Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 106 - Reset


__ADS_3

Kron, Raptor, Rias, dan Yuno kemudian berkumpul di tempat pertama kali mereka datang. Iris, Rexus, dan Hellian berdiri di depan mereka berempat.


Hellian mengatakan bahwa Kron dan orang orangnya akan dikirim ke Essaract 3 tahun setelah mereka meninggalkan Essaract.


Kron menghela nafas seolah ia sudah mengetahui akan ada sesuatu yang berubah sangat drastis. Iris merapalkan Mantra yang membuka sebuah pintu raksasa. Pintu putih tersebut terbuka dan memancarkan cahaya putih yang sangat terang.


Mata Rexus berkaca kaca, Hellian mengelus kepalanya, dan Raptor tersipu malu melihat wajah imut dari seorang Rexus. Kron menapuk punggung Raptor seolah menyuruh Raptor untuk mengatakan sesuatu.


Raptor kemudian berjalan perlahan dengan gugup mendekati Rexus. Rexus kemudian langsung berlari dan memeluk Raptor. Dan secara tidak sengaja, Rexus mendorong dirinya dan Raptor memasuki pintu tersebut.


Kron dan orang orang yang ada di tempat tersebut terkejut membatu melihat kejadian tersebut. Hellian kemudian tertawa dan Iris menggeleng gelengkan kepalanya dengan tersenyum.


Kron menghela nafas karena tahu bahwa pekerjaannya akan bertambah lagi. Dan setelah itu, Kron, Rias, dan Yuno berjalan menuju ke pintu tersebut dengan lambaian tangan.


Hellian dan Iris membalas lambaian tangan tersebut dengan tersenyum. Ketika Kron dan yang lain sudah memasuki pintu tersebut, lambaian tangan Iris dan Hellian berhenti.


Senyuman tersebut langsung berubah menjadi sebuah wajah yang menampakkan kekhawatiran. Hellian kemudian mengatakan bahwa Kron akan baik baik saja dengan tatapan yang memancarkan kepercayaan dan keyakinan.


Kron dan yang lain melewati pintu tersebut dan mereka menemukan diri mereka tepat di depan gerbang masuk sebuah kota di kerajaan yang besar.


Kota tersebut mengibarkan sebuah bendera yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Dan ketika mereka sedang terdiam di depan gerbang tersebut, terdengar suara yang tidak asing bagi Kron.


"Minggir oi! Kalian menghalangi jalan !" teriak seorang penduduk


Orang tersebut lewat dengan sebuah mobil yang sudah dimodifikasi. Mobil yang seharusnya menjadi rahasia Kerajaan Orion tiba tiba lewat dengan mudahnya di depan Kron dengan bentuk yang sudah dimodifikasi.


Mobil tersebut telah dimodifikasi sehingga dapat mengangkut barang banyak, mobil tersebut menjadi seperti mobil pickup. Kron dan yang lain kemudian membukakan jalan dan gerbang menuju ke kota tersebut terbuka.


Kota tersebut sangat tidak asing bagi Kron. Kota tersebut adalah kota yang ia selamatkan dulu, kota yang menjadi pusat kerajaannya, Kota Orion.


"Yang Mulia.." kata Yuno


"Ya, aku tahu." kata Kron


"Sebentar, dimana Raptor dan Rexus ?" tanya Rias


"Tenang saja, mereka pasti aman." jawab Kron


"Sekarang, kita harus memikirkan apa saja yang terjadi selama 3 tahun ini. Carilah informasi sebanyak banyaknya dan berkumpulah di tempat yang aku tandai ini." kata Kron


"Baik, Yang Mulia !" jawab Rias dan Yuno


"Satu lagi, sampai aku beri kode selanjutnya, panggil saja aku Lincoln." kata Kron


Rias dan Yuno kemudian menganggukan kepala. Dan setelah itu, mereka bertiga berpencar. Kron dengan sigap langsung menuju ke tempat yang menurutnya paling mudah untuk mendapatkan sebuah informasi.


"Rumah ini.. tidak banyak berubah ya." kata Kron


Kron kemudian membunyikan bel namun tidak ada yang menjawab. Melihat tak adanya orang di rumah tersebut Kron kemudian menuju ke tempat tertinggi di kota tersebut dan mencoba melihat ke seluruh kota.

__ADS_1


"Wajah para penduduk.. tidak ada yang aneh. Kota ini sudah mengalami banyak perubahan ya." gumam Kron


Ketika Kron sedang melihat sekitar kota, ia melihat segerombolan orang yang sudah lama tidak ia temui.


"Mereka..!" kata Kron yang pupil matanya melebar


Kron kemudian langsung pergi ke dekat gerombolan tersebut dengan sangat cepat. Ia kemudian menyamarkan dirinya dan mencoba mendekati gerombolan tersebut.


"Ya, ayo kita makan siang di sana !" kata Rose


"Hmm, aku bosan makan di sana terus! Ayo pindah ke tempat lain !" kata Anima


"Jangan begitu, koki di sana sangat senang ketika kita datang, apalagi tempatnya sepi bukan ?" kata Justin


"Ahh, aku ingin pindah sesekali !" kata Alramal


"Mana saja terserah, yang penting cepat karena aku sudah lapar." kata Baja


Kron melihat teman temannya berjalan bersama seperti biasanya. Ia tersenyum dengan mata berkaca karena senang melihat teman temannya tidak kenapa napa.


Liliana dan Bella menyadari seseorang sedang mengikuti mereka. Liliana kemudian menoleh ke belakang namun ia tidak menemui apapun. Bella kemudian berbisik kepada Liliana dan menanyakan apakah Liliana juga merasakan seseorang mengikuti mereka dan Liliana menjawab iya.


Kron bersembunyi di balik sebuah rumah dan kembali melihat lihat sekitar kota untuk mencari perubahan yang terjadi di Orion selama ia tinggalkan.


Sore telah tiba dan Kron menuju ke tempat pertemuanĀ  yang sudah ia tandai. Tempat tersebut adalah tempat persembunyian Aldizech dan yang lain ketika diusir dari Kerajaan Duca.


Kron kemudian melihat Yuno dan Rias telah bertemu dengan Raptor dan Rexus. Ia melihat dari jauh kalau Raptor dan Rexus sedang bertengkar seperti biasanya.


"Se-Selamat datang kembali, Yang Mulia !" kata Raptor dan Rexus yang terkejut


"Ah, santai saja.. dan kalian berdua. Mengapa tak menikah saja ?" kata Kron


Raptor dan Rexus kemudian wajahnya langsung memerah. Kron kemudian berkata bahwa dia hanya bercanda. Suasana menjadi ramai dibarengi dengan angin berhembus dengan tenang.


"Baiklah, sekarang aku ingin laporan dari kalian." kata Kron yang duduk di dalam gubuk


"Baik, saya telah menemui sejumlah informasi bahwa para petinggi kerajaan, masih sama seperti sebelumnya." kata Rias


"Begitukah? Lalu, siapa yang menduduki posisi rajanya ?" tanya Kron


"Mengenai itu.." kata Rias yang kebingungan menjawab pertanyaan Kron


"Izinkan saya yang menjawab. Mengenai hal tersebut, yang mengisi posisi raja adalah orang orang yang disebut oleh mereka, Juru Selamat." kata Yuno dengan mengepalkan tangannya


Raptor dan Rias terkejut mendengar hal tersebut. Rexus yang bingung menanyakan siapakah Juru Selamat tersebut kepada Raptor. Raptor kemudian menjalaskan kepada Rexus dan Rexus ikut agak terkejut. Kron memassang wajah tidak terkejut seolah sudah menduga hal tersebut.


"Informasi selanjutnya ?" kata Kron


"Baik, orang orang yang berkumpul di kerajaan ini tidak mengetahui siapa itu Yang Mulia. Mereka tidak tahu mengenai sejarah kerajaan ini berdiri." kata Yuno

__ADS_1


"Maksudnya ?" tanya Kron


"Sejarah kerajaan ini.. tidak, sepertinya sejarah di Essaract.. telah dirubah." kata Yuno


Perkataan Yuno membuat semua orang terkejut, termasuk Kron. Hal yang terjadi tersebut berada di luar perkiraannya.


"Jadi.. bagaimana dengan jumlah kerajaan di Essaract? Dan apa saja yang telah berubah ?" tanya Kron


"Mengenai hal itu, maaf saya kurang tahu." kata Yuno


"Anu, Yang Mulia. Izinkan saya yang menjawab." kata Rias


"Silahkan." kata Kron


"Meski belum sepenuhnya menjawab namun ada beberapa hal yang berhasil saya dapatkan. Kerajaan Orion yang anda buat, sekarang dianggap telah berdiri selama puluhan tahun. Dan Kerajaan Orion, sekarang sedang menjalin aliansi dengan Kerajaan Unora." kata Rias


"Begitukah.." kata Kron


Suasana hening sejenak.


"Lalu.. apa yang terjadi dengan Para Petinggi Kerajaan ?" tanya Kron


"Berdasarkan kata para warga, mereka baik baik saja dan memimpin kerajaan ini dengan sangat baik." jawab Rias


"Syukurlah.." jawab Kron


"Yang Mulia, saya menemukan satu kejanggalan." kata Raptor


"Apa itu ?" kata Kron


"Meski saya tidak lama di Orion, namun saya mengenal beberapa kenalan anda. Dan.. satu hal yang mengganggu saya adalah, soal usia mereka.." kata Raptor


Kron baru menyadari hal tersebut. Ia baru menyadari bahwa teman temannya tidak bertambah tua sedikitpun meski waktu telah berjalan selama 3 tahun.


Ia kemudian memikirkan suatu rencana.


Kron kemudian berdiri dan berkata bahwa ia akan menjadi murid di Orion sekali lagi. Dan ia meminta agar Rias, Yuno, Raptor dan Rexus ikut menjadi seorang siswa.


Dan keesokan harinya, mereka mendaftar ujian masuk ke Sekolah Terresia.


---------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !

__ADS_1


Terima Kasih !


----------=======-----------


__ADS_2