Merried By Accident

Merried By Accident
Bab 53


__ADS_3

"Jangan macam macam Riko" ucap Sonia


"Hanya satu macam Son, mangga muda" jawab Riko santai "Carikan aku mangga muda yang dipetik langsung dari pohonnya, lalu bawa kemari. Dalam waktu 30 menit, kamu sudah harus membawa mangga itu kehadapanku"


"Tapi aku... "


"Carikan mangga muda, atau kerjakan semua tugas kantor" tawar Riko


Huh


Sonia segera keluar dari ruangan Riko tanpa permisi. Ia sudah sangat jenuh dengan segala pekerjaan kantor, dirinya yang seharusnya hanya menjadi seorang sekretaris, selama satu minggu ini dituntut untuk memerankan dua posisi sekaligus. Mendapat tawaran menggiurkan dari Riko untuk memilih mencari mangga muda atau mengerjakan semua pekerjaan kantor, tentu menjadi pilihan yang mudah untuk Sonia.


"Mangga muda" monolog Sonia


*


"Hai Son, dimana mangga mudanya?" tqnya Riko saat melihat Sonia memasuki ruangannya tanpa membawa apa apa


"Di pantry" jawab Sonia, setelahnya ia duduk disofa ruangan Riko


"Kenapa tidak kamu bawa kemari?" tanya Riko sembari menghampiri Sonia yang tampak duduk lelah di sofa

__ADS_1


"Sabar, sebentar lagi Ob yang mengantar kesini" ucap Sonia lemas


"Kamu kenapa? Sakit?"


"Lemas" jawab Sonia sekenanya


"Lemas?" tanya Riko bingung


"Aku tadi lari" jawab Sonia setengah sadar


"Lari? Kenapa?" tanya Riko makin penasaran


"Kenapa, kenapa. Aku tadi parkir mobil agak jauh dari tempat ngambil mangganya. Pas aku lagi metik mangga, pemiliknya keluar rumah, jadi aku dikejar kejar" jelas Sonia kesal


Tok... Tok...


Perhatian Riko teralihkan pada pintu yang diketuk dari luar "Masuk"


"Permisi pak, saya ingin mengantarkan mangga muda pesanan ibu Sonia" ucap Ob yang ternyata diutus Sonia untuk membersihkan mangga muda yang tadi ia dapat


"Bawa kesini" titah Riko

__ADS_1


Ob itu menyerahkan piring yang berisi mangga muda kepada Riko. Setelahnya ia pamit undur diri, dan pergi dari ruangan Riko. Sedangkan Riko, setelah kepergian Ob tadi, ia hanya menatap mangga muda yang tampak menggiurkan itu tanpa berniat untuk memakannya


"Kenapa tidak dimakan?" tanya Sonia saat melihat Riko yang hanya diam


"Aku benar benar harus memakan mangga hasil curian?" tanya Riko tak yakin


"Kamu yang menginginkannya, jadi makanlah" peringat Sonia


Riko mulai menancapkan garpu yang memang sudah tersedia diatas piring. Ia melihat mangga itu sedikit ragu, apakah ia benar benar harus memakan mangga hasil curian sekretarisnya itu, atau justru ia harus membuangnya. Tapi melihat betapa menggiurkannya daging mangga muda itu, seketika tanpa sadar membuat Riko menyuapkan potongan mangga muda itu kedalam mulutnya.


Riko melahap mangga muda itu dengan rakus. Sonia yang semula lemas karena capek, seketika duduk dengan tegak saat melihat Riko yang menyantap mangga muda itu dengan lahap. Sonia bahkan sampai menelan air liurnya beberapa kali saat melihat Riko yang menyuapkan mangga yang masih tampak putih itu kedalam mulutnya. Tadinya ia pikir Riko hanya ingin mengerjainya dengan mencari buah mangga muda itu, tapi ternyata Riko benar benar memakan habis buah mangga yang ia bawa


"Sejak kapan kamu suka mangga muda Rik?" tanya Sonia penasaran


"Sejak hari ini" jawab Riko santai, sembari terus menyuapkan potongan mangga kedalam mulutnya.


"are you serious? Aku baru pertama kali melihatmu memakan mangga muda itu. Apa jangan jangan kamu sedang ngidam?"


Uhuk...


Pertanyaan Sonia sintak membuat Riko terbatuk "Ngidam? Kamu pikir aku ini hamil? Aku ini laki laki sejati Son, mana mungkin aku hamil" sangkal Riko

__ADS_1


"Bukan kamu, tapi istrimu"


__ADS_2