Menikahi CEO Cacat

Menikahi CEO Cacat
Mulai Terkuak (2)


__ADS_3

" Kita perlu bicara." Sean menautkan alisnya ketika mendengar ucapan Chelsea. Dia satu-satunya orang yang berani melakukan hal itu padanya.


" Tunggu sebentar, kakak pasti belum berkenalan dengan suamiku. Dan dia juga tidak tahu tentang kakak." Bella baru ingat kalau dia belum memberi tahu tentang Chelsea.


" Dia sudah tahu, jadi jangan khawatir. Suami mu tidak akan membiarkan orang asing mendekati istrinya tanpa menyelidikinya terlebih dahulu."


Bella terpana. Dia baru sadar kalau suaminya tidak buta atau tuli, dan dia selalu memberikan banyak pengawal untuknya. Sepertinya, terlalu di manjakan oleh suaminya hingga Bella tidak peka sama sekali.


" Baiklah, ingat untuk tidak bertengkar. apapun masalahnya jangan menggunakan emosi, mengerti?" Sean tertawa pelan mendengar pesan istrinya.


Baiklah, Sean cukup tertarik dengan saudari kembar istrinya, bukan tertarik pada hal-hal romantis namun wanita itu layak dijadikan teman kerja sama dan cukup mengkhawatirkan jika di jadikan musuh.


" Hmm, kau ikut ke ruang kerja ku. Dan kau!" Sean menatap Li Wei. " Jangan coba-coba mengambil kesempatan pada istri ku jika aku tidak ada."


" seolah-olah aku takut pada mu." Li Wei mengabaikan ancaman Sean.


" Maka kau bisa mencobanya."


" Baiklah- baiklah! Silahkan kau pergi, aku akan menikmati teh buatan murid ku." Li Wei mengibaskan tangannya saat mengusir Sean.


Setelah keduanya pergi. Bella dengan patuh menghidangkan teh terbaik yang selalu di sediakan dirumahnya untuk Li Wei.


***


" Jadi, apa yang ingin kah bicarakan?" Sean penasaran pada Chelsea.


" Panggil aku kakak ipar!"


Sean tertawa mendengarnya. Dia tiba-tiba teringat pada Brian yang mengatakan hal yang sama beberapa Minggu yang lalu.


" Jika aku tidak mau, bagaimana? Lagipula aku lebih tua dari mu dan aku belum menerima mu sebagai saudari kembar istri ku."


" Apa kau tidak takut jika aku membawa istri mu menjauh dari mu. Bahkan mencarinya ke lubang semut pun kau tidak akan bisa menemukannya."

__ADS_1


" Apa kau yakin kau bisa melakukannya?"


" Tentu saja. Bukan hanya kau saja yang memiliki kekuatan, aku juga memilikinya. Jika aku tidak memiliki kekuatan mungkin aku sudah ditangkap oleh kelompok dari Negara C. Sudah tiga tahun aku menghilang dan lari dari mereka namun sampai sekarang mereka tidak bisa menemukan ku. Kau mungkin bisa menyelediki ku setelah aku sampai di Negara ini dan bertemu dengan adik perempuan ku."


Sean semakin tertarik sekarang. Andai Chelsea adalah seorang pria, dia mungkin akan menjadikannya sahabat. Mereka benar-benar cocok dalam hal kekejaman.


" Jadi, apa yang ingin kau katakan kakak ipar?" Karena tidak mau bertengkar, ditambah Sean yakin Bella akan sedih kalau sampai tahu bahwa dia tidak menghormati kakak perempuannya. Jadi, Sean memutuskan mengikuti kemauan Chelsea.


Akhir-akhir ini ada beberapa orang yang sangat keras kepala dan memaksanya memanggil mereka kakak ipar.


Mungkin jika orang-orang mendengar hal itu. Mereka pasti meremehkan Sean dalam hati.


" Aku ingin kau merawat remaja yang bernama Mark di rumah ini bersama Adi perempuanku." Ini kejutan untuk Sean. kenapa Chelsea memintanya Mark di rawat di rumahnya sedangkan ada Brian yang sangat melindungi remaja tersebut. Belum lagi Chelsea terlihat tidak benar-benar peduli dengan keluarga William terutama Brian dan Mark yang notabene keluarganya.


" Kenapa dia harus tinggal disini? Dan, apa kau tidak tahu kalau dia juga adik laki-laki mu? kau mengatakan seolah kau tidak memiliki hubungan dengannya."


" Lakukan saja apa yang aku perintahkan. Tidak perlu mencari tahu alasannya, lagipula semakin sedikit kah tahu maka semakin baik untuk hidupmu."


" Aku tahu kau tidak lemah. Tapi tidak semua hal bisa kau ketahui."


" Beri aku alasannya, atau aku tidak akan melakukan permintaan mu. Kita akan melihat apa aku bisa melawan mu atau tidak."


Chelsea menghembuskan nafas kasar. Dia tahu hal ini akan terjadi, dan benci karena Sean sulit di kendalikan.


" Wanita di keluarga William tidak mudah untuk di hadapi. Aku harus mencari keberadaan ibu kami sebelum bergerak melawannya. Dan saat ini Bella dan Mark sedang di buru oleh organisasi Naga Merah untuk di jadikan alat sebagai penguasa dunia."


Sebenarnya apa yang dikatakan Chelsea pada Bella tidak sepenuhnya benar. Sebenarnya adalah kelompok Naga Merah melakukan mengumpulkan orang-orang jenius di dunia lalu membuat mereka bekerja di bawah perintah kelompok Naga Merah.


Selain bereksperimen dengan manusia pilihan yang akan di jadikan manusia robot. mereka juga sedang mengerjakan proyek senjata dalam kapasitas banyak untuk memerangi manusia lainnya dan pergi ke beberapa planet untuk menciptakan tempat layak hidup yang baru.


Mereka cukup serakah, dan ketua dari kelompok itu berasal dari Negara J. Mereka bekerjasama dan harus di hentikan atau kedamaian dunia akan segera hancur.


" Jadi, benar dia bukan ibu kalian? Tapi kenapa tes DNA selalu mengatakan kalau itu benar ibu kalian?" Akhirnya kecurigaan Sean sudah terbukti.

__ADS_1


" Sudah ku katakan bahwa dia bukan seseorang yang mudah di hadapi."


" Dia terkait dengan kelompok?"


" Hmm, sudah ku katakan apa yang kau inginkan. Sekarang kau lakukan apa yang ku minta, dan aku akan melindungi mereka dari luar."


" Kenapa kau tidak tinggal disini saja dan mengawasi?" Sean cukup kesal pada sikap Chelsea yang cukup misterius.


" Sepertinya, aku terlalu menganggap mu tinggi." Ini pertama kali Sean di hina sedemikian rupa. Sebenarnya bukan dia yang pertama, Li Wei sudah mengalami beberapa kali hingga dia mulai mati rasa.


Tanpa menunggu jawaban. Chelsea pergi meninggalkan Sean yang kesal namun juga tidak bisa memukuli wanita itu.


" Jhon, cari tahu siapa wanita yang di keluarga William dan apa hubungannya dengan keluarga Jhonson." Keluarga Jhonson adalah keluarga dari pihak ibu Bella.


" Baik, tuan." Jhon yang sudah mendengar semua pembicaraan Sean dan Chelsea langsung paham apa tujuan sang tuan sehingga langsung bergerak.


Setelah di tinggal sendirian. Sean menghubungi Brian.


" Halo, apa ada sesuatu yang buruk terjadi pada adikku?" Brian selalu berbicara tentang Bella.


" Aku hanya ingin memberi tahu mu kalau Bella memiliki saudari kembar, dia baru tiba di Negara ini dan wanita yang ada di keluarga William bukan ibu kalian."


" Apa!" Brian terkejut, dia bahkan meninggal ruang pertemuan. Kakinya sedikit lemah dan tangannya hampir saja menjatuhkan ponsel yang ada di telinganya.


" Aku belum bisa memberi tahu mu lebih banyak, tentang kemana ibu kalian pergi. Biarkan aku dan Chelsea yang mencarinya. Jangan melakukan hal gegabah atau menyinggung wanita itu."


" Baik, dan siapa Chelsea? Apa dia adik perempuan ku?" Brian tidak tahu harus berbuat apa sekarang. Satu sisi, dia bahagia karena memiliki dua adik perempuan dan di sisi lain dia marah karena wanita yang dia anggap ibunya bukan ibu kandungnya.


" Ya. Namanya Chelsea Anastasya. Bella yang memberinya nama. Tentang kemana dia dibawa pergi dan keluarga William tidak tahu tentang keberadaannya. Mari kita tunggu ibu kalian di temukan. Sekarang minta Mark kerumah ku, Chelsea mengatakan bahwa dia dan Bella sedang di targetkan oleh organisasi Naga Merah dari Negara C."


" Baiklah, sekarang aku akan kerumah mu dan bertemu dengannya." Sekarang, Brian ingin bertemu Bella dan Chelsea. kedua adik perempuannya yang menderita akibat ulah wanita yang menyamar jadi ibu mereka.


" Oke." Sean yakin bahwa Chelsea sudah menebak kalau dia akan langsung memberi tahu Brian, tentang percakapan mereka. Dan sepertinya tidak keberatan bertemu dengannya

__ADS_1


__ADS_2