
Sepasang pengantin baru itu kini tengah berbaur dengan tamu undangan. Berjalan berdampingan layaknya pengantin baru yang saling mencintai, dan memancarkan senyum indah yang mampu membohongi setiap mata yang melihatnya.
"Selamat ya Bia, semoga bahagia"
Para rekan sesama artis turut memberikan selamat atas pernikahan Bianca dan Riko. Nyatanya berita miring yang sempat tersebar tidak membuat hubungan baik mereka sebagai teman menjadi buruk. Mereka seolah mengerti jika permainan netizen sangat mengancam kedudukan, karier Bianca yang saat ini sedang naik membuat angin menerpa dengan sangat kuat. Mereka percaya bahwa tidak semua yang di kabarkan media adalah kebenaran
"Aku kesana sebentar"
Riko menunjuk ke sudut ruangan, dimana terdapat para pengusaha muda yang menjadi rekan kerjanya. Bianca menjawab dengan senyuman dan anggukan kepala, ia kembali berbincang dengan teman temannya, hingga akhirnya terdengar suara nyaring seseorang dari atas panggung yang membuat heboh semua tamu undangan
__ADS_1
"Bagaimana kalau malam ini kita di hibur oleh pengantin?" seru wanita cantik itu. Sontak semua tamu undangan menjadi riuh dan bersorak meminta Bianca untuk menyumbangkan suaranya di hari bahagia ini
"Bagaimana pengantin, setuju?" kembali seruan itu terdengar
Bianca melirik sekitarnya, mencari laki laki yang beberapa menit yang lalu menjadi suaminya, setidaknya ia ingin meminta izin terlebih dahulu untuk naik ke atas panggung sana. Namun ia tidak melihat adanya sang suami karena kini tamu undangan menutupi pandangannya. Akhirnya dengan terpaksa ia menaiki panggung tanpa meminta persetujuan dari sang suami
"ehm.. cek.. " Bianca tertawa sendiri saat menyadari gayanya yang terkesan norak. Mikrofon di sebuah hotel ternama tentu saja memiliki kualitas bagus, jadi tidak perlu lagi harus berdehem untuk menormalkan suara. Namun karena terbiasa mengisi off-air di kampung, membuatnya memiliki kebiasaan baru sekarang
"Frans..."
__ADS_1
Semua tamu undangan kompak menyebutkan satu nama yang selama ini selalu menjadi rekan duet Bianca. Lalu bersorak meminta Frans untuk naik ke panggung menuruti permintaan mereka. Frans yang sejak tadi berada di jajaran rekan rekan artis yang lain pun dengan senang hati menuruti kemauan fans-nya
Frans berjalan dengan gagahnya menuju panggung mini yang kini di kerumuni para undangan, lalu mengambil mikrofon lain dan mulai mengalunkan suara merdunya. Ia mulai berjalan kearah Bianca yang tersenyum ke arahnya dengan diiringi alunan musik yang begitu romantis, dan malam ini keduanya kembali menjadi pusat perhatian untuk kesekian kalinya karena keberhasilan mereka dalam berduet
Semua orang hanyut dalam dekapan suara merdu dua penyanyi yang kini juga ikut hanyut dalam nyanyian yang mereka bawakan. Namun di ujung sana, laki laki itu tengah mengepalkan tinjunya dengan wajah datar tak terbaca. Dialah Riko, laki laki yang sudah menyandang gelar sebagai suami dari Bianca
Prok... Prok...
Riuh tepuk tangan dan sorakan dari para tamu undangan meminta lagi dan lagi. Semua orang seakan tiada bosannya menyaksikan duet spektakuler yang malam ini terjadi. Jika biasanya mereka hanya bisa menyaksikan duet spektakuler pasangan duet itu dari layar kaca, maka malam ini semua itu terpampang nyata
__ADS_1
"Untuk lagu kedua, saya mau berduet bersama suami saya" Bianca menunjuk Riko yang baru ia lihat keberadaannya di ujung ruangan sana "Suami, sini gabung sama istri, hahhah"
Semua orang bertepuk tangan menyambut kehadiran sang pengantin laki laki. Riko meminta izin kepada semua rekan kerjanya, lalu berjalan dengan gagahnya menuju panggung kecil, dimana sang istri kini tengah menunggunya.