benarkah? Lalu, bagaimana kejadian saat kakak iparku berusia empat tahun? Ketika dia mendapatkan beasiswa masuk ke sekolah dasar yang bergengsi dan naik kelas hanya dalam kurun waktu setengah tahun sekolah. Ku dengar ada orang yang berotak bodoh yang iri kepadanya dan meminta orang tuanya untuk menghukum kakak ipar ku di bawa lebatnya hujan salju. Apa kau tahu siapa perempuan yang berotak bodoh itu?."


Ucapan Adrian membuat wajah Clara pucat dan tubuhnya sedikit gemetaran.

__ADS_1


Bagaimana tidak, sebenarnya dia dulu sangat bersalah karena Bella hampir kehilangan nyawanya. Tapi semenjak melihat keberuntungan Bella, dia mulai membencinya dan menyesal kenapa Bella tidak mati saja saat itu.


" Kenapa? Apa kau kehilangan kata-kata? Atau kau takut? Karena semua temanku tahu kalau kau wanita yang sangat kejam di masa lalu? Hanya karena kau iri dengan kejeniusan kakak ipar ku kau hampir membunuhnya! Kau bahkan masih kecil saat itu, tapi pemikiran mu sungguh mengerikan."


Ucapan Adrien membuat teman-teman nya terkejut. Tidak menyangka kalau wanita cantik yang mereka bela adalah seorang iblis. Bahkan lebih buruk dari iblis.


" Anda salah, bagaimana bisa aku melakukan hal seperti itu? Pasti Bella yang mengatakannya? Dia mungkin hanya kesal karena aku sering merebut kasih sayang ayah dan ibu. Jadi, dia protes atas kejadian tersebut." Meskipun kebusukannya sudah di bongkar oleh Adrian, Clara tetap membela dirinya dan duduk diantara Adrian dan teman-temannya.


" Apa kau wanita bermuka tebal! mungkin kau bisa mengelabui teman-teman ku dengan mudah. Tapi maaf, aku bukan orang bodoh yang akan percaya dengan ucapan wanita yang menjijikkan seperti mu. Bahkan kakak dan papa ku akan membunuhku jika percaya dengan wanita seperti mu."


Didalam keluarga Anderson memiliki peraturan yang tidak tertulis. Namun, harus dijalankan


Pertama, jangan mudah tertipu dengan segala macam godaan.


Kedua, jauhi wanita yang memiliki tatapan keserakahan.


Ketiga, perhatikan dan lebih sadar akan sekitar sehingga tidak menjadi pengusaha yang berotak kosong.


Jadi, bagaimana mungkin dia akan terpengaruh dengan wanita seperti itu. Apalagi dia sudah tahu tentang keluarga Glover dan Clara.


" Sepertinya, aku baru ingat kalau ibuku menyuruhku pulang lebih cepat. Maaf, aku tidak bisa lama-lama, semoga lain waktu kita bisa bertemu dan berbicara santai seperti tadi."


Sekarang semua teman-teman Adrian merasa kalau Clara adalah wanita yang sangat bodoh dan licik.


" Kita akan sial kalau bertemu wanita ular seperti mu." Adrian sengaja mengejek Clara di depan teman-temannya.


Clara yang dari tadi menahan semua hinaan Adrian, langsung pergi meninggalkan meja Adrian.

__ADS_1


Saat sampai di parkiran, dia mengutuk Bella dan Adrian. Rasa bencinya kepada mereka semakin kuat, dan dia semakin ingin memiliki salah satu keluarga Anderson.


__ADS_2