Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 123 - Pergerakan


__ADS_3

Hanya dalam 3 hari, berita mengenai telah bergeraknya Para Demi Human yang selamat sampai ke telinga Raja Iblis. Raja Iblis yang mendengar hal tersebut langsung merasa marah dan menyuruh para bawahannya untuk sesegera mungkin memusnahkan Para Demi Human yang tersisa.


Rasul Para Dewa dengan cepat menggerakkan kembali pasukannya. Mereka menyebar ke 8 penjuru mata angin dan memulai pemusnahan masal terhadap segala suatu yang menghalangi mereka.


"Ada apa ?" tanya Dewa Kerusakan yang tiba tiba muncul di belakang Raja Iblis


"..?! Ti-Tidak ada apa apa, wahai Dewa." kata Raja Iblis dengan bersujud


"Aku tak peduli apa yang akan kau lakukan, asalkan rencanaku dapat berjalan dengan lancar." kata Dewa Kerusakan


"Baik, wahai Dewa."


Ussehan yang mendeteksi pergerakan dari pasukan Raja Iblis secara besar besaran langsung merasakan keanehan. Para Elf yang melihat Ussehan langsung mendatangi Para Dewa dan memberitahu Para Dewa bahwa Ussehan tiba tiba bersikap aneh.


Para Dewa kemudian mendatangi Ussehan. Dan ketika mereka sampai, seluruh tubuh Ussehan seperti dibanjiri keringat. Para Dewa kemudian bertanya mengapa Ussehan sepanik ini dan keringat tanpa henti.


Ussehan menjelaskan bahwa ketika ia sedang mengamati keadaan di Essaract dan pasukan dari Raja Iblis sudah memulai pergerakan dan mulai membantai semua hal yang menghalangi dan menentang mereka.


Para Dewa keherenan dengan penjelasan dari Ussehan, karena bagi mereka seorang Ussehan tidak mungkin akan sangat panik hingga bisa dikatakan ketakutan dan keringatan tidak wajar apabila hanya karena pergerakan dari pasukan pasukan tersebut.


Ussehan kemudian memasang wajah yang lebih serius. Suara yang lirih dan gemetar terdengar dari mulutnya. Para Dewa langsung memiliki firasat bahwa apa yang akan disampaikan oleh Ussehan adalah apa yang membuat dirinya menjadi sepanik dan setakut ini.


"Dia.." kata Ussehan


Ussehan kemudian menjelaskan semua yang ia amati tadi. Para Dewa langsung terkejut dengan perkataan Ussehan. Iris yang sedang merapalkan Mantra penenang terlihat dengan jelas tangannya gemetaran.


Setelah mendengar hal tersebut, Bullaford langsung menekan Hellian agar mempercepat pergantian tubuh untuk Kron. Karena bagi Bullaford, jikalau telat sedikit saja maka Essaract akan hancur.


Hellian yang menggenggam tangannya dengan sangat kuat. Iris mengatakan bahwa apabila tubuh Kron dikembalikan sekarang maka ada kemungkinan Kron akan mati dengan cepat.


"Tak apa. Mari kita lakukan." kata Kron


Para Dewa terkejut dengan kehadiran Kron yang tiba tiba sudah berada di belakang mereka. Kron dengan wajah yang sangat serius seolah siap mati, membuat Para Dewa takjub dan segan terhadapnya.


"Dewi Iris,aku mohon." kata Kron


Iris menolak. Iris mengatakan bahwa resiko yang ada terlalu besar dan tingkat kegagalannya lebih tinggi daripada tingkat keberhasilannya. Kron mengatakan bahwa resiko apapun ia siap menghadapinya, asalkan Essaract tidak hancur maka jikalau mengorbankan nyawanya sekalipun ia siap.


Para Dewa kemudian tertunduk. Ussehan kemudian berkata bahwa Dewa Kerusakan sudah memulai pergerakannya. Para Dewa kemudian berdebat. Bullaford mendesak agar Hellian memberikan perintah, Derowe mengatakan bahwa ia setuju dengan Iris mengenai resiko yang terlalu besar dan lebih baik menunggu sedikit lebih lama lagi.

__ADS_1


Tofa yang mengatakan bahwa ia setuju dengan Bullaford karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi jikalau terlambat hanya satu detik saja.


"Dewi Iris !" teriak Kron


"Baiklah! Akan aku lakukan !" kata Iris


Orang orang yang melihat dari kejauhan kebingungan. Mereka semua kebingungan melihat Para Dewa yang berdebat bahkan sosok yang mereka anggap sebagai Cahaya Harapan ikut berdebat.


Namun mereka meraskaan bahwa debat tersebut sudah berakhir ketika Iris berteriak. Dan sekarang mereka tinggal menunggu hasil perdebatan tersebut dengan cukup khawatir.


Hellian, Iris, Bullaford, dan Kron langsung berlari menuju ke kediaman Para Dewa. Orang orang yang melihat mereka berlari dengan tergesa gesa bertanya tanya dan mulai bergumam bahwa ada sesuatu yang disembunyikan dari mereka.


"Kron !" teriak teman temannya


"Kalian jangan ikut !" kata Kron yang terhenti langkahnya


"Ada apa, Yang Mulia ?" tanya Gordon


Kron hanya terdiam.


"Kron ada apa ?!" kata Justin dan Baja


Kron masih terdiam.


Rexus yang awalnya bingung mengenai apa yang terjadi, setelah berpikir lebih dalam ia menyadari apa yang akan dilakukan oleh Kron dan Para Dewa yang berlari bersamanya.


"Kron !" teriak Hellian


"Ya !" jawab Kron


"Kalian.. terima kasih !" kata Kron dengan tersenyum


Kron berlari meninggalkan teman temannya dan orang orang yang menghampirinya. Teman temannya melihat senyuman Kron. Mereka merasa tidak asing dengan senyuman tersebut bahkan bagi mereka senyuman tersebut seolah sesuatu yang sangat mereka rindukan.


Teman temannya yang belum mendapatkan penjelasan apa apa mulai melangkahkan kakinya untuk mengejar Kron. Namun Rexus mencegah mereka.


"Rexus minggirlah !" kata Justin


Rexus tidak menjawab dan hanya memasang kuda kuda.

__ADS_1


"Sial! Apa yang sebenarnya terjadi ?!" kata Justin


Teman temannya mencoba menerobos namun dengan mudah dapat digagalkan oleh Rexus. Ketika Rias, Raptor, Yuno, dan Gordon ingin ikut membantu menerobos, kekuatan bantuan mereka tidak cukup bahkan untuk mendorong 1 cm seorang Rexus.


Teman teman dan orang orangnya Kron dijatuhkan dengan mudah oleh Rexus. Mereka terkapar di tanah dan dibuat tidak bisa bergerak sementara oleh Rexus. Mereka kemudian bertanya tanya mengapa Rexus sengotot itu mencegah mereka mengejar Kron.


Rexus tidak menjawab apa apa. Raptor yang merasa kekesalannya sudah tidak bisa ditahan lagi langsung melompat ke arah Iris dengan cepat dan membenturkan kepalanya ke kepala Rexus.


Kepala Raptor berdarah dan Rexus hanya sedikit lecet.


"Hanya karena kau sudah tahu apa yang terjadi bukan berarti kau bisa menyembunyikannya dari kami, dasar rakun bodoh !" teriak Raptor


"..." jawab Rexus


"Jawablah apa yang terjadi! Kalau kau diam saja kami hanya akan semakin khawatir dengan yang ada di dalam !' teriak Raptor


Pertengkaran antara Rexus dengan teman teman dan orang orangnya Kron menjadi pusat perhatian dari semua orang. Tofa dan Derowe yang menjaga Ussehan hanya bisa melihat dari kejauhan dan meraskan kepedihan yang dirasakan oleh Rexus.


"Wahai Para Dewa! Apa yang sebenarnya akan terjadi !" teriak Paul


"Apa yang akan terjadi pada Essaract !" teriak Gordon


"Apa yang akan terjadi pada Kron ?!" teriak teman teman dan orang orangnya Kron dengan serempak


Di tempat lainnya, Rasul Para Dewa sudah memusnahkan hampir 12 kerajaan. Pergerakan mereka yang cepat, didukung perkembangan teknologi dari Orion serta tambahan kekuatan dari Dewa Kerusakan dan Raja Iblis tentu membuat mereka dapat dengan mudah memusnahkan sebuah kerajaan.


Di tempat Raja Iblis berada yaitu Pusat Para Rasul, Dewa Kerusakan sudah bersiap dengan pakaian zirahnya. Raja Iblis kemudian bertanya akan kemanakah Dewa Kerusakan. Dewa Kerusakan tersenyum dan memasang sarung tangannya serta berkata.


"Hanya menyapa teman lama."


---------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !

__ADS_1


Terima Kasih !


----------=======-----------


__ADS_2