Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 108 - Petualang


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu. Seperti hari hari biasanya Raptor, Yuno, dan Rias selalu dikerubungi oleh banyak siswa yang mengagumi mereka bertiga. Level yang hampir menyamai Para Penasihat Kerajaan di usia yang sangat muda tentu membuat siapa saja dapat dengan mudah jatuh kagum.


Namun, Kron yang dekat dengan ketiga orang tersebut membuat iri banyak siswa di sekolahan tersebut. Selain itu, Kron yang murid baru juga bisa dekat dengan Pilar ke 3, Baja.


Hingga suatu ketika, Kron dipanggil oleh beberapa murid kelas 11 dan 12 ke gedung belakang sekolah.


"Oi bocah cilik.." kata salah seorang murid


"Ya? Ada yang bisa saya bantu ?" jawab Kron


"Apa apaan sikapmu itu.. apa kau tidak tahu dengan siapa kau berbicara ?!" teriak murid lainnya


"Maaf, kalau boleh tahu dengan siapa saya berbicara ?" tanya Kron


"Cih! Aku adalah keturunan bangsawan Kerajaan Unora, Bangsawan yang disegani di seluruh penjuru Essaract !" kata orang tersebut


"(Hm.. bukankah kerajaan itu dulu menolak aliansi..?)" kata Kron dalam hati


"Bagaimana?! Kau takut bukan ?!" teriak orang tersebut dengan nada merendahkan


Terdengar suara langkah kaki yang datang dengan cepat. Suara langkah kaki tersebut semakin mendekat dan kemudian menampakkan wujudnya.


"Cukup sampai di situ !" teriak orang tersebut dengan menghunuskan pedangnya


"Di-Dia..!" kata orang orang yang membully Kron


"Di-Dia Justin! Pilar nomor 1 di Terresia !" teriak salah seorang diantara mereka


Melihat kedatangan Justin, orang orang yang mau membully Kron kemudian langsung berlarian kocar kacir meninggalkan gedung belakang sekolah.


Justin kemudian menyarungkan pedangnya kembali dan berjalan mendekati Kron. Kron terkejut melihat kedatangan sahabat lamanya tersebut. Justin kemudian menanyai apakah Kron baik baik saja dan Kron berterima kasih karena Justin sudah menyelamatkannya.


Justin dan Kron berbicara sebentar sebelum akhirnya Raptor, Rias, Yuno, dan Rexus datang.


"J-Jus-!" kata Raptor yang kemudian mulutnya ditutup oleh Yuno


"Apa kau baik baik saja, Ya- Lincoln ?" tanya Rias


"Ya.. aku diselamatkan oleh Kak Justin." jawab Kron


"Ah, begitukah.. terima kasih, kak !" kata Rias


"Tak masalah, menjaga ketertiban dan kenyamanan para siswa adalah salah satu tugasku." kata Justin

__ADS_1


Justin kemudian beranjak pergi dari tempat tersebut. Setelah sampai di luar tempat tersebut dan tidak terlihat lagi oleh Kron dan yang lain, ia duduk dengan menyandarkan diri pada suatu tembok.


"Mengapa.. mengapa ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata kata terjadi.." kata Justin yang merasa aneh setelah berbicara dengan Kron


"Perasaan ini.. seperti perasaan yang sudah hilang lalu kembali lagi.." kata Justin


"Lincoln.. siapa kau sebenarnya..?" sambungnya


Rias, Raptor, Yuno, dan Rexus yang mendengar Kron diancam langsung berlari menuju ke tempat Kron diancam. Mereka sudah siap membantai orang orang yang mengancam Kron saat itu juga. Bahkan ketika orang orang tersebut sudah kabur mereka berempat berencana mencari orang orang yang mengancam Kron dan membunuhnya sesegera mungkin.


Kron menahan mereka dan menyuruh untuk tetap bersabar dalam beberapa saat. Ia mengatakan untuk tetap menunggu hingga waktunya tiba.


Yuno yang teringat bahwa sekarang terdapat sistem yang dinamakan Petualang, menyampaikan informasi tersebut kepada Kron. Kron menanyai lebih lanjut mengenai sistem tersebut.


Yuno menjelaskan bahwa itu adalah sistem yang mengirim seseorang untuk membunuh monster atau menjalani sebuah misi dan akan mendapatkan bayaran yang setimpal dari hasil kerja yang orang tersebut lakukan.


Kron langsung paham dengan mudah dan menanyakan apa kaitannya sistem tersebut dengan Essaract saat ini. Dan Yuno menjawab bahwa saat ini, sistem tersebut sudah tersebar ke seluruh Essaract bahkan sudah terbagi menjadi beberapa tingkatan.


Mulai dari Tropo, Strato, Meso, Thermo, Iono, dan yang tertinggi Eksos. Dan di Tropo terbagi menjadi 3 tingkatan yaitu Tropo 1, Tropo 2, dan Tropo 3. Sedangkan di Strato hingga Thermo akan terbagi menjadi 2 tingkatan. Ketika sampai di tingkat Iono, akan terbagi menjadi 5 tingkatan. Dan di Eksos, hanya ada satu tingkatan saja.


Kron kemudian bertanya apakah di sekolah ini mengajarkan hal tersebut, dan Yuno menjawab iya bahkan mayoritas murid ingin menjadi seorang petualang.


"Begitu kah.. baiklah, sepertinya kita harus mengikuti sistem ini juga." kata Kron


*kretek* terdengar suara ranting patah.


Mereka berlima langsung menyadari bahwa ada seseorang yang sedang memata matai mereka. Raptor dengan cepat langsung menangkap orang tersebut.


Dan orang yang memata matai mereka berlima adalah, Eclair.


"Ec- Kak Eclair ?" kata Kron


"W-Wah.. bagaimana kau bisa tahu namaku..?" tanya Eclair


"Ya.. tapi yang lebih penting.. ada urusan apa kakak di sini ?" tanya Kron


"Ti-tidak ada urusan apa apa.. hanya kebetulan lewat sini dan melihat kalian sedang membicarakan sesuatu.." jawab Eclair dengan malu malu


"(Seperti biasa.. orang ini tidak berubah ya..  masih malu malu saja.)" kata Kron dalam hatinya


"Kak.. apakah kakak seorang petualang ?" tanya Kron


"Te-tentu saja! Semua siswa di sekolah ini dididik menjadi seorang petualang !" kata Eclair

__ADS_1


"Begitukah.. baiklah, tolong ajari kami cara menjadi seorang petualang !" kata Kron dengan tersenyum


Eclair meneteskan air mata.


"K-Kak..?" tanya Kron


"A-ah.. maaf! Aku tidak tahu mengapa aku menangis.." kata Eclair yang menghapus air matanya


"Ta-tapi.. bukankah ada banyak siswa yang bisa mengajari kalian cara menjadi petualang.. apalagi.. ada 3 orang yang sangat kuat pasti mudah bukan menjadi petualang." kata Eclair


"Hm?  Kami berasal dari negeri yang sangat jauh yang belum mengenal sistem ini. Jadi, meski kami memiliki 3 orang yang sangat kuat, tapi kalau tidak tahu cara mainnya percuma saja bukan ?" kata Kron


"Be-benar.." jawab Eclair


"Kalau begitu, mulai besok mohon bantuannya, kak !" kata Kron


Kron kemudian berdiri dan berjalan meninggalkan Eclair dan tempat tersebut.  Rias, Yuno, Raptor, dan Rexus yang melihat Kron beranjak pergi membungkukkan badannya dan mengucapkan terima kasih kepada Eclair kemudian pergi mengikuti Kron.


"Orang itu.. namanya siapa ya.." kata Eclair yang masih terduduk lemas


Hari hari pun berlalu. Kron dan orang orangnya menjalani pelatihan menjadi Petualang dibawah bimbingan Eclair. Tentu bagi Kron dan yang lain menjadi seorang Petualang sangatlah muda, namun mereka harus mencari informasi mengapa sistem ini dibentuk.


Baja yang melihat Kron mengajari Kron dan orang orangnya merasa iri dan sering nimbrung di pelatihan tersebut. Justin yang penasaran dengan identitas Kron juga sering memata matai Kron dan orang orangnya yang sedang latihan.


Teman teman Kron di kelas A dulu sesekali mampir untuk melihat Eclair yang pemalu melatih adik adik kelasnya. Rose, Ligit, dan Alramal sering menggoda Eclair yang melatih Kron dan yang lain.


Kron yang melihat teman teman lamanya datang  melihat dirinya berlatih, harus berusaha menahan perasaannya tersebut. Pedang yang ia genggam seringkali gemetar karena tak kuat menahan perasaan yang ia terus pendam tersebut.


Liliana dan Bella yang melihat dari kejauhan menyadari bahwa orang yang mengikuti mereka hari itu, adalah Kron. Namun mereka belum memiliki bukti kuat untuk membuktikan hal tersebut.


Dan hari hari pun terus berlalu hingga akhirnya Kron, Rias, Raptor, Yuno,  dan Rexus menghadapi ujian untuk menjadi seorang Petualang.


---------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !


Terima Kasih !

__ADS_1


----------=======-----------


__ADS_2