Menikahi CEO Cacat

Menikahi CEO Cacat
Dimanfaatkan


__ADS_3

" Bagaimana bisa pria sehebat itu, yang sering dibicarakan sebagai pria yang paling romantis dan setia. Melakukan hal jahat pada wanita yang mencintainya? Aku benar-benar tertipu selama ini."


" Tidak, ini bukan salahnya. Mungkin wanita yang bernama Bella itu berhasil membuatnya nyaman dan jatuh cinta kembali." Tentu saja, hanya Amanda yang bisa menyalah artikan kata-kata Yihan. Dia semakin membenci Bella.


" Ya, wanita iblis itu pasti yang melakukannya. Tidak hanya serakah, dia juga melakukan segala macam jenis cara kotor untuk mendapatkan apa yang dia inginkan."


" Kau tidak boleh mengatakan hal seperti itu. Bagaimana jika orang-orang mendengar dan Sean mengetahuinya." Yihan semakin bersemangat.


" Bahkan publik akan semakin membenci pasangan palsu itu!" Amanda yakin bahwa dia benar sehingga tidak merasa takut pada kemarahan Sean.


" Ini semua salah ku, tidak ada hubungannya dengan mereka." Inilah permainan yang selalu Yihan mainkan di Negaranya ketika dia ingin meningkatkan popularitas di mata pria kaya.


" Berhentilah menyalahkan dirimu atas apa yang tidak pernah kau lakukan. Itu akan menyakiti dirimu sendiri dan membiarkan mereka tetap bahagia diatas penderita mu."


" Tapi, aku bukan siapa-siapa di Negara ini. Aku hanya Dokter amatiran yang berniat mencaritahu alasan kekasihku meninggalkan ku. Karena sekarang aku sudah tahu, maka aku harus kembali ke Negara ku untuk merenungi kesalahan ku. Kemungkinan besar aku tidak akan jatuh cinta lagi, hatiku sangat terluka saat kehilangan Sean. Cinta pertama ku dan satu-satu di dalam hidup ku."


" Aku akan membantu mu balas dendam." Amanda semakin bersemangat menghancurkan Bella. Berpikir bahwa kali ini, Bella akan hancur setelah mendengar cerita Yihan. Dia berencana memanfaatkan Yihan namun tidak sadar bahwa dia yang dimanfaatkan oleh Yihan.


" Tidak, aku tidak ingin menyakiti wanita lain. Terutama wanita yang sudah membuat kekasih ku bahagia, biarkan mereka tetap rukun dan itu sudah menjadi hal yang membahagiakan untuk ku."


Yihan senang trik teratai putihnya berhasil. Kini dia tidak perlu menggunakan tangannya untuk balas dendam pada Bella.


" Salah, kau seharusnya membalas mereka. Bagaimanapun hati mu sekarang sudah hancur, dan apa kau rela melihat mereka tetap bahagia bahkan memiliki seorang anak dari hasil perbuatan jahat mereka?" Di tanya seperti itu, Yihan berpura-pura sedang berpikir. Dia harus terlihat bimbang agar rencananya berhasil, dan tidak boleh memperlihatkan kecurigaan pada Amanda.


" Tentu saja, aku sedikit tidak rela. Tapi aku tidak memiliki kekuatan apalagi pendukung. Bagaimana bisa, balas dendam ku akan berhasil. Mungkin nyawaku yang menjadi taruhannya karena kemarahan Sean."


" kau tidak perlu khawatir. Aku, satu-satunya Putri keluarga William akan membantu mu. Ibu ku pasti tidak keberatan."


" Benarkah? Apa tidak berbahaya jika Sean tahu bahwa kau membantuku balas dendam?" wajah Yihan terlihat ragu dan khawatir.


" Jangan takut, keluarga William juga tidak kalah dari keluarga Anderson."


'Betapa sombong dan bodohnya' itu kalimat pertama yang Yihan ucapkan dalam hati. Saat mendengar perkataan Amanda.


Kalau saja keluarga kecil seperti William bisa menghancurkan keluarga Anderson, mungkin keluarga Wang yang jauh lebih terkenal sudah melakukannya sejak lama.


Tapi tidak masalah. Lagi pula, dia tidak akan terlibat secara jelas, hanya menguntungkan pengaruh keluarga William yang dimanfaatkannya.


" Terimakasih, maaf sudah menyusahkan mu. Bahkan kita belum berkenalan, tapi kau sudah sangat baik padaku."


" Jangan merasa sungkan. Kebetulan kita memiliki musuh yang sama."


" Benarkah? apa kau juga menyukai Sean?" Ekspresi wajah Yihan berubah menjadi sendu, cemburu dan tidak berdaya.


" Tidak aku sudah memiliki tunangan. Alasanku membencinya tidak ada kaitannya dengan Sean." Meskipun dia menyukainya di masa lalu. Tapi ibunya sudah mengatakan berulang kali bahwa itu tidak akan berakhir baik sehingga dia melupakannya dan memilih David sebagai calon suaminya.


" Kalau boleh tahu, apa yang Bella lakukan hingga kau tidak menyukainya? Bukan berniat mau ikut campur, hanya saja kau sudah membantu ku. Mungkin saja aku bisa membantu mu meskipun sedikit."

__ADS_1


" Hanya kesal, karena dia sombong setelah menjadi Dokter dan pemilik klinik kecil. Dia juga bersikap buruk pada banyak orang yang lemah dan miskin. Aku tidak menyukainya, itu membuat hati ku kesal."


Setelah di ajari oleh ibunya menggunakan trik-trik licik, Amanda juga tidak mudah di hadapi. Hanya saja, kali ini dia bertemu dengan teratai putih yang mengerikan sehingga belum di ketahui. Apakah dia akan mendominasi atau hancur akibat dimanfaatkan.


" Kau sangat baik. Semoga saja rencana kita berhasil, dan aku akan sangat berhutang pada mu."


" Kita memang harus berhasil."


***


" Tuan, aku ingin melaporkan sesuatu pada anda."


" Lakukan."


" Tapi." Sang bawahan merasa tidak nyaman karena Chelsea ada di ruangan tersebut, dan Li Wei tahu hal itu.


" Tidak masalah, dia bukan orang luar." Chelsea yang memasang wajah kesal akibat menjadi pelayan gratis Li Wei hanya bisa diam. tanpa menunggu banyak waktu, dia segera menyanggupi permintaan Li Wei yang menjadi juru masak sampai apa yang dia minta pada pria itu membuahkan hasil.


" Ini tentang keluarga Wang, tuan. Putri Dokter Chan memanfaatkan putri keluarga William sebagai alat untuk balas dendam mereka pada nyonya Bella."


Suara pisau yang dilempar dan tertancap di lemari kayu dekat Li Wei terdengar. Semua orang terpana dan tidak berani menatap Chelsea yang sudah menjelma seperti ratu iblis setelah mendengar laporan dari bawahan Li Wei.


" Lanjutkan laporan mu!" Chelsea ingin tahu siapa lagi yang menargetkan adik perempuannya.


" Kami tidak tahu apa rencana wanita itu, tapi dia sudah berhasil menarik putri keluarga William ke sisinya."


" Terus awasi kedua wanita itu, dan jangan lupakan pria yang bernama Chan." Perintah Li Wei pada bawahannya.


" Baik, Tuan."


bawahannya segera pergi meninggalkan Chelsea dan Li Wei.


" Bukankah mereka ingin menghancurkan kehidupan adikku, maka aku harus membuat hidup mereka hancur tanpa belas kasihan."


" Apa rencana mu?"


" Kenapa aku harus memberitahu mu?" Chelsea kesal pada dirinya, karena mulai banyak berbicara pada Li Wei. Hal yang aneh yang hanya dia lakukan pada pria Asia tersebut.


" Ayolah, kita sudah menjadi rekan kerja sama, dan aku juga ingin wanita yang berasal dari Negara ku itu hancur. Dia sudah mempermalukan pengobatan kuno dari leluhur kami."


" Kau bisa melakukannya sendiri."


" Tapi rencana yang dibuat oleh wanita jauh lebih menarik dari para pria. Aku tidak sabar melihat kehancuran mereka di tanganmu."


Chelsea menatap jenuh Li Wei yang memiliki banyak alasan yang masuk akal setiap kali mereka berbicara.


" Buat wanita yang bernama Amanda kehilangan tunangannya."

__ADS_1


" Maksud mu, buat wanita yang bernama Yihan merebut tunangan putri keluarga William?" Ini keahlian Li Wei setelah berinteraksi banyak dengan Chelsea.


" Ya, bukankah ini menarik? Dia akan hancur ketika tahu bahwa tunangannya di rebut oleh wanita yang dia bantu, atau lebih tepatnya wanita yang memanfaatkannya sebagai alat balas dendam."


Sontak saja, Li Wei tertawa. Rencana Chelsea memang brilian, seperti membunuh dua rubah dengan satu panah yang beracun. Tidak hanya hancur untuk rubah yang pertama, tapi rubah kedua pun ikut hancur.


Saat Li Wei akan setuju, tiba-tiba saja dia melihat tubuh Chelsea yang akan jatuh. Wajahnya pun mulai terlihat pucat.


Dengan cepat dia membantu Chelsea dan membawanya ke kursi ruang makan.


" Kau di racuni?" Setelah memeriksa nadi Chelsea tanpa meminta izin . Li Wei segera tahu apa yang terjadi pada Chelsea.


" Beraninya kau menyentuh tubuh ku." Chelsea tidak suka sentuhan dari siapapun, kecuali Bella. Namun dia juga tidak bisa melawan karena kondisinya mulai melemah.


" Kau bahkan masih bersikap dingin ketika kondisi mu sangat buruk!" Terlihat jelas bahwa Li Wei sangat khawatir.


" Aku baik-baik saja, lepaskan aku!"


" Racun itu mulai menyentuh bagian hati dan jantung mu."


" Aku baik-baik saja!."


" Berhentilah bersikap kuat! Kau butuh perawatan atau hidup mu tidak lama lagi."


" Aku tahu! Jadi kau tidak perlu cerewet."


" Apa alasan mu kau memaksa ku untuk mencaritahu keberadaan ibu kalian dan menyelesaikan dendam lama pada kelompok itu dengan cepat?" Kini Li Wei mulai paham dengan rencana Chelsea.


" Berhentilah mengurusi hidup ku! Dan tidak ada hubungannya dengan mu jika aku mati."


" Tapi kematian mu menghancurkan banyak hati. Apa kau tidak memikirkan perasaan Bella? Dia sudah lama menderita dan baru sekarang dia menemukan keluarganya. Lalu, dia akan kehilangan mu setelah semuanya selesai. Apa kau tidak takut dia akan hancur? Apa kau tidak takut dia akan bunuh diri setalah mengetahui kepergian mu? Apa kau tidak takut dia akan menyalahkan dirinya lalu menghukum dirinya sendiri? Jangan bersikap bahwa kau kuat dan tidak ada yang peduli pada mu. Chelsea Anastasya!" Ini pertama kali Li Wei menyebut nama Chelsea secara lengkap.


" A-aku, sudah terbiasa sendiri." Entah kenapa Chelsea menjadi sedih dan hal yang selama ini dia sembunyikan bisa Li Wei lihat secara jelas.


" Kau memiliki Bella dan aku. Apakah itu masih belum cukup? Mungkin saja ibu kalian sedang menunggu mu untuk menjemputnya. Pikirkan orang-orang yang tulus menyayangi mu dengan tulus."


Seketika perasaan Chelsea tersentuh. Air mata membasahi kedua pipinya, membuat Li Wei terpana.


" I-ini sudah lama, dan kupikir tidak akan menjadi masalah jika aku pergi setelah berhasil membalaskan dendam kami. Di masa lalu, tidak ada yang peduli pada ku, mereka hanya memanfaatkan kecerdasan ku dan memberikan racun jangka panjang kalau-kalau aku berkhianat dan racun itu akan membunuh ku."


Entah kenapa Li Wei menjadi obat dan memeluk tubuh Chelsea. Wanita itu tidak bersalah, dia hanya korban dari keserakahan banyak orang yang tidak berotak.


" Aku akan membantu mu sembuh. Tapi kau harus berjanji untuk tetap hidup dan tidak menyerah." Meskipun hanya ada sedikit kemungkinan untuk berhasil, tapi Li Wei tidak akan menyerah.


" Tidak ada penangkal untuk racun ini." Itu yang Chelsea tahu. Jika tidak, dia mungkin sudah menemukannya sejak lama.


" Apa kau pikir, aku Dokter amatiran yang memberikan janji kosong pada pasiennya? Jika aku mengatakan bisa, maka itu sudah pasti bisa."

__ADS_1


" Kau tahu, kau pria paling menyebalkan yang pernah ku kenal." Setelah itu, Chelsea bersembunyi dipelukan hangat Li Wei.


__ADS_2