
Setelah sampai di dalam mobil, mereka duduk dan tidak memulai sebuah obrolan hingga beberapa saat. Suasana di dalam mobil terisi dengan kebingungan dan kesedihan.
Kron menaruh terduduk lemas dengan menyandarkan tubuhnya ke kursi, Aldizech duduk dan menunduk ke bawah, dan orang orang yang ada di dalam mobil hanya terdiam.
10 menit berlalu.
"Yang Mulia.. maafkan ketidaksopanan saya." kata William
Perkataan dari William membuat perhatian dari orang orang di dalam mobil langsung tertuju padanya.
"Ada apa ?" tanya Kron dengan lemas
"Mengapa.. anda tidak mengatakan yang sebenarnya saja ?" tanya William
Kron tidak langsung menjawab pertanyaan tersebut. Setelah menunggu beberapa saat, Kron pun angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa menjawab tuduhan yang dilontarkan oleh orang orang dari Bullaford hanyalah tindakan buang buang waktu dan tenaga semata. Selain dari pengalamannya yang pernah rapat dengan mereka sebelumnya, Kron juga menjelaskan bahwa ketika orang orang dalam kesedihan dan kepanikan seperti itu, maka penjelasan apapun yang kita sampaikan meski logis sekalipun akan ditepis oleh mereka.
Kron juga mengatakan bahwa ia akan memberikan penjelasan, namun menunggu waktu yang tepat. Oleh karena itu, ia menyuruh orang orangnya untuk angkat kaki dari ruang rapat tersebut. Ia juga yakin bahwa Justin tahu kebenarannya dan ia juga tahu bahwa Justin tidak akan berpikir sedikitpun bahwa Kerajaan Orion menjalin kerja sama dengan Kerajaan Sweba.
Mendengar penjelasan dari Kron, orang orang dari Orion pun paham. Mereka tidak bisa bertindak gegabah dan mengataskan emosi belaka. Mereka harus tetap tenang meski dalam situasi yang tidak mendukung sekalipun.
Setelah suasana sekiranya membaik, Kron dan yang lainnya memutuskan untuk angkat kaki sementara dari daerah tersebut. Mereka sepakat untuk membuat tenda di tempat yang memiliki jarak dari pengungsian.
Mobil pun berjalan. Tentu ketika Mobil tersebut berjalan membuat orang orang dari pengungsian keluar dan melihati mereka. Mobil tersebut mengeluarkan suara bising yang membuat orang orang dari pengungsian tutup kuping dan takut.
Mobil pun berjalan dengan dipandangi tidak enak oleh orang orang dari Bullaford.
Setelah berjalan sekitar 3 menit, mereka menemukan tempat yang sekiranya pas untuk didirikan tenda. Tempat tersebut cukup luas dan memiliki air terjun, pepohonan dengan buah yang subur, tanah datar yang cukup luas, dan pemandangan yang indah. Kron pun memutuskan daripada mendirikan tenda lebih baik mendirikan semacam markas kecil.
Kron pun mulai menyuruh orang orangnya untuk mencari kayu untuk membangun markas kecil, mencari bahan panganan untuk bertahan hidup beberapa hari kedepan, dan menyuruh Gordon untuk mengawasi daerah sekitar.
Waktu pun mulai menjelang malam dan tenda telah didirikan. Mereka pun berkumpul di sekitar api unggun. Mereka membahas tentang apa yang akan mereka lakukan kedepannya.
Ketika malam telah tiba, mereka menyadari bahwa ada seseorang yang sedang berjalan menuju ke arah mereka. Seketika mereka langsung memasang badan bersiap menghadapi orang tersebut.
"Tenang tenang.. ini aku !" kata Justin
"Justin ?" kata orang orang disekitar api unggun
__ADS_1
Justin pun menjelaskan maksud kedatangannya. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya adalah untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi antara orang orangnya dengan Kron dan yang lain. Ia tidak ingin perilaku bawahannya membuat Kron dan yang lain memandang buruk kerajaannya.
".. pfft." kata Kron
Kron dan orang orangnya pun tertawa terbahak bahak. Justin yang melihat mereka tertawa memasang wajah kebingungan.
"Kau.. tidak perlu meminta maaf seperti itu.. hahaha.. tenang saja, kami mengerti keadaanmu." kata Kron
Justin pun tersenyum lega. Justin pun memberikan informasi informasi yang ia dapatkan dari para bawahannya. Mulai dari seberapa kuat tentara Sweba, iblis apa saja yang digunakan, alasan penyerangan tersebut, dan tindakan apa yang diinginkan oleh para bawahannya.
"Jadi begitu ya.. mereka benar benar termakan hasutan para bajin*an itu.." kata Alfonso
"Hm.. maafkan jikalau perkataan saya tidak sopan, namun.. bagaimana mungkin petinggi seperti mereka bisa termakan sebuah 'omongan' dengan mudah ?" tanya King
"Sebenarnya.. Kerajaan Bullaford merupakan kerajaan yang diisi oleh orang orang kaya raya. Mereka memiliki sifat keegoisan yang tinggi, membeda bedakan status sosial, dan ingin segala suatu yang diucapnya adalah kebenarannya. Dan itu sudah turun temurun baik di keluarga kerajaan maupun orang orang biasa." jawab Justin
"Seandainya aku tidak mendapat didikan yang baik dari almarhum ayahku.. maka kemungkinan besar aku akan seperti mereka. Ayahku.. sangat berharap dapat mengubah pandangan orang orang Bullaford. Bahkan ketika ia mendengar kabar bahwa Yang Mulia telah mengubah sejarah, ia sangat mengagumi anda." kata Justin
Aldizech menaruh telapak tangannya ke atas kepala Justin.
"Oleh karena itu, kau harus melanjutkan cita cita ayahmu untuk mengubah pandangan dan sifat orang orang tersebut. Mengubah sifat memanglah tidak mudah, namun itu bukanlah suatu kemustahilan kan ?" kata Aldizech dengan senyuman
"Bukankah orang orang itu berharga bagimu? Kalau mereka tidak berharga tentu kau tidak akan mendatangi kami malam malam begini bukan?" kata Aldizech
"Tersenyumlah dan hadapilah. Kau pasti bisa mewujudkan cita cita ayahmu." kata Aldizech
Justin melihat ke arah Kron.
"Kau sudah dengar kata mereka kan? Jadi apalagi yang kau ragukan?" kata Kron
".. Ya, terima kasih semua.." kata Justin yang lalu tersenyum
"Selamat malam semua." kata Gordon yang tiba tiba muncul di tengah tengah pembicaraan
Orang orang di api unggun pun terkejut.
"Maaf mengagetkan anda anda semua. Namun, ada kabar yang cukup tidak mengenakkan." kata Gordon
__ADS_1
"Sampaikanlah." kata Kron
"Baik, Yang Mulia. Orang orang dari Kerajaan Bullaford.. ada beberapa dari mereka yang menjalin komunikasi dengan pihak yang tidak diketahui." kata Gordon
"Pihak yang tidak diketahui ?" kata Kron
"Tuan Gordon.. tolong jelaskan lebih lanjut !" kata Justin yang langsung berdiri
Gordon pun mulai menjelaskan apa yang ia ketahui. Orang orang yang menjalin komunikasi adalah orang orang yang memiliki 'kedudukan' di dalam sistem Kerajaan Bullaford. Sedangkan orang orang yang tidak diketahui tersebut menggunakan pakaian serba hitam.
"Mereka.. seperti apa ciri cirinya..?" tanya Justin
"Mereka memiliki rambut agak kuning, ukuran tubuh rata rata, memiliki mata berwarna biru laut, dan sepertinya ada tato di punggung tangan kanannya." jawab Gordon
".. Tak salah lagi.." kata Justin
"Mereka.. bukan..?" tanya Aldizech
"Ya.. tak salah lagi, Paman.." kata Justin
"Mereka.. siapa mereka ?" tanya Kron
"Para petinggi yang sudah turun temurun mengincar puncak kekuasaan Kerajaan Bullaford.. keluarga Lasso." kata Justin dengan mengepalkan tangannya
----------=======-----------
AUTHOR :
Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !
Mohon dukungan dari teman teman ya !
Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !
Terima Kasih !
__ADS_1
----------=======-----------