
Ketika Mark pulang dari sekolahnya, tiba-tiba dia di hadang oleh sekelompok geng teman sekolahnya.
" Akan ku berikan pelajaran pada kutu buku ini, berani-beraninya dia merayu wanita ku." Ada nada iri dan kebencian yang sangat besar dari remaja tersebut.
Sebenarnya Mark, tidak pernah merayu siapapun. Para wanitalah yang tergila-gila padanya sehingga banyak anak laki-laki yang membencinya di sekolah.
Setelah itu, tubuh Mark di pukuli oleh lima orang remaja yang seumuran dengannya. Jika hanya dua orang mungkin Mark bisa mengimbanginya, sedangkan dia hanya sendiri.
Suara pukulan terdengar, tidak ada orang yang berniat menolong Mark. Mengingat mereka mengenal siapa kelompok itu.
Selain keluarganya yang kaya. Mereka juga memiliki pendukung kelompok mafia yang cukup di takuti di ibukotanya.
Wajah Mark babak belur, namun dia juga tidak membiarkan lawannya baik-baik saja. Semua orang menerima pukulan darinya, hanya saja Mark terlihat lebih menyedihkan.
Saat Mark sudah mulai kehilangan kekuatan. Tiba-tiba ada sebuah mobil yang sangat Mark kenal, berhenti di sampingnya.
Bukannya menolong, ucapan penumpang yang ada didalam mobil membuat Mark semakin membencinya dan bersumpah akan membalasnya di masa depan.
" Nona, adik anda di pukuli. Sebaiknya kita membantu Tuan muda mark." Kata supir keluarga William yang bersimpati melihat keadaan Mark.
" Biarkan saja, ayo kita pergi! Jika dia mati hari ini, mungkin itu karena nasib sialnya dan mungkin karena karena sudah mempermalukan kakak perempuannya." Amanda sangat membenci Mark, bukan hanya Mark tapi Brian dan Bella.
Dia merasa dirinya paling menderita dari orang ketiga tersebut.
" Tapi, nona." sang supir menyela. Dia tidak menyangka kalau Amanda sekejam itu pada adik kandungnya sendiri.
" Jika kau tidak mau pergi! Maka aku akan memberi tahu ayah, dan mari kita lihat bagaimana hidupmu setelah ini." Donita sangat sombong dengan kasih sayang kedua orangtuanya. Dia juga merasa bangga selain dirinya, ayah dan ibunya tidak pernah memperdulikan saudara kandungnya yang lain.
Karena ketakutan, sang supir menghidupkan kembali mobilnya dan meminta maaf pada Mark dalam hati.
__ADS_1
Sebelum pergi, Amanda tidak lupa memberikan kata-kata yang selamanya Mark tidak akan lupa. Mulai hari ini dan seterusnya, dia tidak akan menganggap kalau Amanda adalah kakak perempuannya.
" Teruskan saja! Jika dia mati, aku akan membantu kalian dari jeratan hukum. Anggap saja itu nasib sialnya Karena terlalu sombong." Kata Amanda pada sekelompok geng tersebut.
Sedangkan para remaja yang awalnya ketakutan dengan kedatangan mobil keluarga william. Langsung tercengang mendengar ucapan kakak perempuan Mark. Mereka tidak menduga kalau kakak perempuan Mark akan Setega itu pada adik kandungnya sendiri.
Mereka tidak berniat membunuh, hanya memberikan pelajaran. Tapi karena Amanda, mendukung dan berjanji akan membantu jika polisi menangkap mereka. Akhirnya mereka tambah bersemangat, hingga pukulan berlanjut sampai Mark hilang kesadaran.
Namun, dengan samar-samar dia merasa seseorang sedang bergegas kearahnya dan memukuli satu persatu kelompok itu.
***
Bella yang awalnya, hanya ingin melihat suasana sekolah mark. Terkejut melihat perkelahian didepan sekolah dan disaksikan oleh banyak orang.
Namun, tidak ada satupun orang yang menyelamatkan hidup si korban.
Ketika Bella melihat siapa remaja malang yang hilang kesadarannya dan tertidur di tanah. Dia segera berlari.
Bahkan salah satu dari mereka mengeluarkan seteguk darah. Semua orang menatap kagum pada wanita cantik yang memiliki kemiripan dengan Mark.
Tidak memerlukan tenaga yang banyak, kelompok itu berjatuhan satu persatu. Sebenarnya mereka lemah, hanya karena jumlah mereka berlima dan Mark hanya sendiri sehingga mereka bisa mengalahkan Mark.
Bella tidak meninggalkan bekas pada kulit mereka. Dia hanya menendang bagian-bagian tertentu, meskipun mereka mengalami sakit yang sangat parah. Namun, hanya Dokter tertentu yang bisa melihat luka itu, dan Bella satu-satunya Dokter yang bisa melakukannya di ibukota.
Setelah menyelesaikan kelima pemuda itu, kini Bella menargetkan ketua mereka yang sudah terduduk pucat. Dia adalah putra dari keluarga Parker yang bernama Zyan Joyce Parker.
Dia merasa kalau kematian akan menjemputnya. Tatapan mematikan Bella hampir membuat bagian bawahnya basah karena ketakutan.
Dia menyesalinya. Bella sangat menyeramkan dan melihat wajah Bella secara dekat, dia merasa kalau Bella adalah saudara kandung Mark. Karena ada kemiripan wajah antara Bella dan Mark.
__ADS_1
" Apa kau tahu, disebut apa kau saat ini?" Tanya Bella dingin.
" A-apa?" meskipun gugup, dia tidak ingin kehilangan reputasinya sehingga dia masih bisa menjawab.
" Pengecut! Brengsek! Dan menjijikkan." Lalu, Bella memukul wajah remaja tersebut hingga giginya rontok di bagian depan. Itu akan membuatnya tidak bisa tersenyum di muka umum kecuali dia menggunakan gigi palsu.
Para siswa yang menonton kemalangan mark mulai ketakutan.
" Bukankah, kau sangat arogan? Maka bersabarlah, ini belum seberapa dan kau akan segera mengerti. Apa akibat dari mengganggu orang-orang Isabella Anderson.
Semua orang terpana, ketika mendengar siapa wanita cantik yang mirip dengan Mark. Siapa yang tidak mengenal Bella, istri dari pria yang paling menakutkan di Negara A.
Memprovokasinya, sama saja bunuh diri dengan cara yang sangat mengerikan. Belum lagi, jika berani menyentuh istrinya. Wanita yang dikabarkan sangat di cintai pria itu.
Setelah puas, Bella memanggil pengawal yang di kirim Sean untuk menjaganya dari jarak 10 meter membantu Mark yang sudah tak sadarkan diri.
Awalnya, mereka ingin membantu. Tetapi melihat sang nyonya yang sangat bersemangat dan tidak ada satupun pukulan yang mengenai sang nyonya. Mereka memutuskan untuk melihat dari jauh, dan membereskan sisanya seperti sekolah dan polisi.
" Dan untuk kalian yang hanya menjadi penonton, kalian benar-benar lebih rendah dari seorang bajingan dan pengecut. Coba bayangkan serendah apa posisi kalian." Ucap Bella pada orang yang hanya menonton dan membuat wajah mereka memerah malu.
Menyesal pun sudah tidak mungkin. Sebenarnya mereka bisa membantu, namun hanya mereka tidak ingin di ganggu oleh kelompok Zyan. Mereka memutuskan untuk diam dan tidak merasa bersalah melihat kondisi Mark yang tergeletak di tanah.
Kepergian Bella membuat pihak sekolah yang mendengar laporan dari pengawal Sean, memucat.
Mereka tahu dan amat sangat sadar tentang perilaku kelompok Zyan pada Mark. Namun, mereka mengabaikannya, apalagi ketika mendengar laporan dari salah satu siswa bahwa kakak perempuannya yang menjadi permata di keluarga William tidak memperdulikan Mark dan mendukung kelompok Zyan yang terus memukuli Mark. Sehingga mereka sengaja menutup telinga.
Tapi, siapa yang tahu kalau Bella akan datang dan membantu Mark. Sekarang mereka bukan hanya memprovokasi aset Negara, tetapi mereka juga membuat wanita berharga tuan Sean tidak senang.
Sudah dapat di pastika kalau sekolah mereka akan segera mendapat masalah. Seharusnya, mereka membantu Mark karena keluarga Parker tidak sekuat keluarga Wiliam. Ada kakak laki-laki Mark yang akan membantu mereka jika keluarga Parker membuat masalah. Tetapi, mereka menganggap remeh Mark dan tidak mengingat bagaimana Mark membangun nama sekolah hingga orang-orang menatap kagum kepada mereka.
__ADS_1
" Kita sudah selesai." Kata kepala sekolah dan tubuhnya mulai melemah keran menyesali kebodohannya beberapa saat yang lalu.
Tapi sekarang, penyesalan itu tidak lagi berguna atau bisa membantu mereka. Setelah ini, tidak hanya harus menghadapi kelompok Sean. Tetapi, mereka juga akan terancam kehilangan permata sekolah, dan ini semua karena Zyan dan Amanda.