Obgyn Kesayangan CEO

Obgyn Kesayangan CEO
Part 103


__ADS_3

Bara mengambil amplop hadiah yang diberikan Mayong kepadanya, setelah sukses ngerjain sang istri barusan "Bee, kira-kira hadiah apa yang diberikan mereka ya?" ujar Bara. Yasmin mengangkat kedua bahunya tanpa berucap. "Duduk sini, kita buka bareng" Bara menepuk-nepuk tempat di sampingnya. Yasmin pun mendekat. "Wowwwww, paket bulan madu. Maldives" Bara dan Yasmin berangkulan. "Kakakku memang TOP-BGT" ujar Bara tertawa. "Bentar bee, tanggal berapa itu?" sela Yasmin. "Eh..iya ya. Takutnya sampai sana kamu masih kedatangan tamu lagi" Bara memeriksa tanggal tiket dan booking hotel nya. "Emang berapa hari sih bee, kamu biasa diapeli tamu mu itu?" lanjut Bara. "He...he....paling lima sampai tujuh hari" Yasmin terkekeh.


"Wah, pas nih kakak kasih tanggal keberangkatan. Dua minggu lagi. Pas dong dengan masa subur kamu..ha...ha... Pasti ini yang reques tanggalnya Maya. Dia memang ahli mengatur tanggal kesuburan" seloroh Bara. "Betul-betul kompak mereka" tutur Yasmin menimpali. "Kompak juga sedikit somplak" Bara melanjutkan ucapan Yasmin istrinya.

__ADS_1


Tak sengaja Bara menjatuhkan amplopnya. Isinya berhamburan keluar. "Eh apa nih? Kok ada surat pengalihan saham dan pengangkatan direksi juga. Wah ada yang nggak bener ini?" Bara mengernyitkan alisnya. Yasmin ikut melihatnya, "Apaan itu bee?" Bara hanya menggeleng. Ponsel Bara berbunyi, "Halo Kak. Apa maksudmu ini?" "He...he...belum apa-apa sudah kau berondong nih kakak. Kakak mau pulang duluan sama Maya. Barusan Maya dilepas infusnya sama ayah. Baik-baik ya sama mertua" Mayong terkekeh. "Kak, apa maksudnya pengalihan saham sama perubahan direksi?" Bara masih memberondong pertanyaan ke Mayong. "He..he...masih belum paham juga. Kan pernah kubilang padamu adikku yang sudah menjadi dokter. Kalau kamu menikah silahkan urus Samudera yang telah diambil alih oleh Nayaka. Kuangkat adikku sayang ini untuk menempati jabatan presdir di sana. Lagian nama Samudera sekarang telah diubah oleh tuan Akio menjadi Nayaka. Mau tidak mau kau harus mau" ucap Mayong sedikit memaksa sang adik. "Dasar tuan pemaksa" Bara menggerutu. "Jangan bilang tuan pemaksa ya. Hanya Maya yang boleh mengatakan kalau aku tuan pemaksa" sarkas Mayong menutup panggilan. Bara ngedumel jelas. Yasmin yang menyandarkan kepala di bahu Bara, sedikit mendongak memandang suaminya. "Kak Mayong memaksaku menjadi presdir di Nayaka Indo. Waktu luangku akan semakin tersita..huh.." Bara sedikit kesal ke sang kakak. "Uluh...uluh...gitu aja ngambek, pasti kak Mayong memberikan yang terbaik untuk adiknya" bela Yasmin untuk Mayong. "Bukan gitu bee, di RS waktuku sudah banyak tersita. Belum lagi perusahaan suruh ngurus juga" Bara berkeluh kesah. "Pikirkan nanti aja, yuk ngantar papa, mama, kak Mayong dan Maya yang mau pulang" Yasmin beranjak dari tidurnya. Mau tak mau Bara mengikuti langkah istrinya keluar kamar lagi.


Sesampai di lobi, ternyata semua anggota keluarga Suryolaksono sudah berkumpul di lobi. Pak Santoso beserta istri, mertua Bara juga ikut mengantar kepulangan besannya. "Nggak mampir dulu pak Suryo" basa basi pak Santoso. "Makasih pak, mungkin lain waktu" ujar papa Suryo. Tak ketinggalan keluarga M2R juga pamitan ke semuanya. Dengan tetap menggendong Raja, Mayong juga menggandeng Maya yang masih nampak sedikit lemas. Bahkan tangannya pun masih tertempel plester bekas infus. "Bar, nikmati cutimu ya" ledek papa Suryo. "Menikmati cuti dengan mencangkul kayaknya bermanfaat dech Bar" Mayong menimpali. Papa Suryo dan ayah Abraham ikut tertawa. Mama Clara pun menyambung," Cangkul sawahnya yang benar Bar, jangan sampai keliru". Semua tambah terpingkal. "Cangkul di sawah beneran, lagian mau cangkul di kasur kan belum bisa" lirih mama Clara. Yasmin yang mendengar ucapan mama mertuanya hanya tersenyum kecut. Sungguh keluarga yang somplak semua ternyata, batin Yasmin. Ups kok malah ngatain keluarga Bara (smoga othor nggak sampaikan ke keluarga papa Suryo....pissss ya thor..he...he...).

__ADS_1


"Ma, Pa ntar aku dan Maya mau mampir ke pak Bowo dan bu Marsinah ya. Mumpung di sini skalian nengokin adik-adik di panti" ujar Mayong. "Kalau Maya nggak kuat nggak usah dipaksain dulu" nasehat papa Suryo. Mayong mengangkat jempolnya tanda setuju ucapan papanya. "Ayah Abraham gimana? Barengan kita skalian atau gimana?" tutur Mayong. "Nggak, ayah sudah ada pak Amin yang dampingin".


Bara menikmati hari-harinya selama seminggu di kediaman Yasmin. Suasana asri, udara yang masih sejuk dan jauh dari hiruk pikuk kebisingan jalan raya yang penuh dengan kemacetan. Bara pun mencoba apa yang dikatakan papa Suryo dan mamanya, mencangkul di sawah. Saat matahari mulai terik, Yasmin menyusul membawakan makan siang untuk suami dan ayahnya. "Yah, Bee....istirahat dulu Kubawain sayur asem sama tempe goreng ini" panggil Yasmin. Para tetangga yang juga berada di sawah, memandang takjub kehadiran Bara. "Wah, pak dokter bisa nyangkul juga ternyata" seloroh salah satu dari mereka. "Sini..sini pak, mari gabung dengan kita" Bara menawari bapak-bapak itu untuk makan bareng di pematang sawah. "Wah...rasanya emang luar biasa", gumam Bara. Rasa haus dan lelah tergantikan oleh nasi, sayur asem dan tempe goreng buatan sang istri...Bara sedikit lebay boleh dong...? Kayak beneran bisa nyangkul aja, padahal Bara baru tahu yang namanya cangkul karena ditunjukin oleh pak Santoso mertuanya. "Bukan pencitraan to bee?" Yasmin terkekeh mengomentari Bara. "Hanya ingin menjadi menantu yang disayang mertua aja" Bara ikutan berbisik ke telinga sang istri.

__ADS_1


Setelah seminggu berkutat dengan dunia persawahan, sekarang waktunya balik ke dunia nyata, dunia pembiusan..he..he... Pagi itu Bara mendapat telpon IGD Ponek, kalau mau ada cito operasi dengan Ante Partum Blooding (perdarahan sebelum masa persalinan) bersama Maya. "Bee, aku duluan ya. Nggak papa kan nanti ke butik sendiri?" pamit Bara. "Hari ini aku ngegambar dari rumah aja" ujar Yasmin. "Oooo begitu ya, eh Bee sudah selesai belum sih?" arah bola mata Bara menunjuk ke inti tubuh Yasmin. Yasmin tersipu, "Kayaknya sih sudah aman". Bara sumringah.


#to be continued, happy reading# 👌🤗

__ADS_1


__ADS_2