Menikahi CEO Cacat

Menikahi CEO Cacat
Daniel Aaron Glover.


__ADS_3

" Dok, seorang pria muda ingin bertemu dengan anda." Bella yang sedang memikirkan langkah balas dendam pada keluarga Glover, tiba-tiba dikejutkan oleh suara salah satu perawat di kliniknya


" Katakan padanya jika aku sudah selesai bekerja. Jika dia ingin melakukan pemeriksaan, suruh saja dia datang besok."


" Dia bukan pasien, Dok."


" Lalu? Apa dia salah satu pria gila itu?" Bella sangat jengkel pada beberapa pria yang berusaha menarik perhatiannya. Setelah kabar tentang kejeniusannya di publikasikan.


" Tidak, dia hanya mengatakan kalau hal ini ada kaitannya dengan keluarga Glover."


Bella langsung menatap perawat itu. Siapa pemuda itu dan apa hubungannya dengan keluarga Glover.


" Suruh dia masu." karena penasaran Bella harus menemuinya.


Lalu perawat itu keluar dan meminta pemuda yang lebih muda satu tahun dari Bella masuk kedalam.


Setelah melihat tamu misterius itu, Bella tercengang melihat kemiripannya dengan Tuan Antonio.


" Jadi, apa tujuan mu bertemu denganku?" Bella mulai menebak-nebak identitas pemuda itu.


" Lama tidak bertemu, kak."


Bella semakin terkejut, dari kata-kata pemuda itu. Sepertinya dia pernah bertemu tapi dia lupa kapan dan dimana.


" Apa kita pernah bertemu?"


" Sepertinya kakak melupakanku. Aku anak kecil yang kelaparan yang kakak memberikan roti tawar untuk dimakan bersama dibawah dinginnya salju."


Kejadian itu sudah cukup lama, kemungkinan umur Bella masih 10 tahun. Dan itu awal baru kehidupan Bella.


" Maaf, sepertinya aku melupakanmu."


" Tidak masalah, tapi aku akan tetap mengingatnya. Kau orang pertama yang baik padaku setelah ibu ku."


" Begitukah."

__ADS_1


" Iya." Semangat pemuda itu, membuat Bella tersenyum kecil. Dia baru ingat sekarang. Waktu itu dia sangat kelaparan dan baru kehilangan bibi Zu. Karena lapar, Bella memutuskan mencari pekerjaan di luar dan berhasil membeli roti tawar meskipun hanya satu.


Saat itu keluarga Glover sudah melupakannya. Pelayan yang ada di dalam rumahnya sudah berganti dengan orang-orang nyonya Viona sehingga Bella sering kali kelaparan.


Tapi, tidak sengaja dia bertemu dengan anak kecil yang juga kelaparan dan kedinginan. Karena mereka kasihan, Bella membagi rotinya. Meskipun dia harus menahan laparnya sampai besok pagi.


" Terus, apa tujuan mu datang kepada ku? Dan Perawat itu mengatakan kalau kau akan membahas tentang keluarga Glover."


" Sebelum aku mengatakannya, aku ingin memperkenalkan nama ku terlebih dahulu. Aku Daniel Aaron Glover, putra rahasia dari tuan Antonio Glover sekaligus adik laki-laki kakak."


Benar dugaan Bella. Dia tidak menduga kalau ada kejutan seperti ini.


Tuan Antonio yang sangat mencintai istrinya ternyata memiliki wanita simpanan. Bagaiman reaksi Clara dan ibunya jika mereka tahu tentang keberadaan Daniel dan ibunya.


" Sebenarnya, aku bukan kakak mu. Aku bukan Putri kandung mereka, dan hanya Clara kakak perempuan mu."


Sekarang Daniel yang di buat terkejut. Dia memang tidak tahu tentang identitas Bella. Harinya dia habiskan untuk memikirkan bagaimana cara membalaskan dendam keluarga ibunya pada keluarga Glover dan mengambil alih semua kekayaan mereka.


" Tidak perlu hubungan darah. sejak kau memberikanku roti, sejak itu aku sudah menganggap mu kakak. Aku juga tidak mau mengakui wanita iri sebagai kakak ku."


" Bukankah itu lucu."


" Baiklah, apa tujuan utama mu ingin menemui ku? Aku tidak percaya kalau kau hanya bercerita tentang persaudaraan pada ku."


" Kakak selalu benar, aku memang membutuhkan bantuanmu agar aku bisa mengambil alih kekuasaan keluarga Glover."


" Bukankah, kau akan memilikinya. Aku yakin tuan Antonio sangat menghargai mu. Jika tidak, Clara tidak akan di biarkan menganggur dirumah tanpa membantu urusan perusahaan."


" Aku ingin sepenuhnya memiliki kekayaan mereka lalu mengusir mereka dari keluarga Glover."


" Kau cukup ambisius. Tapi aku pikir itu akan merepotkan ku. Jadi aku tidak bisa membantu mu."


" Bukankah kakak ingin balas dendam? Aku tahu kalau mereka tidak pernah baik sama kakak."


" Aku bisa melakukannya sendiri, tanpa bantuan orang lain. Aku juga memilki pendukung yang sangat kuat jika aku membutuhkannya."

__ADS_1


Merasa bahwa Bella akan menolak permintaanya. Daniel langsung bersujud dihadapan bella, dan jika perlu dia akan menjilat sepatu Bella asal Bella mau membantunya.


" Aku mohon kak, kau satu-satunya harapan ku. Selama 21 tahun aku menunggu hari ini, aku selalu bermimpi bisa membalaskan kematian kakek dan nenek ku pada tuan tua Glover."


Ini kejutan yang membuat Bella cukup tertarik. Sepertinya keluarga Glover tidak sebersih yang dia bayangkan.


" Sebenarnya, aku bukan putra kandung keluarga Glover. Ibuku sudah memiliki pria lain, namun dia meninggal akibat kekejaman tuan Glover. Pada akhirnya, ayah dan anak itu membuat keluarga moore hancur. Tidak hanya ibu yang kehilangan kedua orangtuanya, tapi dia dan aku juga kehilangan sosok yang penting dalam hidup kami."


Astaga, Bella pikir kisah hidupnya yang paling menyedihkan. Tidak menduga kalau ibunya Daniel jauh lebih menyedihkan darinya.


" Ibu sudah berusaha menolak tuan Antonio Glover. Saat itu dia juga sudah mengandung aku, tapi karena dia tidak ingin hidupku berakhir seperti ayah ku. Ibu memutuskan menikah dan mengatakan bahwa aku putra tuan Antonio Glover."


" Jadi, ibu mu menggunakan mu untuk balas dendam?"


" Tidak, dia tahu rencana ku. Akulah yang ingin balas dendam."


" Kenapa kau mengorbankan masa muda mu untuk balas dendam? Bukankah keluarga Glover sangat menyayangi mu?"


" Mereka pembunuh dan aku tidak bisa memaafkan mereka setelah ibu menceritakan semuanya padaku."


Sesaat ruangan menjadi hening. Bella sangat bersimpati pada nasib malang ibu Daniel. Kehilangan orang tua, lalu kehilangan suami yang di cintainya dan harus menikahi pria yang membunuh keluarga dan suaminya. Hidupnya pasti tidak pernah bahagia.


" Apa yang ingin kau minta dari ku?" Daniel tersenyum senang ketika mendengar bahwa Bella bersedia membantunya.


" Hanya nama kakak, aku ingin menarik dukungan dari para pemegang saham dan kelompok bisnis yang selama ini mendukung keluarga Glover ke sisi ku. Mereka pasti bersedia menerima penawaran ku jika mereka tahu kalau aku berhubungan baik dengan kakak."


" Bukankah itu sangat berisiko? Mengingat keluarga Glover tahu bahwa aku buka putri kandung mereka."


" Aku punya orang-orang dalam perusahaan yang bisa menangani hal itu, kak. Aku berjanji kau tidak akan terbebani dengan rencana ku. Dan aku juga sedang membantu mu untuk menghancurkan mereka."


Bella cukup suka dengan rencana Daniel. Tidak hanya balas dendam Daniel dan ibunya, dia juga membantunya membalaskan dendamnya pada keluarga Glover. Bahkan Bella tidak perlu turun tangan, semuanya dilakukan oleh Daniel sendiri. Namun, memiliki efek yang sangat luar biasa bagi Clara dan keluarganya.


" Baik, tapi aku harus memberitahu suamiku dulu sebelum kau melakukannya. Kau pasti tahu bagaimana pria itu, jika aku tidak memberitahunya terlebih dahulu. Mungkin bukan hanya rencana mu yang gagal, tapi kau juga bisa kehilangan nyawa mu."


" Baik, kak. Aku paham. Tolong berikan aku nomor telepon mu, kita bisa saling mengabari."

__ADS_1


" Oke."


Lalu, kesepakatan itu berjalan sangat lancar.


__ADS_2