Menikahi CEO Cacat

Menikahi CEO Cacat
Yatim-piatu


__ADS_3

" Ada apa? kemana semangat kalian ketika meminta pertanggungjawaban dari ku." Sean sengaja mengejek kedua pasangan itu sehingga mereka semakin kesal Karena usaha mereka tetap gagal.


Jhon dan Robby hanya tersenyum senang melihat permainan sang tuan.


" Baiklah, kami tidak akan menyebarkan berita seperti itu. Dan kami tidak akan meminta, nak Sean untuk menikahi putri pertama kami. Tapi Bella harus keluar dan meminta maaf pada putri kami karena sudah menyakitinya." Kata tuan Antonio. Karena sudah merasa gagal maka dia akan mengubah rencananya.


" Iya, putri ku hampir kehilangan nyawanya dan koma beberapa jam. Bagaimana jika putri ku meninggal? Aku akan benar-benar gila jika kehilangan putri ku." Sambung nyonya Viona yang mengambil bagiannya.


Melihat mereka mengubah taktik membuat Sean semakin bersemangat meladeni permainan mereka.


" Tentu, aku akan meminta Istri ku untuk meminta maaf dan membuat Istri ku bersujud di hadapan putri mu?" Ucapan Sean membuat Wajah keduanya berubah cerah, jika hal itu terjadi dan publik mengetahuinya maka mereka akan melebih-lebihkan dan membuat reputasi Bella hancur sehingga di buang oleh keluarga Anderson.


Melihat wajah keduanya berubah cerah, Sean melanjutkan ucapannya. " Tapi dengan syarat, putri kalian harus menjadi yatim-piatu. Seperti yang dikatakan putri kalian pada istri ku. Dia harus merasakan bagaimana sakitnya tidak memiliki orang tua. Jika kalian memenuhi syarat dariku, aku juga akan ikut meminta maaf bersama istri ku."


Wajah mereka kembali pucat setelah mendengar ucapan Sean. Bagaimana bisa mereka akan memenuhi persyaratan yang sangat mengerikan. Itu artinya mereka harus mati dulu, terus untuk apa harta yang selama ini mereka kumpulkan jika mereka harus mati konyol.


" Jika kalian merasa bingung bagaimana proses kematian kalian, aku bisa membantu. Dan kalian sisa memilih salah satu pria dari pengawal ku. Dan perlu kalian tahu, mereka memiliki masing-masing senjata api. Kalian hanya perlu memilih dan diam ketika mereka melakukan tugasnya.


Sean tidak sadar kalau kedua pasangan itu menatap Jhon dan Robby serta pengawal yang lainnya.


Mereka memiliki tubuh yang kekar dan sudah ada senjata di tangan mereka. Tuan dan nyonya Glover berubah sangat pucat dan kakinya seperti lilin yang sudah meleleh.

__ADS_1


Mereka terduduk di lantai dan wajah mereka menjadi sangat pucat.


" Kau tidak boleh mengatakan hal seperti itu pada ayah dan ibu mertua mu, nak. Kami hanya bercanda dan tidak serius." Ini jalan satu-satunya untuk menyelamatkan diri. Nyonya Viona hanya bisa melupakan untuk memiliki menantu seperti Sean.


Bahkan meski mereka menjadikan Sean sebagai menantunya, mereka tidak akan hidup tenang jika membuat sean marah secara tidak sengaja.


" Bagaimana? Apa kalian masih mengakui jika Bella adalah putri kalian setelah apa yang kalian lakukan pada istri ku? Apa kalian benar-benar manusia?"


" Ucapan mu sangat keterlaluan, Nak." Tuan Antonio sengaja berkata lembut karena dia tidak ingin mati konyol di hadapan Sean.


" Maka kalian harus menyalahkan putri kesayangan kalian. Jika ucapannya tidak keterlaluan pada istri ku, dan bagaimana rencana liciknya yang hampir membunuh istri ku di gunung berapa hari yang lalu. Maka mungkin aku tidak sekejam hari ini."


" Tapi dia masih anak-anak jadi wajar jika dia mengatakan hal yang tidak seharusnya dia katakan dan melakukan kesalahan. Sehingga kita sebagai orang dewasa harus memahaminya." Ucapan nyonya Viona membuat Sean kesal.


" K-kau!" Teriak nyonya Viona.


" Jaga sikap anda, nyonya! Kau tidak berhak berteriak pada tuan kami." Jhon angkat bicara. Suara nya yang tegas dan dingin membuat mereka berdua tegang.


" Tuan, aku masih ingat bagaimana putri mereka melukai nyonya." Sekarang Robby ikut berbicara. " Dia mengatakan kalau nyonya adalah anak pembawa sial dan kehadiran nyonya langsung dibuang untuk dijadikan pelayan dirumah keluarga Glover. Nyonya tidak berhak bahagia dan nyonya harus memberikan anda kepada wanita sialan itu. Sehingga nyonya sangat marah dan memukul wanita itu, dan kami ikut membantu nyonya memukul. Sehingga sebagian besar luka itu dari kami." Tentu saja Robby melebihkan ceritanya agar tuan dan nyonya Glover membenci putri kesayangannya.


" Begitu? Aku tidak menyangka kalau putri mereka jau lebih licik dibandingkan kedua orangtuanya." Kata Sean, dia sangat senang melihat Robby yang sengaja memanasi keluarga Glover.

__ADS_1


" Iya, Tuan. Sebenarnya kami ingin melempar wanita sialan itu masuk kedalam hutan, tapi nyonya melarang kami. Karena nyonya ingin membalas rasa sakitnya pada keluarga itu secara perlahan." Ucapan Robby membuat Jhon ikut senang karena melihat wajah keluarga Glover yang sudah terlihat cemas dan kesal dengan perbuatan putri tersayangnya.


Mendengar pembicaraan Sean dan Robby membuat Kedua pasangan itu memahami satu hal. Bahwa rencana mereka sudah gagal, ditambah lagi dengan sang putri yang sudah membangunkan singa yang sedang tidur.


" Jhon, minta dokter wanita untuk datang kerumah dan memeriksa setiap luka yang istri ku dapatkan dari keluarga Glover di masa lalu. Karena sudah seperti ini aku akan membuat keluarga Glover puas atas tindakan putri kesayangannya." Sean semakin membuat keluarga Glover semakin cemas.


Ketika mendengar ucapan Sean kedua pasangan itu mengingat betapa kejamnya perbuatan mereka pada Bella di masa lalu.


Jika hal seperti itu sampai terekspos, jangan harap keluarga Glover masih bisa mengait banyak keluarga kaya untuk mendukung keluarga mereka. Keluar dari gerbang saja mereka sudah mati jika publik mengetahui kelakuan mereka pada Bella di masa lalu.


" Baik, Tuan."


" Tidak! Kami salah, jangan lakukan itu, Nak. Kami tidak bermaksud seperti itu dan kami tidak punya niat untuk menyakiti Bella." Tuan Antonio langsung mencegah langkah Jhon karena tidak ingin reputasi yang mereka bangun selam ini, hancur begitu saja.


" Benar, nak. Kami hanya ingin bertemu dengan Bella tapi dia sepertinya tidak bisa keluar, jadi kami pamit pergi dulu dan tolong sampaikan salamku pada Bella." Nyonya Viona langsung menarik tangan suaminya untuk pergi dari kediaman Sean.


Setelah kepergian mereka Sean menyuruh Jhon untuk mencari seseorang yang tahu kehidupan istrinya selama tinggal di rumah keluarga Glover. Dia yakin kalau luka istrinya yang dia lihat malam itu akibat perbuatan keluarga Glover.


" Jhon, cari pelayan yang sudah lama bekerja di keluarga Glover dan cari tahu tentang kehidupan istri ku sejak dia kecil." Sean merasa kalau keluarga Glover tidak akan pernah berhenti mengganggu. Jadi jalan terbaik adalah mengumpulkan banyak bukti sehingga istrinya bisa melawan keluarga Glover saat mereka tidak sabar.


" Baik, Tuan."

__ADS_1


Setelah itu, semua pergi ke pos masing-masing dan Sean masuk ke kamar untuk melihat istrinya apakah masih tertidur atau sudah bangun.


Melihat istrinya masih tertidur, Sean memutuskan untuk melanjutkan pekerjaannya di kamar sang istri.


__ADS_2