Merried By Accident

Merried By Accident
Bab 84


__ADS_3

Siang ini, sesuai janji yang sudah dikatakan mba Nini pagi tadi, kini ia sudah berada di cafe Delima. Ia melihat kesana kemari, mencari keberadaan Riko. Setelah melihat Riko yang duduk di salah satu meja pojok, mba Nini segera berkalan mendekat, dan duduk berhadapan dengan Riko.


"Selamat siang" sapa mba Nini


"Siang"


"Baiklah, aku tidak bisa lama, jadi biar aku katakan secara langsung saja pada intinya. Aku tidak tahu secara detail tentang masalah apa yang sebenarnya terjadi dalam keluarga kamu dan Bianca, yang aku tahu, kamu sudah menghancurkan kepercayaan Bianca. Rencana balas dendam yang selama ini kamu lakukan sudah benar benar membunuh rasa percaya Bianca terhadap dirimu" mba Nini menjeda ucapannya "Aku sudah bersama Bianca selama belasan tahun, tuan Andre memilih aku dan mas Iwan sebagai penjaga, sekaligus pelindung untuk Bianca saat dia memutuskan untuk memulai karier di dunia musik, dan selama aku bersama dengannya, aku tidak pernah melihat cinta lain dimatanya selain untuk ayahnya. Tapi hari ini, cinta itu sudah terbagi, cinta yang semula hanya untuk satu laki laki paling berharga dihidupnya, kini ia berikan padamu"


"Tapi aku sudah menyakiti Bianca mba, apa mungkin dia masih bisa memaafkan kesalahanku?"


"Hati Bianca itu lembut, dia memang terlihat tegar secara fisik, tapi hatinya..." mba Nini menggelengkan kepala, karena ia tidak tahu lagi bagaimana menjabarkan hati Bianca yang begitu lembut dan pemaaf

__ADS_1


"Mba, boleh aku bertanya sesuatu?" tanya Riko


"Katakan"


"Kenapa mba membantuku?"


"Aku akan melakukan apapun asal Bianca bahagia, dan aku yakin bahwa kamu adalah sumber kebahagiaan untuknya"


"Bahkan kamu tidak akan bisa melihat pelangi jika tidak pernah melewati hujan. Bukankah pepatah yang mengatakan, bahwa pasti akan ada pelangi setelah hujan. Itulah yang terjadi, ujian ujian kecil seperti ini bukan untuk merusak hubungan, tapi ini adalah jalan yang tuhan berikan agar kamu dan Bianca bisa lebih memahami satu sama lain" ucap mba Nini, sementara Riko hanya manggut manggut mendengar jawaban mba Nini. "Tapi jujur, mba masih belum mengerti, kenapa kamu dendam dengan Bianca"


"Aku... Selama ini aku salah sangka mba, aku pikir Bianca adalah selingkuhan dari Gabriel, mantan suami kak Chintya yang akhirnya diceraikan karena laki laki itu ketahuan selingkuh" jelas Riko

__ADS_1


"Gabriel?" mba Nini seperti mengingat ingat nama satu itu


"Dia penyanyi solo pria yang juga sempat menjadi perbincangan. Tapi saat ia berada diatas kejayaannya, laki laki itu malah selingkuh dengan seseorang yang belakangan ini baru aku ketahui siapa"


"Siapa wanita itu?" tanya mba Nini penasaran


"Carissa" jawab Riko


"Carissa?" mba Nini tidak pernah mendengar nama itu sebelumnya dalam industri tanah air, ia pernah beberapa kali mengambil job untuk make-up beberapa model ternama. Namun ia tidak tahu dengan model yang bernama Carissa, bahkan ia baru mendengar nama itu saat ini


"Dia memang model baru. Mungkin demi melancarkan jalannya untuk sukses dalam modeling, maka dari itu dia mengambil jalan tengah"

__ADS_1


Mba Nini tampak penasaran, ia mengeluarkan handphone-nya dari tas jinjing yang sejak tadi ia pegang. Ia segera mencari nama Carissa dalam internet, hingga akhirnya ia menemukan satu buah foto yang menampakkan wajah Carissa dengan jelas. Mba Nini melihat foto itu dengan teliti, ia seperti pernah melihat wanita ini sebelumnya, tapi dimana?


__ADS_2